Dirilis

07 Mei 2022

Penulis

Dini Fitriani Nugraha

Menurut prakiraan BMKG, musim hujan di Indonesia akan berlangsung sampai bulan April – Mei 2022. Saat musim hujan berlangsung, nyamuk dapat berkembang biak dengan sangat cepat karena banyaknya genangan air yang mereka gunakan sebagai tempat bertelur. Oleh karena itu, kita perlu waspada dari serangan nyamuk agar dapat terhindar dari penyakit demam berdarah atau malaria.

Langkah mudah yang dapat Anda lakukan untuk terhindar dari nyamuk adalah rutin membersihkan dan merapihkan barang-barang di rumah. Seperti menyingkirkan baju yang digantung, menutup lubang ventilasi atau jendela dengan kawat kasa, dan lain sebagainya. Selain itu, Anda dapat menanam tanaman beraroma harum yang tidak disukai nyamuk. Yuk simak ulasan berikut ini untuk mengetahui tanaman apa saja yang dapat mengusir nyamuk!

 

Berbagai Macam Tanaman Hias Pengusir Nyamuk Selain Lavender 

Berikut ini beberapa tanaman hias yang dapat Anda tanam untuk mengusir nyamuk dan mempercantik pekarangan rumah!

 

1.    Serai 

Cymbopogon citratus atau umum dikenal dengan serai merupakan tanaman yang memiliki aroma lemon dan sering Anda temukan pada bumbu masakan. Serai atau citronella grass adalah tanaman yang mudah tumbuh di pekarangan. Anda dapat menaruh serai di dalam gelas yang berisi air dan meletakkannya di dalam ruangan, maka nyamuk pun tidak akan mau memasuki ruangan tersebut.
Hal tersebut disebabkan oleh kandungan utama pada serai adalah minyak atsiri dengan komponen sitronelal 32-45%, geraniol 12-18%, sitronelol 11-15%, geranil asetat 3-8%, sitronelil asetat 2-4%, sitral, kavikol, eugenol, elemol, kadinol, kadinen, vanilin, limonen, dan kamfen. Dimana sitronelol dan geraniol merupakan bahan aktif yang tidak disukai nyamuk.

 

2.     Marigold 


Marigold (Calendula officinalis) umum dijadikan tanaman hias karena warnanya yang indah. Namun dibalik keindahannya, tanaman ini juga dapat mengusir nyamuk karena mengandung senyawa yang disebut pyrethrum yang tidak disukai nyamuk. Selain dapat mengusir nyamuk, tanaman ini juga dapat mencegah kutu daun dan lalat. 

 

3.    Kemangi 

Kemangi (Ocimum africanum) atau lemon basil umumnya dimanfaatkan sebagai lalapan atau campuran makanan. Namun, tanaman yang mudah ditanam ini juga dapat digunakan untuk mengusir nyamuk. Jenisnya pun banyak, di antaranya terdapat basil manis dan basil Genovese yang semuanya tidak disukai nyamuk.

Kemangi mengandung empat senyawa pengusir nyamuk yaitu estragole, citronellal, limonene, dan nerolidol. Sebuah studi tahun 2009 menunjukkan bahwa minyak kemangi beracun bagi jentik nyamuk. Baunya yang kuat dapat membuat serangga khususnya nyamuk menjauh dari kulit manusia.

Kemangi tumbuh subur dalam kondisi hangat dan jagalah agar tanah tetap lembab. Hindari menyirami daun dan taruhlah pupuk di sekitar tanaman sebagai gantinya. Selalu petik daun dari bagian yang paling atas, agar daun dapat tumbuh dengan cepat dan lebat.

Baca Juga : Manfaat Daun Kemangi dan Macam-macam Kandungan Gizinya 

 

4.    Daun mint 


Mint (Mentha longifolia) merupakan tanaman yang memiliki aroma tajam. Selain dijadikan campuran pada makanan dan minuman, daun mint juga dapat mengusir nyamuk dan lalat karena mengandung minyak permen (peppermint oil) yang jika diproses lebih lanjut akan diperoleh kandungan menthol. Menthol inilah yang tidak disukai oleh nyamuk.

Mint dibagi menjadi dua varietas yaitu peppermint (Mentha piperita vulgaris) dan spearmint (Mentha spicata). Pilihlah jenis peppermint karena memiliki kandungan menthol yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis spearmint. Semprotan anti nyamuk alami dapat dibuat dengan menghancurkan beberapa genggam daun mint dan menggabungkannya dengan alkohol. Tuang ke dalam botol semprot dan kocok sebelum digunakan. 

Baca Juga : Manfaat Daun Mint untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui 

 

5.    Rosemary 

Rosemary (Salvia rosmarinus) merupakan tanaman yang memiliki aroma kayu yang sedap. Selain menjadi bumbu masakan, tanaman ini juga bermanfaat sebagai pengusir nyamuk serta dapat tumbuh di kondisi apa pun, baik di tempat beriklim panas maupun dingin. Minyak atsiri rosemary mengandung sineol, camphor (kapur barus), camphene, linalool, limeon, borneon, myrcene, terpineol, dan caryophyllene yang tidak disukai oleh nyamuk karena bersifat insektisida.

Selain menanam tanaman yang telah disebutkan di atas, tetaplah untuk selalu menerapkan gerakan pemberantasan nyamuk 3M plus yang mencakup membersihkan atau menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air atau mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor dan dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang atau tempat perkembang biakan nyamuk. 

Kemudian Anda juga dapat memelihara ikan pemakan jentik, menggunakan obat nyamuk, memasukkan larvasida atau bubuk abate pada penampungan air yang sulit dikuras, membersihkan lingkungan sekitar, membuang telur nyamuk yang menempel erat pada dinding bak air, menggunakan kelambu saat tidur, meletakkan pakaian yang telah dipakai dalam wadah tertutup atau lemari, mengatur cahaya dalam rumah, dan memperbaiki saluran atau tangki air yang tidak lancar. 

Apabila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai tanaman hias yang dapat mengusir nyamuk atau tips kesehatan lainnya, segera log in ke daya.id dan manfaatkan fitur Tanya Ahli untuk mendapat jawaban langsung dari ahlinya. Pastikan Anda sudah mendaftar di daya.id untuk mendapatkan informasi dan tips bermanfaat lainnya secara gratis.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

2 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

dr. Sanny Yanisyah Cutfriana

Dokter Umum

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS