Dirilis

09 Mei 2023

Penulis

Lucky Lombu

Digital marketing adalah aktivitas pemasaran melalui media digital, misalnya melalui media sosial, website, bahkan aplikasi mobile. 

Baca Juga: Perbedaan Owned, Paid, dan Earned Media dalam Digital Marketing

Sebagai pemula, Anda bisa mempelajari digital marketing mulai dari kategori atau tipe-tipe yang popular, agar Anda bisa membayangkan aktivitas apa yang akan Anda lakukan nantinya.

Ada beragam jenis digital marketing. Biasanya, orang Indonesia mengenal social media marketing, SEO atau search engine optimization, dan lainnya. Setelah pandemi, kita mengenal juga QR Codes. 

Pertanyaannya, mana yang sebaiknya Anda pelajari dulu? Jawabannya tergantung dengan kebutuhan Anda. Tapi, Anda juga bisa coba mulai mempelajari jenis-jenis digital marketing yang cukup popular di Indonesia. 

 

Aktivitas Organik dan Berbayar

Sebelum lebih lanjut, rasanya Anda perlu tahu tentang istilah organik dalam digital marketing. Begitu juga dengan aktivitas berbayar. Karena ini sangat berhubungan dengan jenis-jenis digital marketing yang nanti kita bahas.

 

•    Organik

Jadi, dalam digital marketing Anda bisa menjalankan aktivitas secara organik dan berbayar. Istilah organik dalam digital marketing mengacu kepada aktivitas tak berbayar, dimana hasil dari aktivitas didapat secara alamiah. 

Misalnya, orang mencari sesuatu di mesin pencari Google lalu menemukan website Anda. Dimana itu terjadi secara alamiah, tanpa didorong oleh iklan berbayar.

Atau di media sosial. Sesederhana Anda memuat postingan regular di media sosial, lalu ada orang yang melihat konten Anda di feeds Instagram mereka.

 

•    Berbayar

Di sisi lain, Anda juga bisa membayar platform seperti Google, Facebook, dan lainnya, untuk mengiklankan konten Anda. Anda bisa mengatur dan mengontrol beberapa hal, untuk mendorong konten Anda bisa menyebar ke target yang Anda sasar, bahkan kepada mereka yang sebetulnya sedang mencari kompetitor Anda, atau bukan followers Anda di media sosial.

 

Jenis-Jenis Digital Marketing

Kita kembali ke jenis-jenis digital marketing yang perlu Anda pelajari sebagai pemula. Berikut ini di antaranya.

 

1.    Content Marketing

Content Marketing adalah strategi digital marketing yang menekankan kepada pembuatan konten. Sebetulnya, semua jenis digital marketing memang membutuhkan konten. Tapi strategi ini fokus kepada aktivitas pembuatan konten. Mulai dari riset kata kunci, menulis artikel, memperbaiki deskripsi produk atau jasa di dalam website, membuat konten edukatif yang bisa menarik perasaan orang semakin dalam dengan brand Anda, dan seterusnya. 

Strategi ini organik dan cenderung membutuhkan kesabaran sebelum menuai hasil maksimal. Tapi berpotensi sustain jika Anda bisa menemukan konten yang tepat untuk target Anda.

 

2.    Social Media Marketing

Social media marketing (SMM) adalah strategi pemasaran di media sosial, seperti di Facebook, Instagram, TikTok, dan lainnya. Anda bisa menjalankan dua opsi dalam social media marketing, yaitu secara organik dan berbayar. 

Masing-masing platform media sosial punya keunikan. Misalnya, TikTok yang unggul dalam video singkat dan punya fitur FYP (For Your Page), atau Facebook yang iklannya bisa menyebar ke Instagram dan platform di jaringan Meta lainnya. 

Selain itu, tren, minat, dan kecenderungan usia pengguna di masing-masing platform relatif bervariasi.

 

3.    Search Engine Optimization

Search Engine Optimization (SEO) adalah strategi digital marketing dengan memaksimalkan mesin pencari seperti Google. Harapannya, jika ada orang yang mencari Anda di Google, alamat website Anda muncul di bagian atas halaman pertama dari hasil pencarian.

Ada empat pilar dalam SEO, yaitu technical, on-page, off-page, dan konten. 

Technical terkait sistem di dalam website, on-page terkait optimalisasi di halaman website, off-page terkait optimalisasi di luar website, dan konten… ya konten yang ada di dalam website Anda.

Keempat hal itu sangat mendasar jika Anda ingin strategi Anda berjalan optimal. Tapi para pemula biasanya belajar tentang pemilihan ‘kata kunci’ untuk pembuatan konten. Kata kunci yang dimaksud adalah kata atau frase yang biasa dicari orang di Google. Harapannya, jika orang mengetikan kata kunci tersebut di Google, maka halaman website Anda yang muncul.

 

4.    Search Engine Marketing

Search Engine Marketing (SEM) adalah iklan di mesin pencari, seperti di jejaring Google. Jika SEO terjadi secara organik, SEM tentu saja berbayar. Dengan SEM, Anda bisa mendorong website Anda muncul di halaman pertama Google.

Apakah iklan Anda pasti selalu muncul setiap orang mencari kata tertentu? Tidak. Kenapa, padahal Anda sudah bayar? Karena bisa jadi Anda bukan satu-satunya orang yang membuat iklan sejenis. Pengaturan iklan, besarnya budget, dan kualitas website, bisa ikut mempengaruhi iklan siapa yang muncul lebih dulu. 

 

5.    Paid Ads

Paid Ads adalah iklan berbayar, yang bisa membantu Anda menjalankan iklan lintas platform. Misalnya, Facebook Ads, dimana lewat satu tempat Anda bisa menyebar iklan ke Facebook, Instagram, Messenger, dan jejaring Meta lain. 

Ada juga Google Ads, dimana Anda bisa menyebar iklan dalam bentuk teks, gambar atau video ke jejaring Google, termasuk ke rekanan website dan aplikasi mobile. 

Itulah beberapa hal awal yang bisa Anda pelajari terkait digital marketing. Dengan mengetahui jenis-jenis digital marketing, harapannya Anda bisa tahu strategi atau aktivitas apa yang mau Anda dalami. 

Baca Juga: Tools Digital Marketing untuk Pemula

Selamat mencoba. Jika Anda ada pertanyaan, silakan bertanya di Tanya Ahli. Daftarkan diri Anda untuk akses gratis ke seluruh fitur Daya.id.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

37 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Umamah

09 May 2023

Sangat membantu terima kasih

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Nur Anasta Rahmat

Digital Marketing Expert

1 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS