Dirilis

04 Juni 2021

Penulis

Tim Penulis Daya

Apakah brand itu sama dengan merek? Brand adalah sebuah asosiasi menyeluruh yang dibayangkan seseorang ketika mendengar nama produk atau perusahaan. Bisa dikatakan brand menyangkut image atau persepsi orang pada sebuah produk ataupun usaha tertentu. Jadi kalau kita bicara soal brand memang bukan terbatas pada simbol, logo ataupun nama perusahaan saja.

Hal ini tentu berbeda dengan merk. Merk adalah tanda yang dikenakan pada produk oleh pengusaha yang berfungsi sebagai pengenal atau identitas. Merek bisa berupa logo, simbol, wordmark ataupun kombinasinya dan berfungsi sebagai identitas dari personal ataupun organisasi. 

Jadi bisa disimpulkan bahwa brand memiliki pengertian lebih dari sekedar merek atau pengenal saja melainkan sebuah pengalaman dan persepsi konsumen secara lengkap yang akan membedakan sebuah produk dengan kompetitornya.

Lebih Memahami Pengertian Brand

pengertian brand adalah

Seperti yang dijelaskan diatas bahwa brand bukan hanya sebatas merek saja melainkan sudah mencakup bagaimana persepsi pelanggan terhadap sebuah produk. Brand merupakan segala hal yang terkait dengan produk, layanan, perusahaan dan atribut lainnya baik yang berwujud maupun tidak ada wujudnya. Brand menjadi reputasi, image atau citra perusahaan ataupun produk yang akan membuat pelanggan tertarik dan memilihnya.

Brand yang bagus di mata para pelanggan akan membuat sebuah produk mengungguli para pesaingnya. Brand dibutuhkan agar konsumen tidak hanya mendapatkan produk berkualitas saja namun juga pengalaman yang menyenangkan serta memuaskan.

Membangun Strategi Branding yang Efektif

strategi branding yang benar

Agar brand produk Anda bisa berjalan sebagaimana fungsi yang seharusnya maka diperlukan strategi tertentu untuk membangun branding tersebut. Bagaimanakah caranya? Berikut ini penjelasannya.

1. Selalu Terhubung dengan Media Sosial

Tidak bisa dipungkiri bahwa media sosial sangat berpengaruh terhadap hampir seluruh kehidupan manusia saat ini. Hampir semua informasi bisa diperoleh dengan mudah dari media sosial.  Saat ini sudah cukup banyak perusahaan yang menggunakan media sosial untuk mengiklankan produknya

Hal tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi bahwa sebagian besar masyarakat saat ini mengakses dan menggunakan media sosial sehingga lebih mudah dijangkau. Bangun branding yang baik bagi produk Anda dengan membuat akun dan iklan yang menarik serta profesional di media sosial sehingga bisa membentuk persepsi positif pada konsumen. 

Contohnya, Anda adalah pemilik sebuah brand pakaian bertajuk “successor”. Supaya calon pembeli bisa lebih mengenal merk successor, Anda bisa membuatkan akun instagram dengan nama yang sama. Isilah akun tersebut dengan berbagai gambaran foto produk serta endorsement. Dengan begitu, calon pembeli bisa lebih mengenal dan merasa dekat dengan brand successor yang Anda miliki. 

2. Bisa Ditemukan Pelanggan Secara Online

Menjalankan sebuah usaha di masa pandemi saat ini memang sangat susah karena adanya pembatasan skala besar baik secara lokal, regional, nasional maupun global. Sejak pandemi pola kehidupan masyarakat berubah yang tadinya offline menjadi online termasuk dalam berbelanja.

Nah, itu artinya kalau ingin brand produk Anda terbentuk maka pastikan usaha Anda selalu terhubung dengan pelanggan secara online. Caranya adalah dengan membuat berbagai akun media sosial, website, ataupun memasukkan produk yang Anda jual ke marketplace. Dengan begitu, pelanggan selalu bisa menemukan usaha dan produk Anda dengan mudah.

3. Memberikan Nilai Lebih pada Pelanggan

Kalau diamati saat ini banyak perusahaan yang menyediakan website khusus yang isinya bukan sekedar jualan produk saja. Selain menawarkan produk di dalam website juga terdapat konten lainnya yang bermanfaat bagi pelanggan mereka. Sebagai contoh misalnya website Daya.id yang bukan hanya sekedar menjual produk keuangan bank BTPN saja melainkan juga menyediakan banyak artikel menarik dengan topik kesehatan, tips usaha dan lainnya. 

Hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar masyarakat bisa mendapatkan nilai lebih berupa informasi yang bermanfaat. Strategi semacam ini akan membantu brand Anda memiliki nilai positif di mata konsumen dan pelanggan karena mereka mendapatkan lebih dari yang dibutuhkan.

4. Gunakan Sudut Pandang Pelanggan

Langkah terakhir adalah dengan menggunakan sudut pandang pelanggan. Caranya adalah dengan mencoba menempatkan diri sebagai calon pembeli dari produk yang Anda jual. Bayangkan bagaimana kalau Anda menjadi pelanggan apa yang Anda inginkan dari sebuah produk. Dengan begitu Anda bisa lebih memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan serta bagaimana caranya agar brand Anda menjadi yang paling dicari oleh mereka. 

Contohnya adalah Anda akan menjual sebuah produk perawatan wajah atau skincare spesialis pengobatan dan perawatan jerawat. Nah, sebelum menjual produk coba bayangkan Anda adalah calon pembeli yang nantinya akan membeli skincare yang Anda jual. “Bisakah produk ini akan efektif mengobati jerawat saya?, Seberapa efektifnya efek perawatan jerawat yang nantinya diberikan oleh produk ini?”. 

Dengan berbekal pertanyaan seperti itu, Anda bisa lebih mengenal brand Anda sendiri dan nilai apa saja yang Anda tawarkan kepada pembeli. Selain itu, cara ini juga bisa memacu Anda untuk senantiasa berkreasi dan berinovasi agar produk yang Anda tawarkan memang bisa menjadi produk terbaik untuk mereka pilih. 

Kesimpulan yang bisa diambil dari penjelasan diatas yaitu brand adalah bagaimana persepsi orang terhadap perusahaan maupun produk Anda. Brand berbeda dengan merk meski seringkali dianggap sama. Brand bukan sekedar logo, simbol ataupun merek saja namun jauh lebih lengkap dan luas dari itu. Anda bisa berkonsultasi dengan praktisi & trainer usaha dari Daya.id seputar bagaimana cara membangun branding yang kuat untuk produk usaha Anda.

Untuk informasi lain terkait tips usaha maupun produk keuangan lainnya. Anda bisa membacanya di Daya.id. Dengan mendaftar di Daya.id semua informasi keuangan bisa diakses dengan gratis dan sangat mudah. Jadi, yuk kunjungi Daya.id sekarang juga! 

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

0.0

3 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Wisnu Dewobroto

Praktisi & Trainer UKM

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS