Dirilis

06 Juli 2021

Penulis

Herly Marwanto

Pandemi COVID-19 telah menjadi momok bagi mayoritas pengusaha. Termasuk juga para pengusaha jual beli mobil bekas, yang harus mengatur siasat agar tetap bisa bertahan. Mungkin Anda salah satunya?
Namun selalu ada saja celah-celah untuk melewati masa sulit ini. Kita bisa belajar dari strategi beberapa pelaku usaha jual beli mobil bekas, yang memadukan antara pemahaman kebutuhan konsumen, inovasi, dan penggunaan platform digital berupa situs jual beli mobil.
 

Strategi Situs Jual Beli Mobil Hadapi Pandemi

Sebut saja perusahaan JBA Indonesia. Antaranews.com menulis, balai lelang ini mengalami pertumbuhan pembelian kendaraan hingga 11% di kuartal pertama 2021. Antara lain karena optimalisasi cabang dan pendekatan digital melalui situs jba.co.id. Mereka juga mengembangkan inovasi One JBA Membership, dimana setiap member bisa memeriksa data penjualan dan pembelian, lalu menukarkan hadiah, serta memperoleh update informasi secara online.

Lebih lanjut, JBA telah juga menjalin kolaborasi dengan situs jual beli mobil carsome.id. Dimana penitip mobil yang belum berhasil menjual mobilnya di JBA, dapat menjual mobilnya di Carsome. Begitu juga sebaliknya.
Carsome sendiri mencatat adanya kenaikan pasar mobil bekas sebesar 25% hingga April 2021.
Ada lagi situs jual beli mobil carro.id. Saat diberlakukannya PSBB di Jakarta, justru Carro mengalami peningkatan permintaan sebesar 600% untuk mobil bekas bersertifikasi. Wow, tinggi sekali ya! Lalu apa saja strategi yang dijalankan oleh perusahaan jual beli mobil bekas ini? Mari kita bahas satu persatu di bawah ini.

 

Kunci Sukses Situs Jual Beli Mobil Carro?

Carro merupakan marketplace yang memberikan berbagai pilihan mobil bekas bersertifikasi. Konsumen mereka dapat membeli mobil secara contactless. Konsumen dapat melakukan test drive di rumah atau di lokasi yang mereka inginkan. Mobil yang dibeli pun dapat langsung dikirim ke rumah. Semua proses bahkan dilakukan secara online tanpa harus melakukan kontak fisik. Bahkan, semenjak peluncuran Carro Automall di Harapan Indah Bekasi pada Juli 2020, lini bisnis pembelian mobil contactless ini telah melonjak sebesar 100% dari bulan ke bulan.

Inovasi perusahaan jual beli mobil bekas ini telah menjadikannya sebagai salah satu pasar mobil besar di kawasan Asia Tenggara. Sebelum pandemi, mereka berhasil mencatat transaksi lebih dari US$1 miliar di tahun 2019. Bahkan dalam tiga tahun terakhir, penjualan mereka telah meningkat 300%, dan akhirnya mereka dapat membuka sejumlah unit bisnis di Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Apakah kunci sukses Carro menghadapi masa pandemi COVID-19 tersebut? Berikut ini di antaranya:
https://www.shutterstock.com/id/image-photo/omni-channel-technology-online-retail-business-1564080877
 

1.    Memberikan Kemudahan dan Kecepatan melalui Platform Digital


Di masa kini, konsumen ingin mengakses semua hal secara mudah dan cepat, termasuk membeli mobil. Saat ingin membeli mobil baru atau bekas, orang tetap ingin melihat mobil yang ia sukai secara langsung dan melakukan test drive sebelum transaksi dilakukan.

Untuk itu, Carro memperkenalkan one-stop automall yang menggabungkan teknologi digital dengan interaksi secara langsung. Tersedia 250 mobil di automall yang dapat diperiksa tanpa sentuhan.  Setiap mobil dilengkapi dengan kode QR yang memberikan semua informasi kendaraan seperti kondisi, fitur, riwayat lengkap, hingga informasi harga, dan opsi pembayaran.  Semuanya itu dapat diakses langsung oleh konsumen secara online.

 

2.    Melakukan Standarisasi Kualitas Produk


Untuk menjaga kualitas produk, setiap mobil yang di jual harus memenuhi syarat yang ketat, yang harus melewati 150 titik inspeksi.  Mobil-mobil yang dijual dijamin bebas banjir, bebas kecelakaan, bukan mobil curian, tidak ada kerusakan akibat api atau air, odometer asli, dilengkapi riwayat servis dan dokumen dan surat-surat lengkap.

 

3.    Memberikan Layanan Purnajual


Mereka menyediakan layanan purna jual dan satu tahun asuransi. Semua layanan ini dapat diperoleh melalui skema eksklusif Carro advantage, yang juga menawarkan kebijakan 7 hari pengembalian dana,  dan juga 1 tahun buy-back warranty bila konsumen berencana melakukan upgrade mobil yang telah dibeli dengan stok mobil terbaru.

 

4.    Kerja sama dengan Marketplace


Untuk semakin memudahkan konsumen, Carro juga telah menjalin kerjasama dengan marketplace Tokopedia dan Bibli, dengan menawarkan opsi pembayaran uang muka serta memberikan tambahan kredit yang memudahkan konsumen untuk mendapatkan mobil impiannya.
https://www.shutterstock.com/id/image-photo/double-exposure-professional-businessman-connected-devices-619012676

5.    Membangun kemitraan dengan Multifinancing


Carro telah bekerja sama dengan berbagai mitra multi-financing guna memberikan kemudahan serta fleksibilitas dalam memilih opsi pembayaran yang diinginkan, karena konsumen dapat membayar online melalui lebih dari 50 opsi pembiayaan.

 

6.    Terus berinovasi


Merayakan hari jadinya yang ke-5, Carro juga meluncurkan fitur baru yang akan dipasang pada semua segmen mobil bekas yang dijual. Diciptakan perangkat lock dan unlock jarak jauh yang memungkinkan pengguna mengunci dan membuka pintu hanya dengan satu ketukan pada aplikasi, sehingga memberi kemudahan akses bagi konsumen.

Nah, kalau kita coba simpulkan, kunci sukses Carro dalam menghadapi pandemi COVID-19 adalah melakukan inovasi digital sehingga konsumen lebih mudah mendapatkan berbagai hal yang mereka butuhkan. Seperti kemudahan akses, kemudahan mendapat informasi yang lengkap, kemudahan pembayaran, kemudahan bila mengalami masalah dan sebagainya.

Yuk, amati, tiru, modifikasi kunci kesuksesan Carro di masa pandemi COVID-19 agar Anda survive kembali di masa pandemi saat ini.   

Anda juga bisa melakukan penggabungan penciptaan platform digital dan fokus pada kebutuhan konsumen, fokus untuk memastikan agar konsumen mendapatkan yang mereka butuhkan tanpa harus mengalami kesulitan yang biasa mereka alami, saat membeli mobil baru atau bekas.

Jadi benar-benar memahami kebutuhan konsumen dan inovasi menjadi penting di sini, sebelum diimplementasikan dalam platform digital. Anda dapat membaca artikel tentang Cari Tahu Kebutuhan Pelanggan Menggunakan Panca Indera dan Strategi Meningkatkan Keberhasilan Produk Inovasi di Pasaran di ww.daya.id. dan agar lebih tahu penerapan strategi integrasi antara kebutuhan konsumen, inovasi, dan platform digital, silakan kunjungi fitur Tanya Ahli di www.daya.id, tanyakan masalah-masalah Anda pada ahli digital marketing dan bisnis di fitur tersebut.

 

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 10 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS