Dirilis

05 Oktober 2023

Penulis

Aliah Abdullah

Akhir-akhir ini banyak sekali orang yang memutuskan untuk mendirikan usaha atau bisnis berskala kecil yang dikelola dari rumah. Ketika Anda memutuskan untuk membuka usaha, berarti Anda sudah harus siap menghadapi berbagai tantangan yang akan dihadapi di tengah persaingan bisnis usaha rumahan yang makin kompetitif.

Dalam menjalani bisnis, Anda harus mengetahui modal awal usaha, memproduksi barang, memastikan proses jual beli berjalan dengan lancar, pengelolaan stok barang, memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, hal-hal terkait dengan administrasi usaha sampai dengan mengelola keuangan usaha.
Untuk mengukur kinerja keuangan usaha, Anda harus rutin melakukan pencatatan dan pelaporan usaha yang rapi, rinci dan terstuktur. Laporan keuangan yang rapi tentunya memudahkan Anda untuk mengetahui besarnya laba atau rugi yang Anda alami.

Oleh karena itu, sebagai pengusaha Anda wajib untuk mempelajari, memahami dan mampu mengelola keuangan usaha dengan baik agar usaha Anda semakin maksimal. Anda harus meluangkan waktu untuk belajar bagaimana mengelola keuangan usaha. Jika Anda sudah mahir mengelola keuangan usaha, Anda bisa mengambil keputusan bisnis yang tepat, lebih realistis dan sesuai kondisi di lapangan.

 

Tips Kelola Usaha Rumahan

Berikut ini beberapa tips mengelola keuangan usaha rumahan yang wajib Anda pahami sebelum memulai usaha.

 

1.    Pisahkan Keuangan Usaha dengan Pribadi 


Buat rekening terpisah antara usaha dan pribadi. Tujuan pemisahan ini adalah untuk menghindari modal usaha terpakai untuk keperluan pribadi sehingga bisa memudahkan perhitungan yang tepat di akhir tahun keuangan. Selain itu, memisahkan rekening usaha dengan pribadi juga akan membuat Anda terhindar dari situasi krisis uang kas dalam usaha yang disebabkan oleh penggunaan dana usaha untuk kebutuhan pribadi.

 

2.    Buat Perencanaan Keuangan Usaha

Hal ini dilakukan dengan membuat rencana pengeluaran serta target pemasukan secara terperinci. Sebelum memulai usaha, buatlah perencanaan usaha secara umum dan langkah awal yang akan Anda lakukan. 

Agar lebih terstruktur, bagilah rencana tersebut ke dalam beberapa bagian secara detail, misalnya mulai dari hal- hal apa saja yang akan dilakukan, kebutuhan yang diperlukan, hingga modal yang harus disiapkan. Buat rencana untuk skala kecil terlebih dahulu, misalnya buat rencana usaha harian. Lalu Anda evaluasi secara konsisten.

Jika rencana tersebut terlaksana dengan baik, lalu buatlah rencana mingguan dan bulanan. Jika usaha Anda sudah berjalan dalam waktu lama, Anda bisa membuat rencana untuk skala yang lebih besar, yaitu tahunan. 

 

3.    Catat Semua Cash Flow


Mencatat semua pemasukan dan pengeluaran usaha setiap harinya merupakan hal yang penting karena untuk memastikan usaha tetap berjalan sesuai rencana.  Dengan mencatat semua cash flow seperti besaran modal, biaya operasional usaha, dan besarnya keuntungan yang diperoleh, akan membantu Anda selaku pemilik usaha untuk mengevaluasi kapasitas usaha Anda hingga bisa merencanakan pengembangan usaha.

Karena pencatatan ini memerlukan ketelitian yang sangat tinggi, hati-hati bila pencatatan Anda secara manual. Untuk mempermudah pencatatan, Anda bisa menggunakan aplikasi khusus yang bisa mencatat cash flow usaha Anda.
 

4.    Siapkan dana darurat dan asuransi

Setelah pencatatan pemasukan dan pengeluaran serta urusan laba rugi beres, Anda perlu menyiapkan dana darurat untuk antisipasi masa-masa sulit di masa depan, dan juga asuransi untuk melindungi usaha Anda. Dana darurat merupakan cadangan dana yang bisa digunakan apabila usaha mengalami musibah yang bisa mengganggu operasional dan kinerja usaha. Sedangkan, asuransi bisa membantu usaha Anda agar tidak menanggung biaya besar apabila terjadi hal-hal tak terduga.

Hindari menggunakan dana darurat di kondisi yang masih bisa Anda kendalikan. Bila dalam kondisi normal dan stabil, dana darurat ini merupakan keuntungan yang Anda peroleh dari usaha. Sebaliknya jika Anda mengalami kerugian, maka dana darurat ini bisa Anda gunakan.

Baca juga : Tips agar Keuangan Usaha Anda Tidak Bocor dan Merugi

 

5.    Gunakan keuntungan untuk mengembangkan usaha

Anda perlu konsisten menyisihkan keuntungan usaha, bila Anda ingin mempunyai modah untuk mengembangkan usaha. Misalnya, dari setiap keuntungan yang diperoleh dalam sebulan Anda sisihkan minimal 10% untuk ditambahkan ke modal usaha atau bisa juga Anda manfaatkan keuntungan untuk menambah jumlah outlet, diversifikasi produk dan layanan, dan lain lain.

Dengan penambahan modal secara bertahap, usaha kecil yang Anda rintis saat ini bisa berpotensi menjadi lebih besar di masa depan.

Baca juga : 5 Kiat agar Usaha Stabil

Usaha yang berhasil adalah usaha yang dijalankan dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan usaha yang tepat. Manajemen keuangan adalah hal yan sangat penting dalam mengelola usaha. Pengelolaan keuangan usaha secara tepat akan membantu Anda membuat anggaran usaha lebih cepat dan membuat keputusan yang lebih akurat.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan lainnya seputar pengelolaan keuangan usaha rumahan, Anda bisa memanfaatkan fitur Tanya Ahli atau ingin menemukan informasi laun seputar usaha dan hal-hal penting lainnya yang bisa digunakan bagi pelaku usaha rumahan, Anda bisa temukan di website daya.id. Segera mendaftar dan aktivasi daya.id agar Anda bisa temukan terus artikel-artikel terbaru!

Sumber:

Berbagai sumber

Foto : freepik.com

Penilaian :

4.9

16 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

muhammad haris

03 Desember 2023

Bener nih, terimakasih informasinya bagus 👍🏻

Balas

. 0

Serise Yan Royaperdana

27 Oktober 2023

👍

Balas

. 0

Ferri kurniawan

13 Oktober 2023

👍

Balas

. 0

Anaf setyo radite

13 Oktober 2023

Mantap

Balas

. 0

Fando hari susetyo

12 Oktober 2023

👍

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Dian Savitri

Perencana Keuangan Pribadi

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS