Dirilis

13 Mei 2022

Penulis

Aliah Abdullah

Vitamin C atau biasa disebut dengan asam askorbat adalah jenis nutrisi yang larut dalam air dan tidak diproduksi oleh tubuh. Vitamin C merupakan antioksidan terbaik yang diketahui memiliki manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu proses pemulihan, membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, membantu menyerap zat besi dari makanan. 

Selain itu, vitamin C juga berperan dalam produksi kolagen, yakni protein yang dibutuhkan untuk membantu proses penyembuhan luka, mencegah keriput, memperlambat proses penuaan, mampu menjaga keremajaan dan mencerahkan kulit, membantu merawat kesehatan tulang rawan, tulang, dan gigi serta manfaat lainnya. 

Oleh karena itu, penting bagi tubuh untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin C agar tubuh selalu sehat. Idealnya vitamin C per hari yang dibutuhkan pria adalah 90 mg, sedangkan pada wanita dibutuhkan 75 mg. 

 

Buah Selain Jeruk yang Mengandung Vitamin C

Berbicara tentang vitamin C, maka makanan pertama yang muncul di benak adalah jeruk. Ternyata kandungan vitamin C di dalam jeruk adalah 70 mg. Meskipun jeruk dikenal kaya akan vitamin C, namun ternyata ada jenis buah lainnya yang juga memiliki kandungan vitamin C. 

Berikut ini beberapa buah yang memiliki kaya akan vitamin C selain jeruk.

 

1.    Kiwi

Buah berwarna hijau terang atau kuning ini mengandung 74,7 miligram vitamin C dalam 100 gram kiwi. Selain itu, kiwi juga kaya akan air dan antioksidan, serta beberapa mineral penting, seperti zinc, magnesium, kalium dan fosfor. Kiwi juga mengandung serat tinggi, flavooids, carotenoid yang dapat membantu melindungi sel. 

Manfaat kiwi lainnya yaitu dapat membantu menjaga kesehatan tulang, mengencangkan kulit, serta menurunkan berat badan. Manfaat kiwi ini dapat Anda peroleh baik dengan mengonsumsinya secara langsung, maupun diolah menjadi berbagai jenis minuman (seperti smoothies) dan makanan (seperti kue).

Baca juga: Manfaat Buah Kiwi Bagi Kesehatan dan Kecantikan Kulit

 

2.    Stroberi


Menurut Food Data Central Departemen Pertanian Amerika Serikat, dalam 100 gram buah stroberi mengandung vitamin C sejumlah 58,8 gram. Stroberi juga dapat digunakan sebagai camilan yang  tinggi serat, rendah kalori serta mengandung berbagai antioksidan. 

Buah stroberi mempunyai banyak manfaat, diantaranya: menghindari dehidrasi kulit, mencerahkan kulit, mencegah penuaan dini, menjaga kesehatan pencernaan, mencegah kanker dan mengurangi risiko serangan jantung. 

Agar Anda dapat memperoleh manfaat buah stroberi, sebaiknya Anda tidak memasak stroberi pada suhu tinggi, agar kandungan vitamin, mineral dan sejumlah zat gizi lainnya yang ada dalam stroberi tidak hilang. stroberi sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi masih segar, misalnya dimakan langsung, dijadikan salad, diolah menjadi smoothies atau jus stroberi. Cara penyimpanan stroberi adalah disimpan di lemari pendingin dengan tidak terlalu lama agar kesegarannya tetap terjaga dan tidak hilang kandungan nutrisinya.

 

3.    Nanas


Nanas adalah salah satu buah tropis yang banyak disukai karena razanya yang segar, lezat dan dapat disajikan dalam berbagai jenis makanan dan minuman. Dalam 100 gram buah nanas, terdapat kandungan vitamin C sejumlah 78,9 gram.

Beberapa manfaat nanas adalah dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi risiko kanker, membantu penyembuhan luka pasca operasi, menjaga kesehatan kulit, membantu menurunkan kadar kolesterol, mengendalikan berat badan dan menjaga kesehatan mata.

Walaupun nanas memiliki banyak manfaat, konsumsi buah ini disarankan tidak dalam jumlah yang berlebihan karena dapat menimbulkan masalah pencernaan. Nanas akan lebih bermanfaat apabila dikonsumsi langsung, bukan diolah dalam bentuk manisan buah misalnya. Bersihkan kulit luar nanas secara menyeluruh, karena dapat menimbulkan gatal di mulut jika kulitnya termakan. Jika Anda memiliki alergi dengan kandungan bromelain di dalam nanas, maka sebaiknya Anda batasi mengonsumsi nanas secara rutin. 

 

4.    Lemon

Lemon merupakan mengandung banyak nutrisi yang berkhasiat bagi tubuh. Dalam 100 gram lemon, terdapat kandungan vitamin C sejumlah 77 gram. Kandungan asam dalam lemon menyebabkan tidak semua orang menyukai lemon karena takut asam lambungnya naik atau sakit perut. Nyatanya, lemon termasuk buah yang aman dikonsumsi saat perut Anda sedang kosong. Walau rasanya asam dan PHnya rendah, PH lemon ternyata dapat merubah sifat asamnya menjadi basa Ketika dicerna dan diserap dalam tubuh.

Beberapa manfaat lemon adalah dapat membantu menurunkan berat badan, mengurangi kerutan pada kulit, membantu sistem pencernaan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, dan memelihara kesehatan jantung.

Cara konsumsi lemon yang umum dilakukan adalah untuk membuat infused water dengan mencampurkan irisan atau tetesan air lemon dalam air hangat dengan madu. Air perasan lemon sebaiknya disimpan di dalam freezer jika ingin menyimpannya untuk jangka waktu lama dan dapat dikonsumsi hingga 4-6 bulan lamanya.

 

5.    Jambu Biji

Jambu biji, atau dengan nama latin psidium guajava, merupakan buah tropis asal Amerika Tengah dan Amerika Selatan bagian utara. Buah dengan warna kulit kuning kehijauan memiliki 2 jenis warna daging buah, yaitu merah muda atau putih. Karena di bagian tengah terdapat banyak biji yang berukuran kecil, maka buah ini dikenal dengan sebutan jambu biji di Indonesia.

Jambu biji mengandung antioksidan dan vitamin yang melimpah. Dalam satu buah jambu biji dengan berat sekitar 100 gram, mengandung kurang lebih 250 mg vitamin C. Jambu biji dengan daging merah maupun putih memiliki beberapa manfaat yang sama, yaitu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meredakan flu dan batuk, menjaga kesehatan jantung, membantu mencegah kanker (khususnya bagian daunnya), menurunkan kadar gula darah, menurunkan berat badan, memperlambat penuaan pada kulit, mengobati demam berdarah dan mencegah penyakit tiroid.

Jambu biji dapat dikonsumsi langsung ataupun dijadikan berbagai olahan, seperti jus buah, pudding, smoothie, dan selai.

Baca juga: 6 Manfaat Jambu Biji untuk Anak dan Orang Dewasa

Kekurangan vitamin C berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Hal ini karena vitamin C berperan dalam memperbaiki jaringan tubuh, membantu penyerapan zat besi, serta menjaga kesehatan kulit dan melancarkan pembuluh darah. Kekurangan vitamin C dalam jangka waktu yang lama (sekitar 4 minggu) akan  menimbulkan kondisi skorbut (scurvy). 

Gejala skorbut pada dewasa antara lain: kehilangan nafsu makan, lebih mudah tersinggung dan uring-uringan, kehilangan nafsu makan dan nyeri di tungkai. Jika Anda memiliki gejala ini, segera konsultasikan ke dokter.

Untuk melengkapi kebutuhan vitamin C dalam bentuk suplemen dengan dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter atau sesuai dengan aturan pakai yang tertera pada kemasan produk. 
Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar makanan yang mengandung vitamin C selain jeruk maupun tips kesehatan lainnya, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli yang ada di website www.daya.id. Ayo kunjungi dan pastikan Anda mendaftar sekarang juga secara gratis melalui website www.daya.id!

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

11 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Fitri Hudayani, SST, SGz, MKM

Ahli Gizi (Dietisien)

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS