Pernah mendengar kalimat seperti, "Kamu terlalu sensitif" atau "Aku nggak pernah bilang begitu"? Sekilas mungkin terdengar seperti perbedaan pendapat biasa. Namun, dalam beberapa situasi, ucapan seperti ini bisa membuat seseorang mulai meragukan ingatan, perasaan, bahkan realitas yang dialaminya sendiri. Lalu, apakah kondisi tersebut selalu bisa disebut sebagai gaslighting? Mengapa ada orang yang melakukan perilaku seperti ini dalam hubungan sosial?
Melalui video e-learning "Kenapa Dia Suka Gaslighting? Memahami Perilaku Gaslighting dalam Hubungan Sosial", Anda akan diajak memahami apa itu gaslighting, bagaimana pola manipulasi emosional ini terjadi, serta berbagai ciri yang perlu dikenali. Dengan penjelasan yang lugas dan mudah dipahami, video ini membantu Anda membedakan antara konflik komunikasi biasa dengan perilaku gaslighting yang dapat berdampak pada kesehatan mental.
Tidak hanya membahas konsep dasarnya, video ini juga mengajak Anda mengenali dampak gaslighting terhadap kepercayaan diri, kemampuan mengambil keputusan, dan kualitas hubungan. Anda akan mempelajari langkah-langkah praktis untuk tetap percaya pada pengalaman diri sendiri, menghindari perdebatan yang berputar-putar, serta menetapkan batasan komunikasi yang lebih sehat. Dilengkapi dengan contoh kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, materi ini akan membantu Anda memahami cara merespons situasi yang berpotensi mengarah pada manipulasi emosional.
Yuk, tingkatkan pemahaman tentang gaslighting agar lebih peka dalam menjaga kesehatan mental dan membangun hubungan yang aman serta saling menghargai. Tonton video lengkapnya sekarang di Daya.id, unduh lembar kerja refleksi yang tersedia, dan mulai praktikkan langkah-langkah yang telah dipelajari. Temukan juga berbagai video psikologi lainnya serta manfaatkan fitur Tanya Ahli untuk mendapatkan wawasan dan pendampingan dari para profesional sesuai kebutuhan Anda.
baca juga : Tips menghadapi Gaslighting
Editor: Daffa Arianto M