Dirilis

13 Februari 2019

Penulis

Tim Daya Tumbuh Usaha

Kekurangan uang merupakan penyebab utama bisnis kecil gulung tikar atau bangkrut. Banyak perusahaan startup yang tidak berhasil karena tidak memadainya cadangan uang kas mereka. Makanya, arus kas atau cash flow yang rapi adalah sebuah keharusan agar perusahaan tetap hidup.  

Cash flow atau arus kas adalah arus pergerakan uang yang masuk dan yang keluar dalam sebuah perusahaan dalam jangka waktu tertentu, umumnya tiap bulan. Cash flow sendiri terdiri dari cash flow masuk dan cash flow keluar.

Cash flow masuk atau cash inflow adalah kas atau uang yang masuk ke dalam perusahaan dan menjadi pemasukan yang akan menambah aset perusahaan tersebut. Cash inflow bisa berasal dari hasil penjualan produk atau jasa ke konsumen atau klien, pinjaman bank, bunga yang didapat dari investasi, tambahan modal dari investor, atau piutang yang telah dilikuidasikan.

Cash flow keluar atau cash outflow adalah kas yang dikeluarkan dari perusahaan, bertujuan untuk mendukung berbagai kegiatan operasional perusahaan tersebut. Bentuk dari cash outflow umumnya berupa belanja perusahaan, dana untuk membayar gaji pekerja, pajak, biaya pembayaran cicilan, dan sebagainya.  

Indikasi cash flow sehat secara umum adalah adanya (selisih) surplus antara penerimaan dan pengeluaran kas yang nyata, dan kas atau uang tersebut siap digunakan untuk apapun aktivitas perusahaan. Sedangkan cash flow yang rapi diindikasikan oleh jelasnya prioritas pengeluaran perusahaan, kendali seimbang antara kebutuhan dan keinginan perusahaan, dan pertimbangan penggunaan alat pembayaran yang baik.

Manfaat manajemen cash flow yang rapi
Anda bisa mengetahui dan memperhitungkan dengan baik titik kemacetan dana. Dengan manajemen cash flow yang rapi akan mempermudah pengelola perusahaan untuk mengetahui di titik mana terjadi kemacetan dana perusahaan, memperhitungkannya kemudian menerapkan solusi untuk melancarkan titik kemacetan dana perusahaan tadi.

Landasan pengambilan keputusan atau kebijakan perusahaan dapat diperoleh dari cash flow perusahaan yang rapi. Pengambilan keputusan dan kebijakan perusahaan ini berkaitan erat dengan prediksi cash flow di masa mendatang beserta perencanaan ke depan.

Dengan adanya manajemen cash flow yang rapi dapat diprediksi cash flow mendatang dan merencanakan alokasi untuk masa yang akan datang. Ketika cash flow diprediksi akan menurun, perusahaan dapat menerapkan efisiensi atau menerapkan selling out agar penjualan efektif sehingga bisa menyehatkan kembali cash flow. Dan ketika cash flow diprediksi akan naik, perusahaan dapat melakukan investasi yang tepat untuk disalurkan, peningkatan kualitas SDM, melakukan riset atau bahkan inovasi produk atau jasa.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga baik untuk kompetensi, kredibilitas dan kapabilitas pekerja dan juga perusahaan itu sendiri.

Manajemen cash flow yang rapi juga dapat menganalisis kapabilitas perusahaan dalam membayar dan menjalankan kewajiban perusahaan tersebut. Ketika perusahaan sedang membutuhkan suntikan dana, cash flow yang rapi serta analisisnya dapat menentukan apakah perusahaan mampu tidak hanya untuk mengajukan pinjaman dana tapi juga untuk mengembalikan penuh pinjaman dana tersebut nantinya.

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 1000 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS