Dirilis

30 Agustus 2018

Penulis

Tim Daya Tumbuh Usaha

Traveling bukan sekadar gaya hidup tapi juga sebuah hak hidup. Setidaknya itulah hasil riset situs thinkdigital.travel terhadap generasi milenial. Lalu apa yang bisa Anda lakukan untuk meraup keuntungan?

Yang jelas, traveling kekinian bukan hanya soal eksplorasi ke tempat-tempat baru atau aktivitas seru untuk melepas penat. Traveling sudah berkembang menjadi kebutuhan untuk membuat feeds media sosial dipenuhi konten visual yang menarik. Maka itu, jika Anda tertarik untuk ikut terjun ke bisnis traveling, Anda perlu memperhatikan soal kebutuhan visual dan media sosial itu tadi. Mulailah dengan membangun akun media sosial, memperhatikan perkembangannya, lalu coba lakukan beberapa kiat di bawah ini:

1. Konten adalah Raja
Wawasan luas dan jam terbang tinggi mengarungi pantai dan gunung Indonesia tak kan cukup apabila Anda tak memiliki foto, video, dan caption yang menarik. Buatlah profil Anda sebagai expert traveler. Buka kembali arsip foto dan video Anda yang menarik saat berpetualang di berbagai lokasi destinasi wisata di Indonesia. Pastikan seluruh foto atau video memiliki cerita yang menarik untuk diunggah di bagian caption. Pastikan pula seluruh unggahan Anda memiliki keunikan tersendiri dibandingkan akun travel yang lain. Sertakan pula tips cara menjangkau tempat tersebut, aktivitas yang menarik, atau destinasi kuliner di sekitar lokasi. Anda juga bisa membuat do’s and don’ts di lokasi tersebut, sebab beberapa tempat di Indonesia masih dianggap “suci” atau kramat bagi warga lokal. Hal ini akan membuat akun Anda terlihat informatif.


 

Baca juga: Tingkatkan Pemasaran Digital dengan Content Marketing


2. Buat Akun yang Terpercaya dan Menarik
Konten Anda sudah oke, tetapi akun profil di media sosial Anda kurang kredibel. Misalnya, follower kurang dari 500 atau 1000, tidak pernah menggunakan fitur media sosial, atau konten Anda tidak unik bahkan foto atau videonya adalah hasil unduhan dari unggahan orang lain. Untuk itu, coba buat nama media sosial yang unik dan cantumkan nama dan email Anda di bio, bila Anda punya blog atau website bisa Anda tambahkan di bio. Sinkronisasi akun dengan akun media sosial lainnya. Hal ini akan memperluas jangkauan post unggahan Anda. Selain itu, gunakan hashtag atau tanda pagar yang sedang tren, sesuai nama lokasi, dan beri hashtag nama akun Anda. Anda juga bisa tag teman untuk mendatangkan follower lebih banyak. Anda juga bisa follow dan like akun yang serupa dengan akun Anda untuk membantu menambah jumlah follower.


 

Baca juga: 4 Tips Maksimalkan Promosi di Media Sosial


3. Destinasi Anda, Identitas Anda
Ini salah satu yang terpenting. Biasanya wisatawan akan memilih destinasi yang sesuai dengan gaya berpergian mereka. Ada yang menyukai gaya berpergian backpacking dan avonturir, ada pula yang memiliki gaya berpergian ke tempat unik namun tetap bisa leisure. Semakin unik gaya destinasi Anda, semakin orang tertarik. Tentukan gaya wisata lokal Anda di feeds media sosial Anda. Misalnya, Anda memang gemar shopping travel, jadikan itu identitas Anda. Unggah lebih banyak destinasi belanja yang unik dan murah yang pernah Anda kunjungi. Sedangkan bagi pecinta wisata kuliner dan budaya, unggah lebih banyak wisata budaya dan wisata kuliner yang membuat followers penasaran dengan unggahan Anda. Jadikan, Jadikan gaya wisata Anda berciri khas Indonesia, sehingga menjadi sebagai identitas digital Anda dan menjadi brand travel yang unik di media sosial


 

Baca juga: 11 Tips Jalankan Usaha Trip Lokal


4. Anggaran Wisata
Harus kita akui, beberapa lokasi wisata di Indonesia menguras bujet lebih banyak daripada ke negara tetangga. Tetapi, apabila mengerti celah dan selling pointnya tentu akan membuat orang berpikir kembali untuk menolak ajakan Anda. Usahakan jarak antara tempat wisata tidak lebih dari 200 km karena ini sangat berpengaruh dengan biaya dan paket yang akan Anda buat nantinya.


 

Lihat juga: 4 Cara Menghitung Target Penjualan

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS