Dirilis

24 November 2022

Penulis

Peni hidayah

Keberhasilan penjualan suatu produk tidak hanya bergantung pada produk yang baik, maupun sales (tim penjualan) yang menawarkan produk Anda ke tengah masyarakat. Tidak dipungkiri, kemampuan berkomunikasi tim sales yang hebat juga penting. Namun keberhasilan ini juga bergantung kepada seberapa rapi alur strategi penjualan produk pada perusahaan Anda dengan kata lain sales pipeline atau pipa penjualan.

 

Apa Itu Sales Pipeline dan Hubungannya Dengan Strategi Penjualan

Sales Pipeline merupakan gambaran tahapan penjualan yang harus dihadapi oleh tim sales dengan tujuan untuk merubah calon pembeli potensial mereka menjadi seorang pelanggan setia

Dibuatnya sales pipeline di sini sangat penting dan sangat membantu tim sales karena tugas mereka dipecah menjadi tugas dan target dengan indikator keberhasilan yang lebih spesifik sehingga anggota tim sales dapat lebih fokus dalam menjalankan tugasnya. Di sinilah mereka bisa mendapat gambaran strategi penjualan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan yang sudah direncanakan.

 

Tahapan Sales Pipeline

Berikut ini tahapan dalam sales pipeline.

 

1.    Pencarian calon pembeli (prospecting)


Dalam tahap ini, tim sales dituntut untuk mendefinisikan, menemukan dan mengumpulkan data calon-calon pelanggan potensial yang sekiranya membutuhkan produk dari bisnis yang Anda jalankan.

Contoh, apabila produk yang ditawarkan oleh bisnis Anda adalah bengkel mobil. Maka, calon pelanggan potensial perusahaan tersebut adalah mereka yang memiliki mobil tinggal di sekitar bengkel Anda atau pemilik mobil yang melewati bengkel Anda. 
 

2.    Buat kualifikasi

Tahap ini Anda menentukan apakah customer potensial yang telah didefinisikan dalam tahap sebelumnya benar-benar memenuhi kualifikasi untuk membeli dan menggunakan produk yang ditawarkan perusahaan. 

Contoh bisnis Anda telah berhasil mendefinisikan kriteria calon pembeli Anda untuk bengkel Anda. Anda sudah membuat kualifikasi seperti apa jenis mobil mereka, biasanya menggunakan layanan apa saja, berapa besar biaya yang mereka keluarkan setiap kali ke bengkel dan lain sebagainya. 

 

3.    Hubungi (Kontak)

Tahapan ini tim sales nda menghubungi calon pembeli potensial. Tidak hanya menghubungi, mereka juga diminta untuk membangun dan menjalin hubungan baik kepada pelanggan. Tim sales Anda bisa berkunjung langsung ke tempat mereka, menelpon atau mengirimkan pesan singkat. 

 

4.    Penutup (Clossing)

Tahap ini menjadi tahapan untuk menentukan kesepakatan. Bagaimana penjualan bisa berhasil? Hal ini sangat tergantung pada tim sales atau perwakilan bisnis serta calon pembeli Anda. 
Ada dua kemungkinan yang terjadi di tahapan ini, yaitu ‘ya’ atau calon pembeli setuju untuk membeli produk yang ditawarkan dan ‘tidak’ ketika calon pembeli memutuskan untuk tidak melanjutkan transaksi.

 

Tips menyusun pipeline yang efektif

Berikut beberapa yang dapat Ada terapkan:

 

1.    Tingkatkan product knowledge

Agar bisa berjualan dengan baik, pastikan tim sales Anda memahami dengan benar produk yang dijual atau ditawarkan.

 

2.    Analisa siapa calon pembeli Anda

Cara ini bertujuan untuk memilih strategi penjualan dalam hal menentukan komunikasi yang tepat terhadap calon pembeli.

 

3.    Buat perencanaan yang detail

Buatlah perencanaan yang sesuai dengan situasi secara terperinci. Hal ini membantu mengurangi rasa khawatir jika tidak mampu mencapai target penjualan yang tinggi bagi tim sales Anda. Selain itu juga menghindari risiko terlambatnya proses distribusi dan penggelapan dana di bisnis Anda.

 

4.    Pastikan sales pipeline ter-update

kelihatannya repot, tapi pembaruan perlu dilakukan untuk memudahkan manajer penjualan memantau aktivitas penjualan yang dilakukan anggota timnya, misal memeriksa berapa prospek yang sudah dihubungi atau sedang menunggu keputusan.

Demikianlah penjelasan terkait sales pipeline. Sales pipeline menjadi suatu gambaran dari proses penjualan yang sedang dan juga sudah dilakukan oleh para tim sales. Dengan membuat sales pipeline yang baik, Anda akan jadi lebih mudah dalam menyusun strategi penjualan guna mencapai target penjualan serta keuntungan bisnis yang maksimal.

Jadi pastikan Anda membuat slaes pipeline untuk bisnis Anda dengan baik. Jika ada hal yang ditanyakan silakan berdiskusi dengan digital marketing expert di website www.daya.id. Serta dapatkan informasi usaha dan keuangan lainnya secara gratis dan sangat mudah dari website Daya.id. 

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

4.8

20 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Serise Yan Royaperdana

28 November 2022

?

Balas

. 0

Castro

28 November 2022

Kreeen banget

Balas

. 0

eko budi purnomo

27 November 2022

Mantap

Balas

. 0

eko budi purnomo

27 November 2022

Mantap

Balas

. 0

Mahar Ristuhadi

25 November 2022

Mantap?

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Nur Anasta Rahmat

Digital Marketing Expert

1 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS