Dirilis

15 Mei 2024

Penulis

Peni hidayah

Satu permasalahan yang sering dihadapi perusahaan adalah biaya produksi yang cukup tinggi, proses atau siklus produksi yang lama serta panjang namun tidak disertakan tingkat kualitas produk atau jasa yang baik sehingga tingkat kepuasan pelanggan jadi rendah. Ujung-ujungnya menimbulkan pemborosan dan ketidakefektifan dalam perusahaan. 

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, satu solusi yang bisa Anda gunakan adalah penerapan management lean di perusahaan Anda. 

Secara umum fungsi dan tujuan yang paling utama dari menerapkan lean management adalah mengurangi adanya pemborosan yang tidak dibutuhkan dalam proses kerja pada perusahaan.  Artinya, konsep manajemen ini bisa membantu Anda meningkatkan efisiensi serta efektivitas dengan cara mengurangi waktu yang dihabiskan perusahaan untuk menambah nilai atau mengoptimalkan alur kerja.


Agar semakin yakin menerapkan konsep management lean dengan baik di perusahaan Anda, pahami penjelasannya melalui artikel berikut ini!

 

Apa itu Management Lean

Merupakan sebuah metode yang bertujuan untuk membantu menciptakan nilai lebih bagi para pelanggan dengan cara seefisien mungkin, dan seiring jalan juga mengurangi pemborosan dalam proses bisnis. Sehingga konsep ini menjadi landasan bagi banyak perusahaan yang ingin meraih keunggulan kompetitif, karena berfokus pada efisiensi, identifikasi pemborosan sumber daya, serta peningkatan kinerja proses.

Lean management ini nanti membantu Anda dalam menemukan keunggulan dari setiap sektor bisnis, baik melalui waktu tunggu yang lebih singkat dalam rantai pasokan, peningkatan nilai atau kualitas produk, atau peningkatan upaya pengurangan limbah. Hal ini semua akan terus berlanjut sambil mempertahankan kualitas produk serta kepuasan pelanggan.
 

Prinsip pada Lean Management

Lean Management didasari lima prinsip utama yang akan menggiring perusahaan Anda mencapai efisiensi serta kesuksesan dalam waktu jangka panjang. Berikut lima prinsipnya:

 

1.    Define Value (Tentukan Nilai)

Prinsip yang pertama ini berfokus pada value, yaitu Anda harus paham and tahu apa kebutuhan pelanggan dengan cara yang paling efisien. Perusahaan harus melakukan identifikasi nilai yang diberikan atas produk atau layanan dan berusaha untuk menyediakan nilai tersebut dengan cara yang terbaik. Teknik-teknik yang dapat Anda lakukan bisa dengan cara melakukan wawancara, survei, hingga identifikasi karakteristik infografis untuk menemukan apa yang bernilai bagi pelanggan.

 

2.    Map Value Stream (Mengidentifikasi Arus Nilai)

Prinsip kedua ini mengidentifikasi dan memetakan value stream. Dengan cara menggunakan nilai yang sudah ditemukan dan mengubahnya menjadi suatu produk akhir yang memberikan nilai kepada pelanggan. Melalui pemetaan value stream, perusahaan bisa mengidentifikasi dan menghilangkan biaya tidak penting, menguranginya dalam proses produksi dan memberikan perbaikan yang berkelanjutan, dengan kata lain mengurangi pemborosan di perusahaan Anda.

 

3.    Create Flow (Menciptakan Aliran)

Setelah berhasil menghilangkan beban tidak penting atau pemborosan tersebut, hal selanjutnya yaitu menerapkan flow (aliran) yang berkelanjutan. Tujuannya yaitu untuk mempertahankan proses yang dilakukan secara efisien agar tetap dipertahankan dan berjalan tanpa hambatan. Sebab hal ini membantu proses produksi Anda dalam mengurangi waktu tunggu, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi pemborosan sumber daya.

 

4.    Establish Pull (Mempertahankan Tarikan)

Prinsip yang keempat ini berkaitan dengan penggunaan sistem produksi tarik (pull-based system). Artinya adalah menghasilkan produk sesuai dengan kebutuhan pelanggan, dan bukan berdasarkan perkiraan atau persediaan. 

Pull ini berarti si pelanggan bisa menarik produk maupun jasa secara langsung jika mereka membutuhkannya. Oleh sebab itu, dengan sistem ini, perusahaan dapat mengurangi inventaris yang tidak perlu dan meningkatkan responsibilitas terhadap permintaan pelanggan. Dalam arti memproduksi benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan terhindar dari kata sia-sia atau pemborosan.

 

5.    Pursuit Perfection (Kesempurnaan)

Prinsip yang terakhir berkaitan dengan improvisasi dan pengembangan, yang mendorong perusahaan untuk terus-menerus mencari cara baru untuk meningkatkan proses dan produk perusahaan. Ini dapat dilakukan melalui dorongan inovasi dan pengembangan yang berkelanjutan, guna membuat perusahaan tetap relevan dan kompetitif dalam lingkungan bisnis yang berjalan dinamis.

Penerapan lean management membantu perusahaan Anda memperoleh keunggulan kompetitif yang signifikan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memberikan nilai yang lebih besar kepada pelanggan, sehingga dapat mempertahankan bisnis. Segera terapkan dan dapatkan hasilnya pada bisnis Anda.

Jika terdapat kendala konsultasikan secara gratis dengan Business Coach di website www.daya.id. Manfaatkan juga fitur lainnya terkait serta informasi keuangan dengan mendaftar secara gratis melalui website Daya.id.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

4.9

8 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Tori Ibnu Sanjaya

21 June 2024

????

Balas

. 0

Jefri purwo carito

21 June 2024

Mantap

Balas

. 0

M yusuf hutasuhut

01 January 1970

Thanks infonya daya

Balas

. 0

Fando hari susetyo

01 January 1970

???

Balas

. 0

Syamsu Sandiyuda

01 January 1970

Bagus informasinya. Terimakasih

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS