Informasi Artikel

Penulis Artikel

Ariematea Kristiawan

Modal selalu menjadi bagian penting dalam sebuah usaha. Dan sudah sangat umum jika pemilik usaha mencari suntikan modal, misalnya dari pinjaman bank. Jika Anda juga ingin mengajukan pinjaman modal usaha ke bank, sudah tahukah apa saja syarat pinjam modal usaha di bank?

Persyaratan pengajuan pinjaman umumnya tidak persis sama di tiap bank. Selain itu, persyaratan ini juga tergantung pada jenis pinjamannya. Meski demikian, beberapa produk pinjaman modal usaha memiliki beberapa syarat umum yang sama.

 

Sekilas Tentang Pinjaman Modal Usaha di Bank

Bank BUMN maupun swasta menawarkan banyak jenis pinjaman bagi para nasabah mereka. Khusus untuk para pemilik UMKM, usaha mikro, maupun pengusaha besar, bank menawarkan pinjaman modal usaha. Berikut ini produk pinjaman bank yang biasanya ditawarkan untuk para mereka.

  • Kredit Usaha Rakyat (KUR): Pinjaman ini ditujukan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). KUR merupakan produk pemerintah dan disalurkan oleh Bank BUMN. Plafon KUR dapat mencapai 500 juta rupiah dengan bunga 6% per tahun.
  • Kredit Usaha Mikro (KUM): Produk pinjaman tersebut diperuntukkan bagi individu yang memiliki usaha mikro dan ditawarkan oleh bank BUMN maupun swasta. Plafon maksimal pinjaman ini hingga 1 M. Namun, besaran bunga pinjamannya tergantu dari masing masing kebijakan Bank
  • Kredit Multiguna Usaha: Produk pinjaman tersebut ditawarkan oleh bank BUMN maupun swasta. Pinjaman usaha ini memiliki suku bunga yang kompetitif.


 

Syarat Pinjam Modal Usaha di Bank

Syarat pengajuan modal usaha di bank umumnya berupa dokumen identitas pemilik usaha dan legalitas usaha. Selain itu, bank biasanya juga meminta syarat-syarat lainnya. Berikut ini syarat minimal pengajuan pinjaman modal usaha ke bank.

 

1.    Identitas

Dokumen yang paling umum diminta oleh bank adalah dokumen identitas, yaitu KTP dan KK asli serta fotokopi. Dokumen ini dibutuhkan untuk melakukan verifikasi bahwa yang mengajukan pinjaman benar dirinya. 

Selain itu, KTP dan KK dapat membantu pihak bank memastikan bahwa calon debitur adalah WNI yang sah. Dokumen tersebut juga membantu bank mencocokkan data pemerintah dengan data dalam sistem perbankan.

 

2.    Perizinan Usaha

Syarat pinjaman modal usaha dan bank lainnya umumnya melibatkan surat izin usaha. Surat tersebut diperlukan untuk memastikan bahwa calon debitur benar-benar memiliki usaha. Bank juga meminta foto usaha untuk membuktikan bahwa usaha tersebut benar adanya.

 

3.    Dokumen Perpajakan

Pihak bank terkadang juga akan meminta syarat NPWP (Nomor Wajib Pajak). Namun syarat ini biasanya hanya akan diminta jika calon debitur hendak mengajukan kredit sebesar 50 juta rupiah atau lebih.

 

4.    Dokumen Keuangan

Calon debitur sebaiknya juga mempersiapkan dokumen terkait keuangan usaha mereka. Dokumen ini berupa fotokopi rekening koran selama beberapa bulan terakhir dan laporan keuangan usaha. 

Pada beberapa kasus, pihak bank juga akan meminta slip gaji jika ada. Dokumen-dokumen keuangan tersebut dibutuhkan untuk menilai apakah bisnis calon debitur layak mendapat kredit usaha.

 

5.    Usia

Batasan umur juga menjadi syarat pinjam modal usaha di bank. Umumnya, bank akan memberi pinjaman kepada mereka yang berusia 21 hingga 65 tahun. Dengan demikian, mereka yang berada dalam usia produktif memiliki kesempatan besar untuk mendapat kredit usaha.

 

6.    Pengalaman Usaha

Pengalaman usaha merupakan salah satu hal yang dipertimbangan bank dalam menentukan kelayakan kredit. Umumnya, bank akan memberikan pinjaman modal usaha kepada UMKM atau usaha mikro yang telah berjalan selama minimal 6 bulan.

 

7.    Riwayat Kredit

Riwayat kredit juga menjadi syarat pinjam uang di bank untuk modal usaha. Bank menganggap calon debitur dengan riwayat kredit yang baik mampu melunasi pinjaman mereka. Oleh karenanya, bank akan melakukan pengecekan terlebih dahulu. 

Selain itu, bank umumnya juga hanya akan memberi pinjaman kepada mereka yang saat itu tidak memiliki pinjaman. Sehingga, bank akan mengecek SLIK OJK calon debitur sebelum memberikan kredit modal usaha.

 

8.    Agunan

Untuk pinjaman dengan nominal kecil, bank biasanya tidak meminta agunan. Namun, agunan biasanya akan diminta jika nilai pinjamannya cukup besar. Besarnya pinjaman yang memerlukan agunan tergantung pada kebijakan bank. 

Ada beberapa bank yang meminta agunan untuk kredit modal sebesar 25 juta rupiah. Selain itu, agunan dapat berupa BPKB kendaraan atau sertifikat tanah.

 

Tips Mengajukan Pinjaman Modal ke Bank

Bank mungkin saja menolak pengajuan pinjaman modal usaha milik calon debitur. Penolakan ini dilakukan karena beberapa alasan, misalnya bank menganggap calon debitur tidak mampu membayar pinjaman.

Agar terhindar dari penolakan tersebut, calon debitur dapat mengikuti beberapa tips di bawah ini. 

  • Pastikan Semua Syarat Terpenuhi: Agar diberi pinjaman bank, calon debitur perlu memastikan bahwa mereka sudah memiliki dokumen syarat pengajuan pinjaman. Selain itu, pastikan juga bahwa ia memenuhi syarat usia dan usaha.
  • Hitung Kebutuhan Modal: Bank mungkin akan menolak pengajuan kredit jika nilainya terlalu besar. Sehingga, calon debitur sebaiknya menghitung kebutuhan modal dengan cermat. Dengan demikian, besarnya kredit modal sesuai dengan kebutuhan usaha
  • Pahami Kelayakan Usaha: Selain itu, calon debitur juga perlu memahami kelayakan usaha yang ia miliki. Contohnya, jika usaha belum menghasilkan laba besar, sebaiknya kredit yang diajukan nilainya kecil.
  • Jelaskan Tujuan Penggunaan Modal Secara Rinci: Bank kemungkinan besar akan menerima pengajuan kredit modal usaha jika calon debitur menjelaskan rencana penggunaan modal secara terperinci. Selain itu, tujuan tersebut sebaiknya juga realistis.

Syarat pinjam modal usaha di bank tidaklah terlalu rumit. Bisnis yang sudah beroperasi cukup lama umumnya dapat memenuhi syarat pinjaman dengan mudah dan memiliki kesempatan besar untuk mendapatkannya. Meski demikian, mereka tetap perlu memperhatikan beberapa hal penting agar pengajuan kredit mereka tidak ditolak.

Namun jika Anda merasa ada yang kurang dari artikel ini,  Anda juga bisa membaca artikel usaha lainnyadengan mengunjungi artikel di daya.id dan mendaftarkan diri Anda di sini secara gratis.

Jika Anda membutuhkan bantuan lainnya terkait usaha anda juga dapat langsung berdiskusi secara gratis dengan menggunakan fitur Tanya Ahli di daya.id.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Artikel Terkait

5.0
Meningkatkan Usaha

Cara Tingkatkan Keuntungan Usaha

17 April 2018

5.0
Meningkatkan Usaha

4 Tahap Evaluasi Bisnis Melalui Laporan Keuangan di Tengah Tahun

23 Juni 2021

5.0
Meningkatkan Usaha

Panduan Membuat Proyeksi Keuangan untuk Bisnis

12 Mei 2025

5.0
Meningkatkan Usaha

Kredit dan Pembiayaan yang Bisa Digunakan UMKM Sebagai Sumber Dana

08 Mei 2024

Berikan Pendapat Anda

5 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS