Dirilis

17 September 2019

Penulis

Tim Daya Tumbuh Usaha

Dalam dunia Search Engine Optimization (SEO) kata kunci (keyword) dapat meningkatkan konversi penjualan, menerapkan keyword seperti ini akan memberikan keuntungan bagi para pebisnis online.

Keyword” merupakan kata yang diketik oleh pengguna internet di Google pada saat melakukan pencarian, misalnya ada yang ingin membeli produk batik pekalongan maka mereka akan mengetik “jual batik pekalongan” di Google.

Keywords yang banyak pencarinya di Google belum tentu berbanding lurus dengan konversi penjualan. Bagi pebisnis online sebaiknya jangan hanya fokus pada keywords yang banyak pencarinya di Google, tetapi fokuslah ke keywords yang konversinya bagus.

Biasanya keyword yang konversinya tinggi adalah keyword yang spesifik dan umumnya panjang (long tail keywords). Memang keyword yang panjang tidak banyak pencarinya, namun keyword seperti ini biasanya digunakan oleh calon pembeli potensial.

Contohnya, Anda memiliki layanan jasa di bidang logistik dengan brand pickpack.id, salah satu value propositions yang ditawarkan adalah menyediakan service same day delivery jajanan Bandung yang bekerja sama dengan ekspedisi pengiriman barang bernama Daytrans. Jadi, customer bisa pesan jajanan bandung pagi hari, pada sore hari pesanan customer sudah sampai Jakarta. Service seperti ini tidak banyak yang jual di marketplace, kan? Sehingga, memungkinkan untuk Anda coba melakukan pemasaran melalui search engine.

Bagaimana cara Anda memelakukan validasi pasarnya?

Anda gunakan Google keyword planner yang merupakan fitur gratis dari Google Ads dengan fungsi membantu Anda memilih bid (tawaran biaya iklan) dan anggaran yang kompetitif untuk digunakan dalam pemasaran. Anda dapat masukan keyword terkait dengan jajanan Bandung dalam Google keyword planner, misalnya beberapa orang di Jakarta kalau ke Bandung sering kali mencari Batagor Kingsley.


 
Ternyata Batagor Kingsley, memiliki jumlah pencari keyword sebesar 1000 dengan harga cost per click sebesar Rp204 dengan kompetisi tergolong rendah.

Bagi Anda yang baru pemula dalam melakukan pemasaran dengan bantuan Google Ads, keyword yang jumlah pencarinya minimal 100-1000 searches/bulan dapat membantu Anda dalam mengenalkan produk ke calon customer serta mengumpulkan pundi-pundi rupiah.

Lalu bagaimana dengan keyword jajanan bandung lainnya? Berikut di bawah ini proven historical demand:
 


Contoh pengecekan keyword lainnya, misalnya Anda ingin menjual baju muslim, maka perhatikan keyword baju muslim, karena banyak user yang menggunakan keyword baju muslim dalam search engine, akan tetapi rekomendasi bid tidak setinggi “jual baju muslim” yang memiliki volume pencarian lebih sedikit karena keyword juga mengandung kata “jual”.

Keyword “jual” biasanya dicari oleh user yang siap membeli, sehingga akan lebih cepat  

Perhatikan keyword baju muslim yang mencari banyak, tetapi rekomendasi bid tidak setinggi "jual baju muslim" yang memiliki search volume lebih sedikit karena keyword yang mengandung kata "jual" biasanya dicari oleh orang yang siap beli, sehingga lebih cepat convert ke sales, maka keyword ini banyak di-bid oleh para pengiklan yang menyebabkan angka bid nya tinggi.


 
Angka bid yang tinggi, tidak disarankan untuk digunakan oleh pemain baru dalam Google AdWords, karena kompetisi yang tinggi dan biaya iklan yang cukup mahal.

Di bawah seed keyword yang Anda masukkan, terdapat rekomendasi keyword dari pihak Google. Akan tetapi, rekomendasi yang diberikan biasanya agak berbeda jauh dari keyword yang Anda masukan. Data keyword dari Google AdWords dapat Anda download dalam bentuk excel, sehingga Anda dapat menganalisa secara offline.

Keyword yang sudah dianalisa, dapat digunakan tidak hanya untuk mengecek jumlah permintaan, akan tetapi dapat digunakan juga untuk website Anda, seperti nama domain, title home untuk website, penamaan kategori, penamaan produk dan lain-lain.

Misalnya, toko online alat medis lokal mendapatkan nama produk "hospital bed" dari pemasoknya, kalau diganti jadi "ranjang rumah sakit" bisa meningkatkan traffic dalam search engine dan pendapatan Anda, karena target pasar Anda  adalah orang Indonesia.

Selamat mencoba ya!

Sumber:

Rhein Mahatma

Penilaian :

5.0

1 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Rhein Mahatma

Digital Marketing Expert

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS