Dirilis

14 Mei 2020

Penulis

Adhiyat Thoriq

Keputusan sebagian wilayah untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran COVID-19, telah mengubah pola interaksi antara pelaku usaha dengan pelanggannya. Sebagian pelaku usaha mulai merasakan penurunan penjualan yang drastis atau bahkan tidak memiliki penjualan sama sekali, karena banyak pelanggan yang mengikuti anjuran pemerintah untuk beraktivitas di rumah mereka masing-masing.

Akibatnya para pelaku usaha bingung harus melakukan apa. Hal ini berefek kepada beberapa usaha harus merumahkan sebagian atau bahkan seluruh karyawan mereka demi menghemat biaya operasional. 

Apakah mengurangi jumlah karyawan sudah tepat? Apa yang harus dilakukan agar dapat meningkatkan penjualan ada di saat susah seperti sekarang ini?

Walau bagaimanapun keberlanjutan usaha harus tetap dilakukan agar dapat bertahan. Mempertahankan usaha bukan hanya dengan mengurangi biaya operasional, tetapi juga memperjuangkan proses penjualan agar tidak berhenti.

Sebagian pelaku usaha bertanya-tanya, bagaimana usahanya tetap bisa menjual produk di saat sulit seperti sekarang? Berikut ini beberapa strategi yang efektif untuk memastikan bahwa usaha tetap berjalan.



Jangan panik, jangan berhenti menjual 

Di saat seperti ini panik bukanlah pilihan yang baik. Hindari kepanikan dan tetap berpikir positif, berhenti berpikir bahwa usaha Anda akan bangkrut karena adanya penurunan penjualan. Anda tetap harus menjual produk dan mencari calon pelanggan dengan berbagai cara yang dapat menarik hati mereka, sehingga tetap membeli produk UKM Anda. 

Kehidupan mungkin saja tidak sepenuhnya normal kembali. Jadi, cari cara agar Anda dapat beradaptasi dan tetap berusaha. 



Perkuat hubungan dengan pelanggan

Menghubungi kembali pelanggan dan memperkuat hubungan Anda dengan pelanggan adalah hal yang penting. Apabila sebelumnya Anda telah memiliki nomor telepon dan email mereka, ini saatnya untuk memperkuat kembali hubungan Anda dengan pelanggan. 

Di saat-saat seperti ini, email atau pun notifikasi smartphone pelanggan Anda sudah pasti dipenuhi dengan berita dan update tentang COVID-19. Baik dari perusahaan tempat mereka bekerja ataupun online shop langganan mereka. Namun sebaiknya Anda jangan lagi mengeksploitasi hal ini menjadi sebuah kesempatan yang dilebih-lebihkan. Manfaatkan kesempatan ini dengan memberikan empati atau dukungan dengan menggunakan bahasa yang lebih sopan dan coba lebih dekati apa yang mereka rasakan.

Misalnya, kirimkan email atau pesan singkat dengan membuatnya secara pribadi dan sesingkat mungkin dengan pesan inti, “Kami di sini untuk mendukung Anda. Beri tahu kami bagaimana kami bisa membantu Anda.” 

Pastikan Anda perkuat hubungan dengan menanyakan kabar pelanggan, tapi jangan terlalu berlebihan agar usaha Anda tetap diterima dengan positif karena selalu menghormati pelanggannya.

Baca Juga: Tips Jaga Cash Flow Usaha Tetap Positif, di Masa Pandemi COVID-19



Tingkatkan penjualan dengan pemasaran online

Untuk meningkatkan penjualan coba pasarkan produk Anda secara online, seperti: 
a. Manfaatkan media sosial
Perhatikan sekitar Anda bahkan mungkin Anda sendiri. Di saat situasi PSBB seperti saat ini, orang orang tidak lagi bebas untuk keluar rumah. Kebanyakan orang saat ini menghabiskan waktu, baik itu untuk berkomunikasi dalam bekerja atau sekedar menghilangkan kebosanan, menggunakan smartphone mereka. Baik WhatsApp untuk berkomunikasi atau Instagram dan Facebook untuk mencari hiburan. Manfaatkan peluang ini untuk melakukan pemasaran via media sosial.

Buatlah iklan untuk usaha di platform Facebook, Instagram, atau Google. Strategi mendasar yang perlu Anda lakukan adalah dengan menentukan buyer persona sebagai target pasar. 

Media sosial dapat dimanfaatkan sebagai komunikasi dengan target pasar tanpa harus bertemu secara langsung. Tentukan konten yang tepat sesuai dengan jenis media sosial, karena bisa jadi berbeda platform berbeda juga tipe audience-nya. 

b. Manfaatkan penetrasi pasar melalui marketplace
Selain media sosial, Anda juga bisa memanfaatkan marketplace seperti, Bukalapak, Shopee, dan lain-lain, untuk pemasaran produk Anda. Seperti yang disampaikan Menteri Koperasi dan UKM, bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan beberapa marketplace untuk mendorong agar penjualan produk UKM serta warung dapat terfasilitasi dengan baik di masa pencegahan COVID-19. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh UKM untuk melakukan pemasaran melalui marketplace



Promosi penjualan yang tepat

Jika Anda sudah memanfaatkan media sosial untuk pemasaran produk demi meningkatkan penjualan, rasanya belum pas apabila Anda tidak membuat promosi yang tepat dalam memasarkan produk. Manfatkan situasi saat ini untuk memperkuat nilai dari produk yang Anda jual. 

Jika Anda dapat mengembangkan promosi penjualan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan di tengah krisis COVID-19 ini, dengan sendirinya, pelanggan akan datang sendiri kepada usaha Anda.

Misalnya, Anda dapat membuat “buy-nowpromotion, atau push notification di smartphone pelanggan dengan tulisan “sending a great promotion to you.” atau Anda juga dapat mengirim penawaran menarik ke email mereka.



Buatlah strategi penjualan yang kreatif

Setelah promosi yang digunakan tepat, juga diperlukan cara dan strategi penjualan yang kreatif. Dengan membuat pelanggan tetap melihat cara Anda mempresentasikan produk Anda. Bisa melalui video yang menyentuh perasaan, lucu atau unik, melalui meme yang lucu, atau melalui email yang menarik dan berbagai cara lainnya yang disesuaikan dengan target pasar Anda. Berbeda target, berbeda pula cara mendekatinya. 

Misalnya, buat video unik dengan cerita yang lucu. Tidak perlu terlalu memasarkan produk secara eksplisit. Buat saja cerita yang menarik agar pelanggan selalu ingin menonton video penjualan Anda setiap Anda posting di media sosial atau media lainnya. Sehingga menarik mereka untuk mengunjungi media sosial Anda.



Bangun kolaborasi

Berkolaborasi memang bukan hal baru. Namun hal ini menjadi keharusan dalam menghadapi PSBB yang sedang berlaku. Anda dapat melakukan kolaborasi dengan beberapa pihak, misalnya:
  1. Kolaborasilah dengan ojek online untuk kebutuhan ekspedisi barang-barang kecil, dan menggunakan perusahaan agen ekspedisi profesional untuk kebutuhan barang-barang yang lebih penting dan besar. Kolaborasi bukan hanya menguntungkan satu pihak, tapi juga memberikan dampak ganda bagi siapapun yang terlibat.
  2. Kolaborasilah dengan teman Anda yang memiliki follower cukup banyak di media sosial. Minta bantuan mereka untuk mempromosikan barang jualan Anda di media sosial mereka. Untuk menghemat biaya promosi, Anda dapat melakukan barter sebagai ganti biaya promosi. Anda dapat memberikan barang jualan Anda secara gratis kepada mereka sebagai gantinya mereka mempromosi dagangan Anda di sosial media mereka.



KESIMPULAN

Jadi dalam situasi COVID-19 ini, dimana masyarakat diminta untuk PSBB, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan penjualan:
  1. Jangan panik dan jangan berhenti menjual
  2. Perkuatlah hubungan dengan pelanggan
  3. Maksimalkan pemasaran online
  4. Buatlah promosi penjualan yang tepat
  5. Buatlah strategi penjualan yang kreatif
  6. Bangunlah kolaborasi yang saling menguntungkan

Untuk melakukan itu semua, memang tidak mudah. Kondisi yang tidak menentu ini tentunya menjadi tantangan besar untuk kita. Namun seperti yang disampaikan sebelumnya, jangan panik dan jangan berhenti menjual. Selalu ada jalan selama kita mau berusaha. Sekali lagi, kuncinya adalah jangan panik, sehingga kita bisa berpikir lebih jernih.

Jika memiliki masukan atau pendapat lain mengenai hal di atas, silakan tuliskan pendapat Anda di kolom komentar. Atau jika punya pertanyaan terkait kondisi usaha Anda saat ini, silakan konsultasikan di kolom Tanya Ahli.

 

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

4.0

2 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS