Dirilis

06 Juni 2022

Penulis

Alin Kristiasti Fohan

Bisnis perlengkapan bayi alias baby shop merupakan salah satu bisnis yang tidak lekang termakan zaman. Tidak percaya? Berikut ini beberapa alasan untuk meyakinkan Anda kenapa peluang bisnis perlengkapan bayi ini layak dicoba.

 

1.    Ada banyak sekali jenis produk yang bisa dijual


Perlengkapan bayi meliputi segala hal yang digunakan bayi. Mulai dari yang dipakai dari ujung kepala sampai ujung kaki, seperti pakaian, aksesoris, perlengkapan mandi, perlengkapan tidur perlengkapan makan, mainan sampai perlengkapan travelling seperti stroller, carseat, gendongan sampai perlengkapan menyusui yang notabene digunakan oleh sang ibu. 

Asal tahu saja, setiap item perlengkapan tersebut memiliki banyak sekali jenis variasi baik tipe, bahan, warna, maupun harganya. Mau pilih bisnis berkonsep toserba atau fokus di beberapa item saja? terserah Anda.

 

2.    Perlengkapan bayi tidak cukup beli satu

Orang tua seringkali membeli perlengkapan bayi dalam jumlah yang tidak sedikit. Misalnya pakaian bayi, biasanya dibeli dalam jumlah yang banyak karena bayi bisa berganti pakaian berkali-kali dalam sehari. Baik karena terkena kotoran dari noda makanan, muntah sampai buang air besar atau kecil. Demikian halnya juga dengan popok sekali pakai.

 

3.    Masa pakai produk perlengkapan bayi cukup singkat

Seiring dengan pertumbuhan bayi, masa pakai perlengkapan bayi juga cukup singkat bahkan ada yang hanya beberapa bulan saja. Setelah itu, orang tua akan membeli lagi sesuai dengan berat badan, tinggi badan dan usia bayi.

 

4.    Beberapa keluarga di Indonesia tidak hanya memiliki satu orang bayi

Beberapa keluarga di Indonesia memiliki lebih dari 1 anak. Setiap bertambahnya jumlah anak, sudah pasti ada perlengkapan bayi yang dibeli. Misalnya, keluarga yang memiliki 3 anak baisanya membeli perlengkapan bayi sebanyak 3x. Terlepas ada beberapa perlengkapan yang “dilungsurkan” dari si sulung, bagaimanapun tetap ada perlengkapan bayi yang harus beli baru. Apalagi jika jarak kelahirannya cukup jauh.

 

5.    Angka kelahiran di Indonesia stabil bahkan relatif meningkat

Selama ada kelahiran bayi, perlengkapan bayi tentu juga dibutuhkan. Angka kelahiran bayi di Indonesia yang stabil bahkan relatif meningkat menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap bisnis ini akan terus ada. 

 

6.    Target pasar luas

Pembeli perlengkapan bayi bukan hanya orang tua yang memiliki bayi yang tentu saja excited membeli perlengkapan bayi untuk buah hatinya, tetapi juga keluarga atau teman si orang tua bayi yang mungkin berniat membelikan kado untuk si bayi. Artinya, Anda bisa menjual produk Anda kepada siapapun, tidak hanya yang memiliki bayi.

 

Tips Memulai Bisnis Baby Shop

Bagaimana? Sudah makin tertarik dengan bisnis perlengkapan bayi? Untuk Anda, kami merangkum beberapa tips sukses untuk memulai baby shop.

 

1.    Buat perencanaan yang matang

Tidak ada kesuksesan tanpa rencana yang matang. Dengan perencanaan, selain bisa memperhitungkan apa saja yang harus dilakukan, Anda juga bisa memperkirakan risiko yang mungkin terjadi dan bagaimana mitigasinya. Mendeskripsikan rencana bisnis Anda melalui Business Model Canvas mungkin bisa membantu Anda mengubah rencana bisnis baby shop Anda menjadi bisnis beneran.

 

2.    Tentukan perlengkapan bayi yang akan dijual, pahami trennya

Dari berbagai jenis perlengkapan bayi yang ada, Anda mungkin tidak bisa menyediakan kesemuanya. Untuk permulaan, Anda bisa memilih mana yang menurut Anda paling dibutuhkan dan bisa mudah ditemukan suppliernya untuk disesuaikan dengan modal yang Anda miliki. 

Jangan lupa untuk selalu pelajari tren yang sedang berkembang dengan mencari referensi di sosial media. Ini penting untuk memastikan produk yang Anda pilih adalah produk yang memang banyak peminat sehingga potensi untung semakin besar.

 

3.    Ingatlah untuk selalu bersikap ramah

Jawablah pertanyaan pelanggan dengan baik, berikan informasi produk yang mereka butuhkan dan layani mereka dengan ramah. Hal ini sangat mempengaruhi penilaian pelanggan terhadap toko Anda

 

4.    Siapkan mental untuk menghadapi berbagai tipe pelanggan

Setiap orang tentu memiliki cara berpikir dan cara pandang yang berbeda, demikian juga dengan pelanggan Anda. Mengacu pada slogan bisnis dimana pelanggan adalah raja, kepuasan mereka adalah kunci keberhasilan bisnis Anda. Makanya, penting untuk mengetahui tipe pelanggan Anda agar Anda bisa menyesuaikan pelayanan Anda dengan cara yang tepat. 

Baca juga : 5 tipe konsumen dan cara melayaninya agar pelayanan maksimal

 

5.    Kualitas itu penting


Saat ini, kesadaran orang tua untuk memberikan yang terbaik untuk buah hatinya sudah sangat tinggi. Bahkan, beberapa diantaranya tidak ragu membayar harga yang lebih mahal untuk perlengkapan bayi yang memang berkualitas. 

Jadi, lupakan menawarkan produk dengan kualitas rendah demi bisa memberikan harga murah. Tawarkan produk berkualitas agar pelanggan tidak kapok membeli dari toko Anda, kemudian sesuaikan harga dengan kualitasnya. 

Jika Anda memiliki pertanyaan lain seputar keuangan dan usaha, silakan ajukan pertanyaan Anda di kolom Tanya Ahli! Silakan daftarkan juga diri Anda untuk akses ke tips dan info lainnya.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

3 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Wisnu Dewobroto

Praktisi & Trainer UKM

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS