Dirilis

28 Mei 2020

Penulis

Peni Hidayah

Wabah virus corona (COVID-19) membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial, beberapa perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK, serta membuat turunnya penjualan karena masyarakat menahan diri untuk tidak membeli.  Akibatnya, menjalankan usaha di tengah situasi pandemi COVID -19 merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi para pengusaha.
Panik? Mau menyerah? Marah? Atau sedih?

Perlu Anda ketahui, jika kita menghadapi kondisi ini dengan cara tersebut, justru membuat kesehatan kita bisa terganggu. Butuh uang untuk membiayai biaya pengobatan, dan hal tersebut tentu akan berdampak pada meningkatnya pengeluaran. Sementara kondisi usaha sedang dalam keadaan tidak baik.

Seorang pengusaha harus mengupayakan diri untuk selalu berpikir jernih dan membuat strategi, agar usaha tetap bertahan dengan menjaga cash flow dengan baik selama masa pandemi COVID-19 ini.

Cash flow, atau banyak yang menyebutnya arus kas, digunakan untuk menunjukkan aliran pemasukan dan pengeluaran pada suatu periode, yang telah ditetapkan suatu perusahaan atau usaha. Seluruh strategi serta langkah yang diambil selama masa sulit ini harus berdasar pada arus kas perusahaan.

Lalu bagaimana cara menjaga cash flow agar Usaha tetap bertahan saat pandemi COVID-19 ini?


Baca Juga: Tips Jaga Cash Flow Usaha Tetap Positif, di Masa Pandemi COVID-19

Berikut adalah beberapa caranya:

1. Cermat Hitung dan Hemat Biaya Produksi
Sebagai pemilik usaha, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah cermati dan hitung terlebih dahulu berapa besarnya biaya produksi produk Anda. Biaya produksi di sini adalah jumlah dari seluruh biaya-biaya yang Anda butuhkan dalam proses menghasilkan suatu produk atau barang. Contohnya pembelian bahan baku atau barang siap jual, biaya membayar karyawan produksi, biaya transportasi membeli bahan baku, biaya listrik, dan biaya-biaya lainnya sesuai dengan usaha yang Anda jalankan.

Setelah mengetahui dengan benar besarnya biaya produksi, lakukan penghematan biaya produksi dengan tetap memastikan kualitas produk serta layanan yang Anda tawarkan, misalnya dengan:
  • Belilah kebutuhan bahan baku sesuai kebutuhan saat ini atau sesuai pesanan.
  • Lakukan perawatan peralatan produksi untuk menghindari kerusakan alat produksi.
  • Lakukan layanan delivery order dengan mengoptimalkan karyawan yang ada.
  • Nyalakan lampu dan mesin pendingin udara bila benar-benar dibutuhkan.

2. Tunda Ekspansi dan Tunda Menambah Inventaris
Ekspansi usaha atau menambah inventaris memang diperlukan dalam peningkatan daya saing usaha Anda. Tetapi untuk melakukan kedua hal tersebut usaha perlu mengeluarkan uang dalam jumlah yang cukup besar bukan? Sehingga ini sangat berpengaruh lagi kepada pengeluaran usaha Anda.

Kecuali jika Anda yakin dengan ekpansi usaha atau penambahan inventaris akan meningkatkan profit yang akan Anda dapatkan selama masa pandemi virus corona ini. Jika Anda ingin ekpansi usaha atau menambah inventaris, pastikan Anda memperhatikan laba yang didapatkan ya.

3. Lakukan Promosi Online untuk Menambah Penjualan Anda
Tawarkan berbagai promosi penjualan yang menarik dengan memaksimalkan media sosial. Dengan media sosial jangkauan ke konsumen akan menjadi lebih luas, dan peluang untuk mendapatkan pembeli lebih banyak.

Misalnya dengan memberikan potongan harga untuk menarik konsumen dalam membeli produk Anda. Tapi pastikan dulu ya, Anda sudah mengetahui berapa biaya produksi yang harus dikeluarkan, sehingga potongan harga yang diberikan tidak berpengaruh terhadap kestabilan keuangan usaha Anda.

Anda juga bisa menjalankan strategi bundling dengan menawarkan paket yang menggabungkan beberapa produk.  Misalnya jika produk A dan produk B dibeli secara bersamaan maka harga yang ditawarkan lebih murah daripada hanya membeli produk A saja. Promosi seperti ini akan dapat menarik calon konsumen hingga terdorong untuk membeli produk Anda selagi Anda sudah memperhitungkannya secara matang-matang jangan sampai menimbulkan kerugian maka strategi promosi ini siap Anda terapkan.
 

4. Beri Pengertian pada Karyawan
Anda perlu bercerita tentang kondisi usaha terkini, dan berkomunikasi dengan empati kepada karyawan-karyawan Anda, agar mereka juga memahami kondisi usaha Anda. Sampaikan kepada karyawan apa yang menjadi fokus Anda saat ini. Bila tidak melakukan pemutusan hubungan kerja, beri pengertian kepada mereka bahwa karyawan harus rela melupakan kenaikan gaji ataupun kenaikan komisi. Minimal hingga kondisi kembali normal. Bila hendak merumahkan karyawan, jagalah silaturahmi dengan mereka, agar kelak mereka mau kembali bekerja kepada Anda, misal dengan memberi kiriman sembako atau intensif menjalin komunikasi dengan mereka.

5. Buat Rencana Cadangan
Sebagai pengusaha harus memiliki rencana cadangan terutama di saat pandemi COVID-19 ini, karena banyak hal tidak terduga yang mungkin saja akan terjadi. Misalnya, biaya pembelian bahan baku yang meningkat ataupun proses pengiriman yang terhambat. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi susun strategi dari sekarang bagaimana usaha Anda tetap bertahan dan cash flow tetap terjaga.

Contohnya, Anda menyiapkan dana untuk situasi darurat tertentu atau menahan kredit agar Anda benar-benar mengambilnya ketika usaha memang sangat membutuhkannya.

Memang menjadi suatu tantangan tersendiri bagi para pengusaha untuk menghadapi masa krisis saat ini. Jagalah cash flow anda agar tidak bocor, jagalah agar nilainya selalu positif. Cobalah ke lima saran tersebut di atas, dan terus cermati kondisi biaya produksi, biaya operasional, biaya pemasaran, serta biaya sumber daya manusia. Jangan lupa, selalu siapkan rencana-rencana cadangan sebagai antisipasi. Semoga setelah masa pandemi ini berlalu, usaha/usaha Anda akan menjadi semakin kuat karena telah berhasil melalui masa-masa sulit.

Tidak lupa berikan pelayanan terbaik kepada konsumen agar mereka tetap setia menjadi pelanggan usaha/usaha Anda, dan mampu mengantarkan usaha/usaha Anda bertahan melewati kondisi ini. Jika ada hal yang ingin Anda konsultasikan terkait usaha Anda saat ini, silakan bertanya kepada ahli pada kolom ‘Tanya Ahli’ di Daya.id.

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

5.0

4 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS