Dirilis

14 Desember 2018

Penulis

Tim Daya Tumbuh Usaha

Sebelum menjalankan iklan di Instagram, pastikan dulu apa tujuan Anda. Apakah untuk brand awareness, lead generation, atau apa. Hal ini akan sangat berguna saat Anda melakukan pengaturan di Ads Manager, serta berguna bagi mesin untuk mengolah data dan memaksimalkan performa iklan.

(Catatan: untuk membantu Anda mengenal istilah populer dalam Instagram, tulisan ini menggunakan istilah dalam pengaturan bahasa Inggris).

Cara pembuatan iklan Instagram mirip dengan cara pembuatan iklan Facebook. Ya, bahkan Anda bisa membuatnya secara bersamaan, karena memang dijalankan melalui Facebook.

Anda harus lebih dulu masuk ke Facebook Ads Manager. Jalan pintasnya bisa dengan menekan tombol Create di kanan atas Facebook.

Setelah masuk ke Ads Manager, di bagian pembuatan iklan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat Campaign dengan memilih Marketing Objective.

Facebook membaginya menjadi tiga kelompok, yaitu Awareness, Consideration, dan Conversion. Tapi tidak semua opsi yang tersedia bisa dijalankan di Instagram.



Jika Anda hanya ingin menjalankan iklan di Instagram—tanpa iklan di Facebook—Anda hanya perlu memilih Brand Awareness, Reach, Traffic, Engagement, App Installs, Video Views, Lead Generation, Messages, Conversions, dan Catalog Sales.

Tetapkan Tujuan Iklan, Maksimalkan Performa Mesin
Sebelum kita membahas ketiga opsi Marketing Objective untuk iklan Instagram, ada satu hal penting yang perlu diketahui.

Instagram masuk empat besar media sosial yang paling aktif di Indonesia. Menurut data Indonesia Digital Landscape 2018, yang diterbitkan Januari 2018 oleh We Are Social bekerjasama dengan Hootsuite, ada 53 juta pengguna aktif, 51% di antaranya adalah pria. Sedangkan, 49% lainnya tentu saja wanita.

Jika melihat konsep sales funnel atau marketing funnel, berarti Anda memiliki begitu banyak orang yang bisa dijadikan prospect. Tapi tentu saja, menyebarkan iklan ke semua orang bisa sangat berisiko. Biayanya bisa sangat besar.

Makanya, perlu mencari sasaran yang tepat. Salah satu caranya dengan menentukan tujuan iklan. Kenapa? Karena dengan begitu Anda membantu mesin mengolah data dan mencarikan orang dengan pola yang sesuai tujuan iklan.

Maksudnya bagaimana?

Setiap pengguna punya pola sendiri dalam ‘memainkan’ Instagram. Termasuk pola merespon iklan. Ada yang cenderung sekadar melihat-lihat, klik sana-sini, atau akhirnya berbelanja.

Mereka juga punya minat, ada akun-akun yang mereka follow, ada hashtag-hashtag yang sering mereka cari di fitur Explore di Instagram.

Di ‘belakang layar’, data-data itu dipelajari oleh mesin untuk membantu mencarikan orang yang sesuai dengan tujuan iklan.

Ya... bayangkan saja seperti Anda menugaskan seorang tenaga marketing untuk memasarkan produk di sebuah pasar yang dia kenal baik. Dia tahu, orang pertama biasanya perlu coba-coba dulu baru beli, kalau yang kedua mau kasih data kontak kalau ada penawaran menarik, yang ketiga biasanya cuma lihat-lihat saja.

Ketika Anda menetapkan tujuan dia hanya mencari data kontak, si marketing itu tentu akan datang ke orang kedua dan orang-orang yang perilakunya mirip.

Makanya, menetapkan tujuan sebelum membuat iklan sangat penting.


Marketing Objective Mana yang Harus Anda Pilih
Oke, kita kembali ke tiga opsi Marketing Objective di Facebook Ads Manager. Mana kira-kira yang harus Anda pilih.

1. Awareness
Pilihlah ini jika tujuan Anda untuk mengenalkan sesuatu atau ingin membangun minat.
  • Brand Awareness. Untuk menjangkau orang yang kemungkinan minat dengan penawaran Anda.  Sehingga orang tersebut akan semakin menyadari keberadaan usaha Anda, tapi belum tentu dia klik iklan, komentar, atau melakukan tindakan apapun.
  • Reach. Iklan akan ditayangkan ke sebanyak-banyaknya orang.

2. Consideration
Coba pilih ini jika tujuan Anda ingin menjangkau orang-orang yang mungkin tertarik dan cenderung akan engaged (terlibat aktif) dengan penawaran Anda. Misalnya memberi likes, memasukan data kontak, dan seterusnya.
  • Traffic. Untuk mendatangkan orang ke situs atau aplikasi Anda.
  • Engagement. Agar orang cenderung bereaksi, memberi likes, komentar, atau share.
  • App Installs. Jika Anda memiliki aplikasi dan berharap orang untuk mengunduh.
  • Video Views. Ini untuk iklan video dan Anda ingin orang menonton.
  • Lead Generation. Orang bisa mengisi data kontak tanpa perlu ke situs Anda.
  • Messages. Jika ingin orang berinterkasi dengan mengirimkan pesan kepada Anda.

3. Conversion
Coba pilih ini jika Anda ingin orang registrasi atau mendaftar di situs, mengunduh aplikasi, atau membeli sesuatu.
  • Conversion. Menarik orang untuk melakukan tindakan seperti mendaftarkan diri di situs.
  • Catalog Sales. Katalog produk-produk akan ditayangkan di iklan, dan orang bisa lanjut membeli.

Menentukan tujuan hanyalah satu langkah dari rangkaian proses pembuatan iklan di Instagram. Anda juga perlu menyesuaikan audiensi, bujet, format iklan, dan lain sebagainya. Tapi dengan memilih Marketing Objective yang tepat, Anda sudah melangkahkan satu kaki ke performa iklan yang baik.

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

0.0

0 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Rhein Mahatma

Digital Marketing Expert

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS