Bangun Usaha Karena Orang Tua

Dirilis

29 Januari 2018

Penulis

Daya Tumbuh Usaha

Pengusaha

Anthoni Wisnu Wardana

Jenis Usaha

Bisnis Buah dan Sayur Organik

Ingin membantu petani agar petani buah tetap bertumbuh, Pandhana memutuskan mendirikan usaha distributor buah dan sayuran organik di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. "Selain itu, saya ingat almarhum bapak dan ibu saya yang meninggal karena diabetes," katanya. Ia tak ingin kesedihan yang sama menimpa orang lain.

Jogja Organik (JO) berdiri pada 2013 dengan konsep social entrepreneur. Dalam prakteknya, Pandhana tidak memiliki kebun, ia fokus kepada perbaikan manajemen dari perkebunan yang sudah ada. “Jadi kalau biasanya petani hanya menanam satu jenis sayuran atau buah, kami akan bantu mengelola perkebunannya sehingga bisa menanam beragam jenis tanaman,” jelasnya.

Konsep ini dipilih untuk mengurangi kerugian besar-besaran para petani jika hanya menanam satu jenis tanaman. Misalnya, ketika musim hujan tiba. Jika menanam tanaman yang lemah terhadap musim hujan, maka akan timbul kerugian serentak. Tapi kalau petani bisa menanam beragam tanaman dalam satu lahan, kerugiannya bisa dikurangi.

Saat ini JO telah berinovasi dengan menanam beragam tanaman yang jarang di pasaran, seperti kentang berwarna merah, tomat ceri berwarna merah, kuning dan cokelat, serta seledri berbatang besar, ada juga tanaman khusus untuk restoran chinese food seperti kaylan, pok choy dan lainnya. Hasilnya, setiap bulan para petani bisa memanen sekitar 300 kg buah dan sayuran dalam sekali panen. Demi menjaga kesegarannya, JO tidak pernah membiarkan hasil panen disimpan lebih dari 2 hari. Jadi bisa dibayangkan betapa segar dan nikmatnya ketika buah dan sayur ini sampai ke tangan pelanggan?

Selain itu, Pandhana juga sudah melakukan beragam inovasi untuk mengembangkan usaha. Antara lain dengan membuat produk olahan seperti tepung, gula bit, avocado oil, carrot oil dan lainnya.

Perluas Wilayah
JO sudah berhasil mengakomodir banyak perkebunan di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Di Yogyakarta, kebunnya berada di Pakem dan Puri, di wilayah Sleman. Sedangkan untuk di Jawa Tengah, kebun yang sudah dikelola oleh Pandhana berada di wilayah Bendungan dan Kopeng. Dari sisi pemasaran, hasil panen sebagian besar juga di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, termasuk di hotel dan restoran terkemuka di wilayah tersebut.

“Mengenai strategi pemasaran, biasanya kami masuk ke banyak komunitas, promosi media sosial sudah pasti, rajin ke forum chef-chef di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, menjadi sponsor acara besar,” sebutnya. JO juga sudah memiliki website resminya sendiri untuk memudahkan konsumen untuk mendapatkan produknya. Di sisi lain, dia coba memberi layanan timbal balik kepada mitra, untuk menjaga hubungan baik. “Kalau sudah kerjasama dengan hotel, kami biasanya akan bantu promosi di media sosial kami,” tambah Pandhana.

“Dalam waktu dekat ini, kami ingin memperluas ke wilayah Solo dulu. Tapi ke depannya, kami berharap semakin banyak lagi petani organik dari Sabang sampai Merauke yang bisa ikut bergabung dan kami memiliki reseller di seluruh Indonesia,” kata Pandhana. Bersama dengan dari semua harapan itu, ia juga ingin agar banyak orang mau mengubah pola makan teratur, sehingga risiko meninggal karena diabetes bisa dihindari.

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Kisah Sukses Lainnya

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS