Dirilis

08 Januari 2018

Penulis

Majalah Franchise Indonesia

Membuat konsep usaha tak perlu ide-ide yang rumit. Buatlah konsep dengan pendekatan yang sederhana tapi detail, dan bisa memberikan gambaran yang jelas tentang usaha tersebut.

Anda bisa mulai dari seperti apa bentuk usaha yang ingin Anda jalanlan, di mana lokasinya, bagaimana desain dan ukuran tempat berjualan, apa bahan baku yang dipakai, bagaimana cara promosi, dan seperti apa keuntungan yang diharapkan. Dengan cara ini Anda bisa mengetahui apa saja yang dibutuhkan secara pasti, seperti nilai investasi, biaya operasional, target penjualan, dan berapa tingkat Break Event Poin (balik modal).

Nah, untuk membantu Anda, berikut ini tujuh langkah membuat konsep usaha yang unggul.

1. Munculkan ide atau gagasan.
Ide bisa Anda munculkan dari pengalaman, kebutuhan di sekitar, hasil diskusi dengan orang lain, atau dari mana saja.

2. Gali filosofi usaha
Termasuk mengenai visi, misi, tujuan, dan target usaha Anda. Kenapa ini penting? Karena filosofi usaha akan menjadi rujukan Anda sepanjang masa. Ini mencakup semua aspek, antara lain, ingin menjadi seperti apa usaha Anda nantinya, bagaimana cara menjual, dan bagaimana cara berpromosi. Apa bedanya visi dan misi? Visi merupakan apa yang Anda inginkan secara ideal. Misi merupakan cara Anda mewujudkan visi tadi. Visi dan misi ini akan mengarah pada pernyataan nilai-nilai usaha, strategi, dan tujuan usaha.

3. Tentukan target market
Mulai dari usia, jenis kelamin, pendidikan,  pekerjaannya, pendapatannya, dan pengeluarannya.

4. Rumuskan bentuk unit usaha
Termasuk mengenai desain eksterior dan interior. Apakah nanti akan berbentuk outlet di mall, ruko, cafe, rumah, warung, dan sebagainya.

5. Rumuskan model kegiatan usaha.
Apakah mau menjual makanan dan minuman, menyediakan tempat kumpul, menyediakan fasilitas internet?

6. Rumuskan organisasi usaha.
Berapa jumlah sumber daya manusianya, posisi dan jabatan, jam kerja, dan upah.

7. Pikirkan cara pemasaran dan penjualannya
Mulai dari penjualan produk baru, ketika produk kurang laku, ketika kondisi-kondisi khusus dan lainnya. Pikirkan berdasar target market yang dibidik.

Jika Anda telah yakin dengan konsep Anda, pasti usaha tersebut akan berjalan lama, sehingga Anda akan lebih optimis dalam menjalankan mimpi-mimpi selanjutnya.


 

Sumber:

Majalah Franchise Indonesia

Penilaian :

5.0

1 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

14 Januari 2018

Bener nih.. terima kasih infonya!

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Rofian Akbar

Pakar Waralaba

Artikel Terkait

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS