Dirilis

16 Juli 2022

Penulis

Alin Kristiasti Fohan

Anda mungkin sudah sering dengar perumpamaan “buku jendela dunia”. Tapi tahukah Anda, buku juga bisa jadi jendela cuan?

Di tengah gempuran era digital, kiblat informasi yang tadinya berasal dari buku dan media cetak kini mulai beralih ke media elektronik seperti e-book, atau berbagai website yang menawarkan segudang informasi di internet. Namun, ternyata membaca buku yang dianggap tradisional tidak pernah kehilangan pesonanya. 

Tidak hanya buku baru, buku bekaspun masih banyak diburu. Bahkan beberapa buku-buku bagus yang sudah tidak dicetak lagi memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Misalnya buku karya pengarang besar Indonesia seperti Pramoedya Ananta Toer yang mencapai ratusan ribu rupiah.

 

Peluang Usaha Jual Buku Bekas

Di Jakarta, ada salah satu lokasi bernama Kwitang yang sangat terkenal sebagai pusat jual beli buku bekas. Pengunjungnya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari para pencari buku langka, kolektor buku jadul, sampai pelajar dan mahasiswa yang rela blusukan demi membeli buku keperluan sekolah dan kampus dengan harga miring. Yap, Ketika buku baru harganya mahal, buku bekaspun tak masalah selama kondisinya masih bagus dan lengkap susunan halamannya. 

Belakangan ini pamor Kwitang memang meredup jika dibandingkan sekitar tahun 2000an lalu. Pasalnya saat ini para pemburu buku bekas tidak perlu repot datang langsung ke sana. Tinggal klik-klik smartphone cari buku yang diincar di marketplace, lalu duduk manis tunggu pesanan datang. Teknologi saat ini sangat memudahkan akses penjual dan pembeli untuk bisa tetap bertransaksi tanpa harus bertemu. 

Nah kan, proses jualannya saja yang bergeser ke online, peminat buku bekas masih relatif banyak. Peluang bisnis nih! Tertarik? 

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 3 alasan mengapa bisnis ini layak Anda coba :

 

1.    Modal kecil, bahkan nol 

Karena produk yang dijual merupakan buku bekas, modal yang dibutuhkan relatif lebih kecil bahkan nol jika Anda memulainya dengan buku bekas koleksi pribadi. Hubungi teman atau kenalan yang mungkin punya buku-buku bekas dengan kondisi baik yang sudah tidak digunakan untuk sekalian Anda jual. Jika sudah mulai berkembang, Anda bisa mencoba kulakan.

Bekerjasama dengan pemilik usaha lain juga bisa banget! Anda juga bisa bekerja sama dengan pemilik kedai kopi, fotokopi, atau bisnis lain yang berlokasi di sekitar kampus untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.

 

2.    Jualan online atau offline, bisa dua-duanya

Tidak perlu bingung jualan, kalau Anda memilih online, tinggal manfaatkan marketplace dan media sosial Anda. Mau jualan offline? Tidak perlu buru-buru mencari kios, Anda bisa memulainya dari garasi rumah kok.

 

3.    Kebutuhan terhadap buku bekas selalu ada

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, target pasar buku bekas bukan hanya peminat buku lawas, namun juga orang-orang yang terkendala dana untuk membeli buku baru. Makanya, kebutuhan terhadap buku-buku bekas akan selalu ada.

Meski tidak semua orang suka buku bekas, namun selama buku bekas yang Anda tawarkan masih dalam kondisi baik dan harga lebih murah dari buku barunya, percayalah, akan selalu ada yang memilih buku bekas kok! 

 

Tips Memulai Usaha Jual Buku Bekas

Nah, setelah tahu peluang bisnis buku bekas, intip 5 cara sukses menjalaninya berikut ini:

 

1.    Tentukan target pasar

Buku seperti apa yang ingin Anda jual? Buku-buku fiksi? Sastra? Novel? Buku pelajaran atau ilmiah umum?

Dengan menentukan target pasar, Anda akan lebih mudah fokus dan menentukan stratgi promosinya. Namun jika Anda memiliki modal yang cukup, boleh kok menyediakan semuanya namun susunlah berdasarkan kategorinya agar pelanggan dan Anda sendiri mudah menemukan buku yang dicari.

 

2.    Mulai dengan buku bekas milik sendiri

Mulailah dari koleksi buku pribadi, kumpulkan yang kualitasnya masih bagus dan jual dengan harga yang sesuai. Anda bisa cek di internet buku seperti apa yang diminati pasar dan berapa kisaran harganya.

Karena bukan kondisi baru, tidak ada patokan harga untuk buku bekas. Tergantung kondisi buku dan apakah buku tersebut termasuk yang diminati, sedang tren atau masuk kategori langka.

 

3.    Kerjasama dengan supplier buku bekas berkualitas

Seiring berkembangnya bisnis buku bekas Anda, kelak Anda tetap perlu bekerjasama dengan supplier buku bekas untuk menambah koleksi. Pastikan Anda menemukan supplier buku bekas yang berkualitas, agar menghemat waktu Anda menyortir dan meminimalisir kerugian.

 

4.    Gabung di komunitas membaca

Cari tahu beberapa komunitas membaca dan bergabunglah di dalamnya. Hal ini semacam terjun langsung di tengah-tengah pelanggan potensial Anda, selain memudahkan Anda mencari tahu buku seperti apa yang sedang tren, bisa sekalian jualan.

 

5.    Manfaatkan marketplace dan media sosial

Buat akun marketplace untuk media jualan online, lakukan promosinya di media sosial. Tidak hanya memposting foto buku-buku yang Anda jual, Anda bisa mencoba metode softselling dengan memposting status atau konten informatif yang menarik di Instagram, Tiktok, Twitter dan sebagainya. 

Nah, itu tadi 5 cara sukses jalani bisnis jual beli buku bekas. Sudah siap sulap buku-buku bekas di rumah Anda jadi cuan

Silakan daftarkan juga diri Anda di daya.id untuk akses ke tips dan info lainnya. Jika Anda memiliki pertanyaan lain seputar keuangan dan usaha, silakan ajukan pertanyaan Anda di kolom Tanya Ahli!

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

7 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Wisnu Dewobroto

Praktisi & Trainer UKM

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS