Dirilis

13 Desember 2021

Penulis

Tasya Aprilia Djuandita

Evaluasi bisa membantu Anda membuat perencanaan yang matang. Dengan perencanaan yang matang, tindakan yang akan Anda lakukan terhadap usaha bisa berjalan lancar, kecuali ada hal lain yang tidak dapat diperhitungkan sebelumnya, atau memang tidak bisa Anda antisipasi. Contohnya, pandemi COVID-19.

Harus Anda sadari bahwa perencanaan merupakan suatu cara untuk memproyeksi maksud dan tujuan. Perencanaan diakui sebagai cara yang paling andal untuk mewujudkan tujuan dan sasaran yang telah Anda buat untuk usaha Anda. Perencanaan merupakan sebuah cara untuk menentukan beberapa tindakan agar tindakan tersebut searah sesuai dengan visi usaha Anda. Dengan perencanaan yang matang, tindakan yang Anda lakukan untuk usaha Anda biasanya akan mulus dan lancar, kecuali ada hal-hal lain yang tidak dapat diperhitungkan sebelumnya atau yang memang tidak bisa diantisipasi (dalam batas-batas kemampuan kita sebagai manusia). 

Perencanaan usaha di sini bukan cuma saat usaha Anda masih ide, tapi bisa juga saat usaha sudah mulai berjalan, dan Anda ingin merencanakan hal lain demi perkembangan bisnis.

Dalam melakukan usaha, salah satu yang perlu dimasukan ke dalam perancanaan Anda adalah evaluasi usaha.Nah, dalam hal ini, e Evaluasi merupakan sebuah proses untuk menilai apakah pekerjaan atau kegiatan yang telah dilakukan sudah sesuai dengan perencanaan yang sudah dibuat sebelumnya atau tidak. Evaluasi memiliki empat fungsi yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan usaha Anda.


 

Fungsi Evaluasi yang Perlu Anda Ketahui

Untuk membantu Anda memahami evaluasi dalam perencanaan usaha, berikut ini beberapa fungsi evaluasi yang perlu Anda ketahui:

 

1. Fungsi Selektif

Fungsi selektif yaitu fungsi yang dapat menyeleksi apakah seseorang memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Misalnya; menentukan seseorang naik jabatan atau tidak.
 

2. Fungsi Penempatan

Fungsi penempatan merupakan fungsi yang memiliki tujuan untuk mengetahui di mana posisi terbaik seseorang di suatu bidang tertentu. Misalnya untuk mengetahui posisi terbaik seorang karyawan sesuai dengan bidangnya di dalam suatu pekerjaan dalam usaha Anda.
 

 

3. Fungsi Pengukur Keberhasilan

Dalam fungsi pengukur keberhasilan, evaluasi berfungsi untuk mengukur tingkat keberhasilan suatu pekerjaan atau proyek yang telah dilakukan, termasuk metode yang dipakai, penggunaan sarana, dan pencapaian tujuan.

 

Tujuan dari perencanaan evaluasi adalah untuk menguraikan strategi mengenai cara mendapatkan juga menganalisis data yang akan membantu meningkatkan efektivitas dari suatu evaluasi usaha. Yang termasuk ke dalam perencanaan evaluasi ini adalah: 

  1. Penjelasan mengenai mengapa perlu mengadakan evaluasi dan tanggung jawab melakukan evaluasi.
  2. Penentuan batasan evaluasi dan analisis konteks evaluasi.
  3. Identifikasi pertanyaan, kriteria, dan masalah evaluatif.
  4. Perencanaan pengumpulan, analisis, dan interpretasi informasi.
  5. Penentuan waktu, anggaran biaya, personel, serta menentukan penilaian, monitoring, dan perbaikan perencanaan evaluasi.



Tahapan Evaluasi 

Untuk melakukan sebuah evaluasi untuk usaha Anda. Ada tahapan-tahapan yang perlu Anda perhatikan agar proses evaluasi berjalan lancar dan membuahkan hasil sesuaikan yang diharapkan untuk kemajuan usaha Anda. 

  1. Menentukan topik evaluasi yang akan dievaluasi. Contoh: evaluasi hasil kerja, evaluasi rencana kerja, dan lain-lain.
  2. Merancang kegiatan evaluasi suatu kegiatan dengan merencanakan alur sebuah proses evaluasi sehingga dalam pelaksanaannya hal-hal yang penting tidak akan terlewatkan.
  3. Mengumpulkan dan mencatat setiap informasi sesuai dengan perencanaan berdasarkan kaidah-kaidah ilmiahnya untuk menyampaikan data-data yang kredibel saat proses evaluasi berlangsung.
  4. Mengolah informasi dengan cara mengelompokkan data untuk lebih mudah dalam melakukan analisis.
  5. Membuat laporan hasil evaluasi agar dapat diketahui oleh para pihak-pihak penting dalam usaha Anda. Laporan hasil evaluasi, juga dapat menjadi acuan untuk pengambilan keputusan untuk rencana usaha Anda ke depannya.

Baca juga: Langkah Membuat Perencanaan Produksi dan Cara Menjalankannya

Saat merencanakan proses evaluasi, Anda juga harus memperhatikan fokus yang akan dibahas dalam proses tersebut.  Agar mendapatkan masukan yang lebih bervariasi dan valid, fokus terhadap kelemahan usaha Anda. Libatkan juga tim Anda dalam proses evaluasi tersebut. Akan lebih baik lagi, jika konsumen usaha Anda juga dapat dilibatkan. Misalnya, melalui kuesioner atau dengan mengundang sejumlah konsumen dalam diskusi. Jika perlu, undang juga ahli dalam bidang yang dibutuhkan untuk memperoleh masukan yang lebih lebih variatif dan luas untuk kemajuan usaha Anda.

 

Tetapkanlah evaluasi usaha di dalam salah satu perencanaan usaha Anda agar terhindar dari kejadian mengkhawatirkan yang mungkin akan datang pada usaha Anda, lakukanlah evaluasi secara rutin dan sedini mungkin sebagai bentuk tindakan pencegahan kegagalan usaha Anda.

 

Untuk informasi lain terkait tips usaha maupun produk keuangan lainnya, Anda bisa membacanya di Daya.id. Dengan mendaftar di Daya.id semua informasi keuangan bisa diakses dengan gratis dan sangat mudah. Jadi, yuk telusuri Daya.id sekarang juga! 

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

4.5

2 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Muhammad fadlan ariansyah

15 Desember 2021

πŸ‘πŸ‘

Balas

. 0

M yusuf hutasuhut

13 Desember 2021

πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Wisnu Dewobroto

Praktisi & Trainer UKM

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS