Dirilis

29 Mei 2020

Penulis

Hana Sari Simanjuntak

Sejak awal 2020, negara kita mulai diguncangkan oleh wabah virus corona. Untuk menekan penyebaran penyakit ini, pemerintah dan organisasi terkait menganjurkan agar kita menjaga jarak dan tetap berada di rumah. Walaupun sulit menjalankannya, namun itu adalah anjuran yang wajib kita ikuti.

Sayangnya, keadaan ini berdampak terhadap penurunan omset pelaku usaha, seperti omset rumah makan, kafe, mal, dan sebagainya.

Tapi, di sisi lain terdapat peningkatan yang signifikan terhadap transaksi penjualan secara online. CNN Indonesia mengutip pernyataan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki, transaksi penjualan online meningkat hingga 350% di tengah pandemi COVID-19.

Tak sedikit pelaku UKM produk makanan yang berpendapat bahwa, peningkatan transaksi online ini terjadi karena adanya beberapa keterbatasan dalam menjalankan aktivitas di luar rumah. Sehingga membentuk kebiasaan baru, yakni kebiasaan membeli segala sesuatu dari rumah.

Bahkan bukan hanya soal membeli makanan siap saji atau cemilan sehari-hari, tapi juga belanja bulanan, belanja hobi, dan belanja keperluan rumah tangga lainnya.

Dan belakangan banyak terlihat, para pemilik usaha sudah mulai mengubah pola usahanya ke arah penjualan secara online, selain itu beberapa rumah makan cepat saji mulai menjual makanan dingin yang siap dihangatkan kapan saja, untuk disantap tanpa perlu keluar rumah.


Dengan demikian, keadaan saat ini bisa menjadi peluang usaha online untuk pemula, baik untuk usaha jangka panjang, atau sekadar untuk tetap bertahan di masa pandemi virus corona ini.

Nah, bagi Anda yang mau mengawali usaha berjualan online, berikut ini beberapa tips usaha online untuk pemula di masa pandemi COVID-19, yang bisa Anda coba terapkan di usaha Anda.


1. Berjualan di Marketplace
Sebagai pelaku usaha online pemula, berjualan di marketplace adalah langkah awal yang cukup tepat. Cobalah berjualan di marketplace yang cukup besar, sebut saja Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan lain sebagainya.

Mengapa pelaku usaha online pemula lebih tepat berjualan di marketplace?
  • Karena saat ini sebagian besar marketplace besar tidak memungut biaya berjualan di platform mereka. Jadi  Anda bisa menghemat biaya operasional.
  • Mereka sudah memiliki jutaan pengguna dan pasar yang terbentuk sudah cukup besar. Artinya potensi konsumen Anda sudah ketahuan dan jumlahnya sangat besar.
  • Orang yang melihat-lihat di marketplace adalah orang-orang yang membutuhkan produk, sehingga otomatis mereka akan datang dan mencari produk yang diinginkan.  Artinya Anda sudah mendapat calon pembeli potensial yang banyak dan tidak perlu promosi  khusus untuk mendatangkan orang.
  • Anda dapat memanfaatkan promosi-promosi yang marketplace lakukan, bahkan diberi tahu langkah-langkah promosinya. Promosi yang sering mereka lakukan adalah memberikan promo bebas ongkos kirim.  Menarik bukan? Artinya untuk promosi Anda sudah terbantu pelaksanaannya dan tentu jadi lebih hemat biaya promosinya.

2. Buatlah Media Sosial Khusus Produk Anda
  • Buatlah media sosial khusus untuk mengenalkan produk Anda. Gunakan Instagram, Facebook, WhatsApp, Telegram, dan sebagainya, khusus untuk usaha online. Dengan demikian, Anda dapat menambah jumlah calon konsumen, selain dari marketplace. Semakin banyak orang melihat produk Anda, semakin dikenal pula produk Anda, peluang mendapatkan konsumen semakin banyak.
  • Bedakan media sosial pribadi dengan media sosial usaha ya. Hal ini penting agar Anda fokus pada jualan dan melayani calon konsumen atau konsumen Anda. Selain itu berguna juga untuk memperkenalkan produk, menggambarkan karakter produk, dan update tentang produk Anda.
  • Masukan link marketplace yang telah Anda buat di laman media sosial. Hal ini dilakukan agar memudahkan eksekusi penjualan saat orang sudah tertarik atas produk Anda di media sosial. Di beberapa media sosial juga sudah terdapat layanan untuk melakukan promosi. Jika punya anggaran promosi, Anda bisa menggunakan layanan promosi ini untuk memperkenalkan produk kepada target konsumen.
  • Buatlah foto produk yang menarik. Dalam melakukan usaha online, calon pembeli tidak dapat memegang atau merasakan secara langsung produk yang Anda jual. Sehingga foto yang jelas, menarik dan menggugah, akan mempermudah calon pembeli dalam menilai produk, serta membuat mereka lebih memilih produk Anda daripada produk pesaing. Untuk memperoleh referensi bagaimana contoh foto produk yang menarik, Anda bisa melihat dari laman-laman media sosial para food stylist, aplikasi Pinterest, atau website Shutterstock.
  • Membuat caption yang menarik. Caption yang menarik dapat membuat calon pembeli menjadi lebih penasaran dengan produk yang Anda jual. Caption adalah kalimat yang digunakan untuk menjelaskan dan menguraikan foto-foto produk yang Anda tampilkan. Buat kalimat promosi yang menarik  atau bisa juga menambahkan sedikit humor segar dalam isi tulisan caption Anda.
  • Buat promo yang menarik. Anda juga bisa menambahkan promo-promo yang menarik untuk menjaga dan meningkatkan ketertarikan calon pembeli, atau agar pembeli melakukan pembelian ulang, seperti diskon dengan minimum pembelian tertentu, buy one get one, atau potongan harga di pembelian berikutnya. Amatilah cara-cara promosi dari produk-produk lain, agar Anda semakin kreatif dan semakin banyak pengetahuan untuk dapat mengenalkan usaha atau produk Anda ke calon konsumen.

Jadi ada 2 hal penting dalam membangun usaha online untuk pemula, yaitu manfaatkan marketplace dan media sosial yang sudah dikenal luas. Karena hal tersebut lebih memberikan banyak keuntungan bagi Anda. Setidaknya sebagai  pengusaha online pemula, Anda bisa meminimalisir risiko kerugian dan biaya-biaya operasional.

Yuk, mulai dicoba. Semoga usaha online Anda semakin meningkat ya. Semangat!

Bagi Anda yang ingin memperdalam bagaimana usaha secara online, Anda dapat bertanya kepada ahli digital marketing di website daya.id di fitur Tanya Ahli.

Sumber:

Hana Sari Simanjuntak

Penilaian :

5.0

8 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Rhein Mahatma

Digital Marketing Expert

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS