Dirilis

29 Mei 2019

Penulis

Tim Daya Tumbuh Usaha

Menemukan pelanggan baru membutuhkan lebih banyak usaha dan biaya dibandingkan dengan mempertahankan pelanggan yang sudah dimiliki. Makanya, para pelaku usaha berlomba-lomba untuk mempertahankan kesetiaan dan kepuasan pelanggan agar usaha dapat bertahan lebih lama serta dapat memperluas jaringan usaha.

Pelanggan merupakan bagian penting dalam kesuksesan usaha Anda. Hal tersebut dikarenakan mereka adalah orang yang membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan, dan orang ini bukan hanya sekali membeli tetapi melakukan pembelian secara berulang-ulang.

Dalam menjaga kesetiaan dan kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain pelayanan, kualitas produk, maupun harga. Apakah Anda merasa kesulitan dalam menjaga kesetiaan atau kepuasan pelanggan saat ini? Mari kita simak beberapa tips dibawah ini:

1. Memberikan Produk Berkualitas
Hal terpenting yang menjadi tolak ukur kepuasan pelanggan adalah kualitas produk. Pelanggan akan selalu membandingkan kualitas produk Anda dengan kualitas dari produk pesaing. Maka dari itu, kualitas produk harus selalu diperhatikan. Sebaiknya Anda melakukan pengecekkan kualitas produk terlebih dahulu sebelum di jual kepada pelanggan.

Seperti contoh Anda selaku pemilik usaha ayam potong di pasar yang mendapatkan pasokan ayam utuh dari distributor ayam dan telur. Sebelum menerima ayam utuh, pastikan ayam utuh tersebut merupakan ayam yang baru di sembelih, bukan ayam yang mati kemarin dan pastikan juga ukuran ayam sesuai dengan permintaan Anda, apakah ukuran ayam besar, sedang, atau kecil.

Lakukan pengecekan produk secara rutin sebelum produk di jual ke konsumen. Apabila konsumen menerima produk yang tidak sesuai, maka sebaiknya Anda mengganti dengan produk baru.

2. Memenuhi Kebutuhan Pelanggan Sesuai Permintaan dan Tepat Waktu
Selain itu peran Anda sebagai pelaku usaha dalam menjaga kesetiaan dan kepuasan pelanggan adalah memenuhi kebutuhan sesuai dengan permintaan yang telah ditentukan oleh pelanggan. Apabila kebutuhan pelanggan sudah terpenuhi sesuai dengan permintaan maka pelanggan akan merasa puas dan memungkinkan untuk melakukan pembelian kembali, bahkan menceritakan usaha Anda kepada orang lain.

Misal seperti contoh sebelumnya, Anda selaku pemilik usaha potong ayam yang memiliki beberapa pelanggan, salah satunya adalah pemilik usaha rumah makan padang. Setiap hari pelanggan tersebut memesan ayam potong sebanyak 5 ekor dan dipotong menjadi 8 bagian, lalu diambil pada siang hari. Maka sebelum memenuhi kebutuhan pelanggan lainnya, pastikan kebutuhan pelanggan yang setiap hari melakukan pemesanan ayam potong kepada Anda sudah di persiapkan terlebih dahulu.  

3. Pemberian Strategi Harga yang Sesuai
Memang lebih banyak orang yang suka mencari produk dengan harga murah. Namun, tidak semua pelanggan mematok harga menjadi pertimbangan dalam membeli suatu produk. Pelanggan juga kerap mempertimbangkan kualitas produk terlebih dahulu. Apabila Anda memberikan produk berkualitas kepada pelanggan pada saat pelanggan membeli produk pertama kali, maka pelanggan tersebut akan merasa puas dan menjadi pelanggan setia.

Produk berkualitas biasanya membuat produk tersebut memiliki harga yang lebih mahal, Anda sebenarnya dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan pemberian subsidi harga.

Misal sebagai pemilik usaha potong ayam, pastinya Anda memiliki konsumen akhir seperti ibu-ibu rumah tangga dan konsumen yang menjual kembali seperti pemilik usaha rumah masakan padang yang menjadi pelanggan setia. Pada saat harga ayam naik Anda berani menaikkan harga ke pelanggan setia dibandingkan dengan konsumen akhir ataupun sebaliknya, pada saat harga ayam murah Anda menerapkan harga yang sama dengan harga stabil kepada pelanggan setia ataupun konsumen akhir tersebut. Sehingga keuntungan yang berlebihan dapat menjadi subsidi untuk konsumen akhir seperti ibu-ibu rumah tangga.

Nah, ketiga tips tersebut dapat Anda terapkan dalam usaha agar pelanggan puas dan menjadi pelanggan setia.

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

5.0

1 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS