Dirilis

10 Pebruari 2022

Penulis

Qodri Perdana

Kita sering sekali mendengar kata aset, termasuk investasi aset. Tapi apa itu aset dan apa hubungannya dengan investasi, dan bagaimana memaksimalkan investasi aset untuk merencanakan masa depan yang bahagia? 

 

Arti, Sifat, dan Contoh Aset

Aset adalah sumber daya baik berupa modal usaha maupun kekayaan yang mempunyai nilai tukar ekonomi, yang dimiliki oleh individu atau perusahaan.

Aset memiliki sifat berikut ini:
1. Aset merupakan sumber daya yang dapat menghasilkan nilai ekonomi
2. Aset dapat diperjualbelikan
3. Aset dapat dicairkan
4. Bersifat produktif, dengan artian dapat menambah kas serta mengurangi utang 
5. Bersifat dapat dipindahtangankan baik dipinjamkan ataupun diperjual belikan

Sementara contoh-contoh aset antara lain:
1.    Aset kas dan tunai seperti tabungan, reksadana pasar uang
2.    Aset investasi seperti saham, emas logam mulia, properti
3.    Aset konsumsi seperti rumah tinggal dan kendaraan

 

Tips Memaksimalkan Aset


Untuk memaksimalkan aset-aset yang Anda miliki saat ini, Anda bisa menginvestasikan aset tersebut. Pertanyaan selanjutnya, mengapa Anda perlu memaksimalkan aset melalui investasi? 
Pertama, karena tingkat inflasi yang setiap tahun terjadi. Melalui investasi, Anda dapat meminimalisir dampak inflasi tersebut. Selain itu ada potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan untuk memenuhi kebutuhan masa depan. 

Anda dapat menyesuaikan investasi tersebut dengan kebutuhan serta jangka waktu investasinya. Contoh:
-    Jangka pendek (kurang dari 1 tahun ). Misalnya kebutuhan untuk dana liburan, atau uang muka pembelian kendaraan. Anda bisa mengambil deposito.
-    Jangka menengah, atau waktu beberapa tahun ke depan (1-5 tahun kedepan). Misalnya untuk dana pendidikan anak, dana pergi umroh, tabungan haji, atau dana pembangunan rumah. Bisa dengan investasi emas.
-    Jangka panjang (Minimal 5 tahun ). Misalnya untuk persiapan dana pensiun untuk kesejahteraan hari tua kita. BIsa investasi properti.
 
Tapi tidak boleh dilupakan, kita juga perlu memahami pentingnya mempunyai dana darurat dan proteksi jiwa serta kesehatan, untuk mencapai tujuan keuangan tersebut. Mengapa dana darurat dan proteksi jiwa penting? 

Karena kita perlu pahami bahwa dana darurat dapat membantu kita jika terdapat kondisi mendesak yang membutuhkan pengeluaran tambahan sehingga dapat mengurangi potensi berhutang dan menjaga uang keamanan tabungan masa depan. 

Sedangkan proteksi jiwa penting untuk dimiliki bagi Anda yang  merupakan tulang punggung keluarga, atau yang memiliki pendapatan terbesar. Agar apabila terjadi risiko terburuk, yaitu meninggal, maka proteksi jiwa Anda akan menjadi penolong bagi keluarga Anda.

 

Investasi untuk Memaksimalkan Aset

Salah satu cara untuk untuk memaksimalkan aset, untuk mencapai tujuan dari target waktu yang ditentukan tersebut di atas, adalah dengan berinvestasi. 
 
Pertanyaan selanjutnya, mengapa Anda perlu memaksimalkan aset melalui investasi? 
 
Pertama, karena tingkat inflasi yang setiap tahun terjadi. Melalui investasi, Anda dapat meminimalisir dampak inflasi tersebut. Selain itu ada potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan untuk memenuhi kebutuhan masa depan. 

 

Pertimbangan dalam Mengelola Investasi Aset

Jika Anda masih investor pemula, Anda juga perlu memperhatikan beberapa kesalahan yang biasa terjadi. Misalnya, tidak mempunyai rencana keuangan yang matang, utang konsumtif yang belum diselesaikan, apalagi belum mempunyai dana darurat tapi sudah nekat berinvestasi.

Beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan dalam mengelola investasi yaitu:
1.    Tetapkan tujuan pemilihan aset dan investasi
2.    Memahami profil resiko dan berbagai risiko investasi
3.    Menyesuaikan dengan siklus hidup
4.    Memahami ragam produk investasi
5.    Evaluasi investasi yang dipilih

Ada beberapa tahapan belajar investasi aset yang Anda coba?

Jika Anda masih sebagai pemula, Anda dapat mencoba investasi seperti investasi emas atau deposito. Kemudian, jika Anda merasa tahapan pemula sudah dilewati, Anda dapat naik ke tingkatan investasi berikutnya, seperti reksadana. Atau jika Anda sudah merasa tahapan kita di posisi advanced, Anda dapat belajar saham ataupun digital asset.

 

Investasi Aset untuk Persiapan Pensiun

Selain itu, masa depan yang lebih bahagia tidak dapat dipisahkan dari perencanaan aset investasi untuk masa pensiun. Beberapa jenis aset investasi yang dapat Anda ambil untuk dana persiapan pensiun adalah aset finansial seperti deposito, obligasi, saham atau reksadana. Bisa juga aset finansial seperti logam mulia atau batu permata, properti, tanah, perkebunan, bangunan. Selain itu bisa juga bisnis atau usaha seperti waralaba, jasa atau produksi. 

Tidaklah cukup teori dan pengetahuan tanpa tindakan untuk memulai. Mari memulai dari sekarang walaupun dari langkah kecil, agar kita dapat memaksimalkan aset yang kita miliki untuk masa depan yang lebih cerah.

Jika Anda butuh saran lebih lanjut, Anda juga dapat berkonsultasi terkait pengolaan aset dengan mitra ahli kami.

Untuk informasi lainnya terkait tips keuangan dan usaha. Anda bisa medapatkan nya secara gratis di Daya.id. Dengan mendaftar di Daya.id semua informasi keuangan bisa diakses dengan sangat mudah dan kapan saja!. Jadi, yuk kunjungi Daya.id sekarang juga!

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

4.7

7 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS