Dirilis

17 Mei 2022

Penulis

Tasya Aprilia Djuandita

Bagi Anda yang mempunyai kafe khususnya bisnis kopi, stok barang merupakan hal yang menjadi aspek terpenting untuk menggerakan roda bisnis, bukan? Karena alasan itu, tentunya Anda perlu mengelola stok barang bisnis Anda dengan baik agar tidak mengalami kerugian.

Pada artikel ini Anda akan mengetahui lebih dalam jenis-jenis stok barang serta cara bagaimana Anda mengelola stok barang untuk bisnis kopi secara efektif. 

Lalu, apa saja yang perlu dilakukan saat mengelola stok barang khususnya di bisnis kopi? 

 

4 Cara Efektif Kelola Stok Barang Dalam Bisnis Kopi


Untuk mengelola stok barang untuk bisnis kopi, Anda perlu memperhatikan jenis barang yang dibutuhkan, cara penyimpanannya, banyaknya stok yang diperlukan, dan lain sebagainya. Berikut penjelasan cara efektif kelola stok barang dalam bisnis kopi:

 

Ketahui Jenis Stok Barang

Golongkanlah jenis barang yang terdapat dalam persediaan bisnis kafe Anda, hal tersebut akan sangat membantu Anda dalam mengelola stok barang. Secara umum, jenis stok barang ini terbagi menjadi 3 bagian, yaitu:

 

1.    Berdasarkan fungsi barang

Penggolongan stok barang berdasarkan fungsi atau kegunaannya dapat digolongkan menjadi 3 bagian, yaitu: 

  • Stok untuk dijual, seperti stok biji kopi, makanan pendamping, dan lain sebagainya.
  • Stok bahan penolong, seperti gelas, tisu, dan lain sebagainya.
  • Stok proses produksi, seperti gula, susu, krimer, dan lain sebagainya.


 

2.    Berdasarkan cara penyimpanannya

Stok barang untuk bisnis kopi berdasarkan cara penyimpanannya terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu:

  • Barang chiller: persediaan barang atau bahan baku makanan yang tidak dalam kondisi beku, tapi harus disimpan dalam keadaan dingin, contohnya minuman kopi yang sudah dikemas.
  • Barang frozen: persediaan bahan ini disimpan dalam keadaan beku di freezer, misalnya seperti es batu.
  • Barang gudang: persediaan barang ini disimpan di dalam gudang, ini biasanya berupa barang jadi, barang dalam proses, bahan baku, bahan pokok, dan lain sebagainya.


 

3.    Berdasarkan perputaran siklusnya

Stok berdasarkan perputaran siklusnya dikelompokkan menjadi 2 bagian, yaitu:

  • Fast moving: stok barang ini yang memiliki periode permintaan yang relatif cepat untuk menunjang kebutuhan operasional, misalnya buku nota dan bahan utama kopi.
  • Slow moving: untuk persediaan barang yang satu ini disimpan dengan periode permintaannya yang relatif lambat, contohnya peralatan saji seperti gelas dan piring.


 

Kumpulkan Data Stok Barang di Kafe


Setelah Anda menggolongkan jenis dari stok barang bisnis kopi Anda, selanjutnya adalah kumpulkan data stok barang selengkap mungkin. Hal ini cukup penting untuk dilakukan, mengapa? Karena dapat mempermudah kegiatan menerima, menyimpan, ataupun mengeluarkan barang dari stok yang ada. 

Anda juga perlu melakukan pengumpulan data stok barang dengan cermat dan akurat. Karena ini akan menjadi patokan untuk menentukan angka persediaan barang selanjutnya. Pastikan juga jumlah barang yang disimpan di dalam gudang sesuai dengan data yang sudah dikumpulkan.

 

Perkirakan jumlah stok yang Anda miliki (stock forecasting)

Forecasting yaitu membuat perkiraan jumlah barang yang akan ditambahkan ke dalam gudang. Anda bisa melihat data penjualan pada periode sebelumnya, ini dilakukan untuk melakukan forecasting. 

Misalkan: Anda menggunakan 25 kg biji kopi per bulan selama dua belas bulan terakhir. Jadi kemungkinan besar Anda membutuhkan 25 kg biji kopi digunakan untuk bulan selanjutnya. 
Saat momen-momen tertentu, Anda perlu mempertimbangkan permintaan stok barang yang mungkin akan membutuhkan lebih banyak dari biasanya. Misalnya saat momen tahun baru, nonton bareng sepak bola, dan momen lainnya.

 

Pisahkan barang lama dan baru, gunakan metode first in first out 

Jika Anda masih memiliki stok barang lama, maka pisahkanlah dengan stok barang baru. Sebaiknya Anda mengeluarkan atau menjual stok yang memiliki usia paling lama dahulu, terlebih lagi jika stok barang ada yang mudah basi. Seperti susu atau bahan lainnya yang mudah basi. Langkah ini dilakukan untuk menghindari bisnis kopi Anda dari kerugian.

 

Lakukan cek sekala berkala sebelum barang disimpan

Jika Anda sudah tahu berapa stok barang yang akan ditambahkan dalam waktu yang sudah ditentukan, sebaiknya jangan terburu-buru untuk menyimpannya di gudang. Alangkah baiknya jika Anda melakukan pengecekan kembali. Hal ini dilakukan agar membantu Anda mengetahui jika ada barang yang cacat atau tidak layak dikonsumsi.

Baca juga: Kembangkan Bisnis Kopi dengan Keterampilan dan Kemampuan Ini

Proses yang sudah dijelaskan di atas tentunya harus dilakukan secara konsisten untuk kelancaran bisnis kopi yang Anda jalankan. Selalu catat stok barang yang keluar dan masuk. Dengan mengelola dan memeriksa stok barang secara rutin dan teratur, Anda juga dapat mengetahui menu apa yang jadi favorit pelanggan Anda dan mana yang kurang disukai pelanggan. Proses ini juga dapat membantu Anda dalam evaluasi untuk improvisasi menu di kafe Anda.

Untuk informasi lain terkait tips usaha lainnya, Anda bisa bertanya kepada praktisi dan trainer UMKM di Tanya Ahli. Dengan mendaftar di Daya.id semua informasi keuangan bisa diakses dengan gratis dan sangat mudah. Jadi, yuk kunjungi Daya.id sekarang juga!

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

4.0

1 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Wisnu Dewobroto

Praktisi & Trainer UKM

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS