Dirilis

05 Juli 2022

Penulis

Alin Kristiasti Fohan

Ibarat menggabungkan dua dunia menjadi satu, ada banyak penyesuaian yang perlu dilakukan oleh pasangan yang baru menikah. Mulai dari kebiasaan sehari-hari, sampai siapa yang bayar layanan streaming berlangganan, siapa yang bayar tagihan internet. Belum lagi cicilan bulanan. Waduh!

Masalah keuangan biasanya menjadi topik yang sensitif untuk dibahas. Sebelum menikah, Anda mungkin bebas mengatur sendiri penghasilan dan pengeluaran Anda. Setelah menikah, penghasilan yang diperoleh tentu digunakan untuk kebutuhan berdua. Tidak jarang ada pasangan yang masih enggan mendiskusikan masalah keuangannya sehingga urusan uang jadi urusan masing-masing. Nah loh… 

 

Tips Atur Keuangan untuk Pasangan Baru Menikah

Setelah menikah, urusan finansial menjadi urusan bersama yang kalau tidak disepakati bisa memicu konflik di kemudian hari. Nah, berikut 5 jurus atur keuangan untuk Anda dan pasangan yang baru menikah: 

 

1.    Terbuka mengenai kondisi finansial masing-masing

 
Diskusi mengenai keuangan diawali dengan terbuka mengenai kondisi finansial masing-masing. Cobalah untuk jujur dan transparan kepada pasangan mengenai informasi-informasi berikut:
 

  • Gaji bersih yang diterima setiap bulan
  • Nominal utang ataupun cicilan (jika ada)
  • Kebutuhan pokok masing-masing, baik kebutuhan harian maupun tanggungan keluarga (orang tua/ adik)
  • Kebiasaan pengelolaan keuangan yang dilakukan sebelum menikah

Hal ini penting dilakukan untuk membantu Anda dan pasangan menemukan strategi yang tepat dalam pengelolaan keuangan rumah tangga.

 

2.    Tentukan tujuan finansial bersama

Diskusikan bersama pasangan financial goals baik jangka pendek, maupun jangka panjang. Misalnya:
 

  • Membeli atau renovasi rumah
  • Berlibur ke luar negeri
  • Membangun bisnis
  • Pendidikan Anak sampai kuliah di luar negeri

Dengan adanya tujuan finansial bersama, Anda dan pasangan akan semakin termotivasi menjadi disiplin dan menggunakan uang dengan bijak agar bisa mewujudkannya bersama-sama. Yang penting, Anda dan pasangan sepakat tujuan finansial apa saja yang akan dicapai.  

Baca Juga: Tips Mempersiapkan Uang Kuliah Anak ke Luar Negeri

 

3.    Tentukan cara mengelola keuangan

Setiap orang biasanya memiliki metode pengelolaan keuangan yang berbeda. Saat masih single, hal ini tentu tidak menjadi masalah. Namun, setelah menikah cara mengelola keuangan harus disepakati agar Anda dan pasangan sama-sama merasa nyaman.

Rata-rata rumah tangga, pengelolaan diserahkan kepada istri. Namun tidak menutup kemungkinan pengelolaan keuangan dilakukan bersama-sama. Misalnya, untuk pasangan yang keduanya memiliki penghasilan, suami menanggung cicilan rumah, mobil, pendidikan anak, dan belanja bulanan. Sementara istri menanggung biaya listrik, air, internet, telepon, asuransi dan hiburan. 

Tidak ada aturan baku mengenai cara mengelola keuangan yang paling tepat karena kondisi setiap rumah tangga juga berbeda-beda. Bagaimanapun caranya, pastikan Anda dan pasangan melakukannya dengan transparan.

 

4.    Buat rencana anggaran dan catat setiap pengeluaran 

Siapkan daftar pengeluaran bulanan rumah tangga, buat pos-pos pengeluaran rutin seperti cicilan rumah, cicilan mobil, belanja bulanan, tagihan listrik, air, internet, transportasi selama sebulan dan sebagainya. berdasarkan rencana anggaran tersebut, Anda dan pasangan bisa memilah mana pengeluaran yang prioritas mana yang tidak.

Setelah itu, catat semua pengeluaran agar di akhir bulan Anda dan pasangan bisa mengevaluasi pengeluaran mana yang sudah sesuai dengan anggaran yang dibuat, mana yang over budget dan mana yang seharusnya masih bisa ditekan. 

Ssst, pastikan ada anggaran untuk kencan berdua pasangan agar hubungan tetap romantis. Tidak perlu kencan mewah, nonton bioskop, atau ngopi di cafe kesayangan juga oke kok!

 

5.    Pastikan sisihkan uang untuk menabung dan dana darurat setiap bulan


Berapapun jumlahnya, menyisihkan uang untuk menabung dan menyiapkan dana darurat adalah wajib. Selain untuk mewujudkan financial goals yang sudah Anda tentukan di poin sebelumnya, tabungan dan dana darurat akan sangat membantu ketika Anda dihadapkan dengan kondisi mendesak. Sepakati dengan pasangan berapa jumlah uang yang harus disisihkan untuk tabungan dan dana darurat.

Bagi Anda pengguna Jenius, bisa memanfaatkan fitur Flexy Saver untuk mengelola sampai 3 dompet tabungan, bunga setara deposito dan bisa ditarik kapanpun tanpa saldo mengendap.

Nah itu tadi 5 jurus atur keuangan untuk pasangan yang baru menikah. Selain menghindari pemborosan, mengatur keuangan bersama-sama juga menambah kekompakan dan keharmonisan Anda dan pasangan lho!

Jadi, sudah ditentukan siapa yang bayar layanan streaming berlangganan?

Jika Anda memiliki pertanyaan lain seputar keuangan dan usaha, silakan ajukan pertanyaan Anda di kolom Tanya Ahli! Silakan daftarkan juga diri Anda untuk akses ke tips dan info lainnya.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

2 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Alviko Ibnugroho

Perencana Keuangan

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS