Informasi Artikel

Dirilis

10 Oktober 2026

Penulis Artikel

Franchisepedia


Pengusaha

Megawati

Jenis Usaha

Franchisee Matcha and Me

Tag

Anda ingin memulai bisnis tapi terbatas modal dan latar belakang formal sebagai pengusaha?

Jangan minder, Megawati Putri pernah ada di posisi itu. Sebagai ibu rumah tangga yang tinggal di Bandung, Jawa Barat, ia membuktikan dari bisnis minuman biasa, kini ia bisa mengelola 5 outlet franchise bertajuk Matcha and Me. Bagaimana ceritanya?

 

Dari Ibu Rumah Tangga ke Franchise Matcha and MeFranchise Matcha and Me

Sebelum menjalankan franchise Matcha and Me, Megawati sehari-hari adalah ibu rumah tangga yang juga sudah punya bisnis minuman matcha untuk mengisi waktu luang dan menambah penghasilan sendiri. Bisnis minuman matcha ini dipilihnya setelah gagal menjalani 3 bisnis, mulai dari jual thai tea, jus dan baju online. Pengalaman jatuh bangun tersebut akhirnya membawa Megawati untuk menjalani bisnis dengan lebih serius dengan bergabung sebagai franchisee bisnis minuman matcha.

Ide bergabung dengan franchise muncul dari pengamatan pasar di wilayahnya. "Karena minuman matcha ini lagi tren dan di wilayah saya belum ada yang jual, jadi saya mencoba untuk franchise matcha di Matcha and Me," ujarnya.

Sebelum akhirnya memilih ambil paket bisnis franchise minuman matcha, Megawati sempat melakukan riset. "Saya sudah coba survei dan cari info tentang minuman ini sampai akhirnya saya yakin mau buka usaha minuman ini," ungkapnya. Megawati memang tidak memiliki pengalaman dan pengetahuan formal terkait bisnis, untungnya franchisor memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan menjalankan usaha sebagai bagian dari benefit sebagai franchisee.

 

Modal Rp 8 Juta, Mulai Tanpa Karyawan Karyawan

Untuk memulai outlet pertamanya, Megawati mengeluarkan modal sekitar Rp8 juta. Untuk bahan baku, ia tidak terlalu repot karena semuanya disuplai langsung dari pusat. Meski demikian, Megawati mulai membuka outlet cara yang berbeda. Kalau biasanya franchisee membuka outlet dengan soft opening dan langsung dibantu beberapa karyawan, Megawati memilih langsung berjualan tanpa soft opening dan terjun langsung untuk berjualan tanpa karyawan. 

Saat ini, Megawati sudah mengelola 5 outlet franchise Matcha and Me yang tersebar di sekitar Ciparay dan Majalaya, Bandung.

Untuk balik modal, outlet pertama Megawati mencatat pencapaian yang tergolong cepat. "Sekitar 2 minggu untuk BEP outlet pertama," sebutnya. Perjalanannya bahkan melampaui ekspektasi awal. "Lebih dari rencana awal, alhamdulillah," ungkapnya.
 
 

Kendala dan Tantangan dalam Mengelola Bisnis

Pilihan Megawati menjalani outlet pertamanya tanpa karyawan ternyata justru jadi kendala terbesar yang dihadapi di awal usaha. "Kurang tenaga kerja. Ternyata tidak bisa dipegang sendiri. Sementara, saya minta suami untuk ikut bantu menyiapkan pesanan," ungkapnya. Kala itu, Megawati memang sengaja belum merekrut karyawan karena masih belum yakin apakah bisnisnya akan bertahan dan ramai pengunjung.  pengunjung. 

Nyatanya, tantangan terkait SDM bukan menjadi satu-satunya, kendala dan tantangan lainnya mengiringi perjalanan bisnis Megawati.

 

1.    Tantangan SDM

Meski kendala SDM di awal, sudah teratasi dengan bantuan suami. Megawati mengaku terkait SDM masih menjadi tantangan. "Di karyawan, karena ada saja yang tiba-tiba resign tanpa jeda waktu. Sekarang saya ambil 1 orang buat cadangan." akunya. 

 

2.    Tantangan kompetitor

Tantangan terkait kompetitor muncul sekitar bulan ke-3 atau ke-4 setelah outlet pertama buka. "Sekitar bulan ke-3 atau 4 ada kompetitor di dekat outlet, dan brand yang sama yang menjatuhkan harga pasaran," kenang Megawati.  Megawati. 

Alih-alih ikut terbawa perang harga, Megawati memilih tetap fokus dengan outletnya sendiri, menjaga kualitas SDM dan membuat menu baru sebagai bagian dari adaptasi pasar.

 

3.    Tantangan Kenaikan harga bahan baku

Tantangan yang tidak luput muncul adalah kenaikan harga bahan baku plastik. Hal ini kemudian disiasati dengan meminimalisir pemakaian plastik.

 

4.    Tantangan dari sisi administrasi

Di sisi administrasi, Megawati mengakui masih ada PR, yaitu sampai sekarang masih dilakukan secara manual. 

 

Viral di Sosmed Jadi Faktor Pendukung UtamaPendukung Utama

Menurut Megawati, salah satu faktor pendukung bisnisnya adalah media sosial, apalagi sekarang banyak muncul konten-konten viral, memanfaatkan hal tersebut bisnis minuman matcha yang dikelola Megawati dikenal banyak orang. Ia juga aktif di TikTok dan Instagram untuk promosi rutin, serta memanfaatkan Google Business agar konsumen mudah menemukan outletnya.
 
Rencana ke depan, Megawati ingin memperluas bisnisnya dengan membuka 1 cabang lagi. Untuk siapa pun yang sedang mempertimbangkan memulai usaha, Megawati menyarankan tidak memulai bisnis hanya dengan modal nekat. "Jangan buka usaha dengan modal nekat. Percayalah, buka usaha itu harus dengan pertimbangan dan keuangan minimal punya 3 bulan cadangan untuk modal utama," tutupnya.

Tertarik ambil paket franchise Matcha and Me seperti Megawati? Daftar di sini.

Temukan juga pilihan peluang usaha lainnya yang sesuai dengan minat dan kebutuhan Anda di fitur Peluang Usaha Daya.id. Konsultasikan rencana bisnis Anda dengan pakar franchise di Daya.id agar usaha yang Anda jalankan semakin matang dan sukses.

Baca kisah sukses pengusaha inspiratif lainnya di Daya.id. Yuk daftar dan kunjungi Daya.id sekarang juga!

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Kisah Sukses Lainnya

Berbagai cerita sukses member Daya lainnya

4.9
Deborah Kartika Sari

Ingin Hidup Bebas, Wanita Ini Sukses Bangun Bisnis Waralaba

22 Maret 2019

4.7
Adi Tumbras

Dari Buruh Jadi Pengusaha

18 November 2017

0.0
Keyshia Valgriselie

Dari Akuntan Menjadi Pebisnis Franchise: Kisah Keyshia Membangun Bisnis Bingxue dengan Omzet hingga Rp10 Juta per Hari

10 September 2026

5.0
Idris

Ubah Buah Jadi Uang

24 September 2018

Berikan Pendapat Anda