Dirilis

05 Maret 2019

Penulis

Tim Daya Tumbuh Usaha

Dalam sebuah perusahaan baru, berbagai kesempatan, tantangan, dan masalah hampir selalu disambut dengan penuh semangat dan antusiasme. Mengapa demikian? Karena dengan kesempatan, tantangan, dan permasalahan yang ada, perusahaan tersebut bisa tumbuh dan berkembang lebih baik dari sebelumnya.

Namun, cukup sering perusahaan baru malah menghabiskan waktu berjibaku dengan masalah mendasar dalam bisnis, yakni masalah yang berhubungan dengan transaksi dan pencatatan uang keluar-masuk atau masalah akuntansi. Tanpa sadar, masalah akuntansi yang terjadi seperti ketidakcocokan neraca keuangan perusahaan akan berujung pada masalah yang lebih besar dan kadang sulit ditelusuri sumber asli permasalahannya.

Anda ingin mendirikan perusahaan baru atau malah sedang menjalankan bisnis perusahaan baru, sebaiknya menyimak 10 masalah akuntansi yang sering dihadapi perusahaan baru berikut ini.

Laporan keuangan hanya sekadar catatan bukan alat perusahaan
Masih banyak pebisnis yang menganggap laporan keuangan hanyalah sebuah catatan belaka, bukan sebagai alat perusahaan yang esensial. Laporan keuangan hanya seputar hitungan saldo atau kepentingan pajak belaka. Anggapan ini akan menyulitkan perusahaan Anda jika demikian, yaitu saat perusahaan sedang berkembang atau saat perusahaan sedang mengalami penurunan.

Dengan melihat dan menganalisa kembali laporan keuangan, Anda dapat membuat strategi atau keputusan bisnis yang tepat untuk diterapkan pada perusahaan.

Bukti transaksi tidak disimpan dengan baik
Kurang teliti dalam menyimpan bukti transaksi seperti nota, kuitansi atau bukti transaksi lainnya jelas akan membuat masalah besar dalam laporan keuangan, seperti masalah pajak dan cash flow perusahaan. Dikarenakan bukti-bukti transaksi tersebut merupakan bukti valid saat pemeriksaan dan rekonsiliasi keuangan perusahaan Anda.

Selain itu dengan adanya bukti transaksi perusahaan Anda akan mudah dalam proses audit dan perpajakan di kemudian hari.

Piutang perusahaan
Dalam perusahaan baru, sudah seharusnya teliti melacak piutang bisnis perusahaan Anda. Dan perhitungan piutang perusahaan tidak selalu berjalan lancar, karena tidak jarang dalam pencatatan piutang terjadi kesalahan dan tidak cukup waktu untuk memperbaiki catatan tersebut.

Kesalahan kalkulasi
Penting untuk mencatat dan menuliskan hasil perhitungan yang akurat dalam catatan dan laporan keuangan. Kesalahan dalam perhitungan akan menyebabkan eror pada saat rekonsiliasi dan analisis keuangan. Masalah semacam ini merupakan salah satu akar permasalahan mendasar dalam akuntansi perusahaan baru.

Salah dalam penulisan desimal
Kesalahan perhitungan juga bisa disebabkan oleh kesalahan dalam input pemasukan data berupa angka desimal. Bisa jadi karena penulisan angka yang berulang membuat kesulitan fokus atau faktor kelelahan pada akuntan.

Ada perbedaan catatan dan pencocokan (rekonsiliasi) laporan
Jika catatan keuangan perusahaan tidak rutin diisi dan diperiksa, sebaiknya Anda bersiap melihat adanya ketidakcocokan saat rekonsiliasi laporan keuangan. Hal semacam ini sering terjadi saat perusahaan sudah berjalan lancar atau berkembang, dan pemilik perusahaan sudah tidak punya waktu atau tenaga untuk mengurusi perihal-perihal teknis semacam ini.

Rekening pribadi dan perusahaan tidak terpisah
Upayakan untuk memisah rekening pribadi dengan rekening perusahaan Anda. Selain untuk mempermudah penggunaan dana, pengajuan peminjaman atau hal-hal finansial lainnya, dengan cara ini Anda tidak akan salah menggunakan akun rekening untuk urusan pribadi atau urusan perusahaan.

Semua ditangani sendiri
Sangat dimengerti jika Anda ingin mengurus semua hal yang berhubungan dengan perusahaan yang dibangun sejak awal. Namun hal semacam ini berpotensi menghambar perkembangan perusahaan Anda sendiri. Sebagai pendiri perusahaan baru, Anda sebaiknya lebih fokus pada pemasaran perusahaan atau meluaskan eksistensi perusahaan dan delegasikan tugas teknis kepada orang yang lebih ahli.

Teknologi selalu dianggap solusi terbaik
Dengan perkembangan teknologi finansial di masa sekarang yang semakin mudah dan praktis, semakin banyak perusahaan yang berkiblat ke teknologi finansial untuk menangani permasalahan akuntansi mereka. Padahal teknologi pembantu finansial tersebut sangat bervariasi tergantung skala bisnis dan keperluan bisnis perusahaan Anda.

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

5.0

1 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS