Dirilis

14 Agustus 2022

Penulis

Dini Fitriani Nugraha

Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga memiliki keanekaragaman hayati, termasuk tanaman yang beragam dan dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari. Salah satu fungsinya dapat menjadi pembungkus makanan. 

Selain mengurangi penggunaan plastik, pembungkus makanan ramah lingkungan khususnya yang berasal dari tumbuhan dapat menambah nilai estetika dari makanan karena warnanya yang bagus dan aromanya yang khas serta tidak memberikan efek samping terhadap kesehatan. 

 

Bungkus Ramah Lingkungan Khas Indonesia

Lalu, apa saja pembungkus makanan ramah lingkungan khas Indonesia yang dapat kita gunakan? Yuk simak ulasan berikut!

 

1.    Daun jambu air

Selain buahnya yang dapat kita konsumsi, daunnya pun dapat kita gunakan sebagai pembungkus makanan. Daun jambu air umum digunakan untuk membungkus tape khas Garut dan nasi jamblang. Daun ini dipilih karena dapat memberikan warna yang bagus pada makanan yaitu warna hijau alami. Penggunaannya pun mudah, Anda hanya cukup mencuci bersih daun sebelum dipakai untuk membungkus makanan.

 

2.    Daun talas

Supaya makanan aman dan tidak tumpah, pilihlah daun yang berwarna hijau tua dan berdiameter 15-20 cm. Umumnya pembungkus makanan dari daun ini digunakan oleh orang Sumatra Utara. Adapun contoh makanannya adalah pendap atau pepes ikan khas Bengkulu dan lehedalo nifange atau rendang khas Nias.

 

3.    Bambu

Daun bambu umum digunakan untuk membungkus kue gambir khas Bali, tempe, lupis, atau kacang. Namun sebelum dipakai untuk membungkus makanan, daun bambu harus dibersihkan, digunting pangkas daunnya, dan direbus hingga layu agar bulu halus pada permukaan daun hilang. 

Selain daunnya, bambu juga dapat digunakan untuk membungkus makanan seperti lemang, kue putu, dan nasi jaha. Atau dapat dibuat menjadi anyaman bambu, biasa dikenal dengan sebutan besek untuk membungkus bumbu dapur (bawang merah dan bawang putih), wadah nasi untuk acara keagamaan dan hajatan, bingkisan sembako, bahkan untuk membagikan daging kurban.

 

4.    Daun patat

Daun ini mirip seperti daun kunyit dan umum digunakan oleh orang Bogor untuk membungkus taoge goreng. Selain itu juga dapat digunakan untuk membungkus daging kurban karena daun patat memiliki sifat anti bakteri.

 

5.    Daun simpor

Daun ini umum digunakan oleh masyarakat Kepulauan Bangka Belitung untuk membungkus makanan, penangkal hewan buas, dan obat tradisional.

 

6.    Daun jati

Daun jati memiliki tekstur tebal dan lebar, sehingga menjaga makanan tanpa takut bocor. Selain itu, daun ini dapat menjaga kehangatan makanan dan mengeluarkan aroma khas yang dapat menambah cita rasa pada makanan.

 

7.    Daun pisang

Daun ini sering digunakan untuk membungkus makanan khususnya makanan tradisional seperti lontong, kue nagasari, lemper, dan lainnya. Daun pisang dapat memberikan aroma khas yang dapat menambah nafsu makan. Selain itu, daun pisang mengandung polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas. Wah, bukan hanya buahnya saja yang bermanfaat untuk kesehatan, ternyata daun pisang juga menyimpan banyak manfaat ya.

Baca Juga: 10 Manfaat Daun Pisang untuk Kesehatan dan Sehari-Hari

 

8.    Daun kelapa


Bukan hanya buah ataupun pohon, daun kelapa juga dapat kita manfaatkan. Sama seperti daun pisang, daun kelapa juga umum digunakan untuk membungkus makanan tradisional seperti lepet ketan atau makanan khas lebaran yakni ketupat yang berbentuk bujur sangkar.

 

9.    Daun pandan

Selain digunakan sebagai pewarna alami dan pengharum makanan, daun pandan yang berukuran besar juga dapat digunakan untuk membungkus makanan seperti kue pelita bungkus pandan dan menetralkan racun atau kotoran dari tubuh.

 

10.    Kulit atau pelepah jagung


Pelepah jagung atau klobot dapat digunakan untuk membungkus makanan khususnya camilan manis khas Indonesia seperti lepet jagung, wajit, dan dodol.

 

11.    Daun waru

Daun waru umum digunakan untuk membungkus camilan yang terbuat dari beras ketan hingga daging karena dapat membuat daging menjadi empuk dan mudah diolah.
Itulah pembungkus makanan khas Indonesia yang dapat Anda coba, selain menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik dan styrofoam, menggunakan tanaman sebagai pembungkus makanan juga dapat menjaga kearifan lokal. 

Bambu, daun jambu air, daun talas, daun patat, daun simpor, daun jati, daun pisang, pelepah/kulit jagung, daun kelapa, daun pandan, dan daun waru dapat menjadi alternatif bagi Anda untuk membungkus makanan. Namun, jangan lupa membersihkan daun-daun tersebut sebelum dipakai untuk membungkus makanan.

Baca Juga: Tips Menghindari Bahaya Bakteri Salmonella pada Makanan  

Apabila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai bungkus makanan ramah lingkungan atau tips kesehatan lainnya, segera log in ke daya.id dan manfaatkan fitur Tanya Ahli untuk mendapat jawaban langsung dari ahlinya. Pastikan Anda sudah mendaftar di daya.id untuk mendapatkan informasi dan tips bermanfaat lainnya secara gratis.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

6 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

dr. Sanny Yanisyah Cutfriana

Dokter Umum

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS