Dirilis

21 April 2021

Penulis

Tim Penulis Daya

Debt to equity ratio adalah salah satu komponen dalam keuangan internal perusahaan yang penting. Dikatakan penting, sebab debt to equity ratio ini bisa menjadi salah satu indikator untuk melihat keadaan keuangan perusahaan. Perusahaan yang sehat, tidak hanya dinilai dari hasil penjualannya maupun kualitas SDMnya, melainkan juga dari keuangan perusahaannya. Nah, salah satu perspektif keuangan internal yang bisa digunakan yaitu debt to equity ratio.


Pengertian Debt to Equity Ratio (DER)

pengertian debt to equity ratio adalah
Debt to equity ratio adalah rasio hutang modal atau rasio hutang terhadap ekuitas. Dalam arti lebih luas, debt to equity ratio adalah rasio keuangan utama yang digunakan untuk menilai posisi keuangan sebuah perusahaan. Nilai rasio dapat dijadikan sebagai acuan untuk menilai kesehatan keuangan. Apabila nilai rasio meningkat, berarti pembiayaan perusahaan diperoleh dari kreditur, bukan dari sumber keuangan perusahaan sendiri. Hal ini bisa menjadi peringatan bagi pemilik dan manajemen atas perusahaan.
Jumlah hutang dan ekuitas yang masuk dalam komponen untuk menghitung DER digunakan sebagai acuan agar operasional tetap berada pada jumlah proporsional. DER juga sering disebut sebagai rasio leverage atau rasio pengungkit. Istilah ini digunakan untuk menilai rasio yang digunakan untuk mengukur nilai investasi yang masuk pada perusahaan tersebut. Beberapa fungsi dari DER diantaranya adalah:

a.    DER memiliki fungsi untuk melihat jumlah atau kuantitas penggunaan hutang perusahaan
b.    DER digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar hutang yang dimilikinya, hal inilah yang dijadikan sebagai bahan pertimbangan oleh investor untuk menanamkan modal di perusahaan tersebut
c.    DER dijadikan sebagai acuan struktur modal perusahaan


Rumus DER dan Cara Menghitung DER

cara menghitung debt to equity ratio adalah

 

Rumus Debt to equity ratio adalah:


DER = Total utang : Total Equitas


Total hutang:

Sebagai catatan bahwa untuk menghitung DER memperhatikan nilai utang atau liabilitas dan Equity atau ekuitas. Liabilitas merupakan sebuah kewajiban yang harus dibayarkan oleh perusahaan secara tunai dalam jangka waktu tertentu. Liabilitas ini dibagi ke dalam 3 kategori berdasarkan jangka waktu pelunasan, yakni kewajiban jangka panjang, kewajiban lancar dan kewajiban lain-lain.


Total ekuitas:

Ekuitas diartikan sebagai hak milik terhadap aset atau aktiva perusahaan, termasuk kekayaan bersih. Komponen ini terdiri dari setoran pemilik perusahaan dan sisa laba. Ekuitas terdiri dari setoran pemilik perusahaan dan juga sisa laba yang ditahan (retained earning)


Contoh perhitungan:

Berdasarkan laporan keuangan kuartal II per 30 Juni 2018, salah satu bank (sebut saja Bank B) memiliki kewajiban atau liability sebanyak 500,56 juta dan Ekuitas (equity) sebanyak 376,51 juta. Lalu, berapakah Debt to equity ratio atau DER bank tersebut?


Diketahui:

Total Kewajiban (Liability)    : US$500,56 juta
Total Ekuitas (Equity)        : US$376,51 juta


Debt to equity ratio atau DER?

Jawaban:


DER     = Total hutang : Total Equitas

    = US$500,56 juta : US$376,51 juta
    = 1,36 kali

Pada umumnya, rasio hutang pada perusahaan yang baik adalah 1 kali yang mengindikasikan hutang sama dengan jumlah ekuitas. Namun, pada umumnya, untuk rentang nilai antara 1,5-2 kali masih termasuk dalam kategori bisa diterima. Jadi, bisa diartikan bahwa Bank B memiliki kemampuan yang baik untuk membayar penuh semua kewajiban hutangnya.

Rasio hutang terhadap ekuitas yang tinggi bisa menunjukkan bahwa perusahaan tersebut bisa tidak bisa menghasilkan uang yang cukup untuk membayar penuh semua kewajiban hutangnya. Selain itu, rasio hutang pada ekuitas yang rendah juga bisa menjadi tanda bahwa mungkin perusahaan tersebut belum bisa memanfaatkan labanya secara maksimal.

Itulah informasi tentang pengertian debt to equity ratio dan rumus perhitungannya. Dari informasi ini, bisa diketahui bahwa debt to equity ratio adalah salah satu komponen dalam keuangan internal yang bisa menilai kondisi keuangan perusahaan. Diharapkan dengan penjelasan diatas menjadi lebih mudah dalam memahami DER beserta cara menghitungnya. Anda juga bisa berkonsultasi dengan praktisi & trainer usaha dari Daya.id seputar debt to equity ratio pada perusahaan selengkapnya.

Untuk informasi lain terkait tips usaha maupun produk keuangan lainnya. Anda bisa membacanya di Daya.id. Dengan mendaftar di Daya.id semua informasi keuangan bisa diakses dengan gratis dan sangat mudah. Jadi, yuk kunjungi Daya.id sekarang juga!

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

0.0

6 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Wisnu Dewobroto

Praktisi & Trainer UKM

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS