Dirilis

26 Juni 2019

Penulis

Tim Daya Tumbuh Usaha

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel yang berjudul Merencanakan Bisnis Menggunakan Business Model Canvas (Bagian 2). Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai customer relationships, revenue stream dan key partners. Terdapat tiga komponen tambahan lainnya yang belum dibahas, yaitu: key activities (kegiatan kunci), key resources (sumber daya kunci) dan cost structures (struktur biaya).

Berikut di bawah ini penjelasan mengenai ketiga elemen di atas :

1. Key Activities (Kegiatan Kunci)
Komponen kegiatan kunci harus diisi dengan kegiatan-kegiatan wajib yang dilakukan oleh perusahaan untuk menghasilkan suatu value propositions (nilai yang ditawarkan).

Sebagai contoh yang sama dengan dua artikel sebelumnya, yaitu usaha “Mookis”. Usaha Mookis memliki beberapa kegiatan untuk menghasilkan produk camilan sehat, berikut dibawah ini key activities (aktifitas kunci) dari “Mookis”




Key activities (aktifitas kunci) sangat berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan dalam menghasilkan value propositions (nilai yang akan ditawarkan), dan setiap perusahaan memiliki kegiatan kunci yang berbeda-beda.

2. Key resources (Sumber Daya Kunci)
Dalam membangun suatu usaha, Anda harus mengetahui sumber daya yang digunakan.

Sumber daya kunci merupakan hal penting yang harus dimiliki agar key activities (aktifitas kunci) bisa dijalankan dan value propositions dapat ditawarkan kepada customer segments.

Key resources dapat dikategorikan seperti di bawah ini :
  • Aset fisik: Fasilitas pabrik, gedung-gedung, kendaraan, mesin-mesin.
  • Hak kekayaan intelektual: Merek, hak paten, copyright, database customer dan database partnership, informasi rahasia perusahaan
  • Human: Tenaga kerja
  • Financial: Sumber daya keuangan perusahaan cash, kredit, obligasi, saham

Dalam usaha “Mookis” camilan sehat, key resources (sumber daya kunci) yang di perlukan sebagai berikut :



3. Cost structures (Struktur Biaya)
Struktur biaya adalah rincian biaya-biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk menjalankan key activities (aktifitas kunci) dan menghasilkan value proposition.

Anda dapat menggolongkan cost structures sesuai dengan kebutuhan pengeluaran perusahaan. Berikut dibawah ini kategori dari  cost structure:
  • Biaya investasi, yaitu biaya modal awal dalam membangun bisnis seperti peralatan-peralatan ataupun pengurusan perizinan.
  • Biaya variabel/operasional, yaitu biaya yang sangat berkaitan dengan penentuan harga pokok produksi dan sangat berpengaruh dengan jumlah produksi yang akan dihasilkan oleh perusahaan.
  • Biaya tetap/ fix cost, sebaiknya dimasukkan dalam perhitungan keuangan perusahaan.Biaya tetap tidak mempengaruhi kapasitas produksi, apabila kapasitas produksi  sedikit, maka Anda tetap membayar dengan harga yang sama.

Berikut ini cost structure (struktur biaya) dari usaha “Mookis” camilan cookies sehat :



Kesimpulan
Seluruh komponen BMC sudah kita bahas. Dengan ditambah ketiga komponen di atas, bagan BMC akan seperti di bawah ini:


   

BMC bisa membantu usaha yang akan Anda bangun berjalan baik. Maka itu, buatlah perencanaannya terlebih dahulu. Perlu diingat ya, BMC dapat direvisi berkali-kali sampai Anda menemukan model yang sesuai dengan bisnis.

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

5.0

1 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS