Dirilis

10 Mei 2021

Penulis

Ari Handojo

Suatu usaha dikatakan memiliki produk dan pelayanan yang baik jika feedback yang diberikan pelanggan adalah memuaskan. Dan jika ada pelanggan yang merasa kurang puas terhadap layanan ataupun produk usaha Anda, mungkin itu saat yang tepat bubat Anda untuk lebih memahami apa kebutuhan pelanggan Anda.

Dengan mengenali kebutuhan pelanggan, Anda juga akan dapat memberikan pelayanan yang baik sehingga memiliki hubungan pelanggan yang kuat, bahkan dapat memperoleh penjualan baru yang berdasarkan referensi positif dari para pelanggan Anda tersebut.

Untuk memahami jiwa pelanggan tidaklah mudah dan paling sering membutuhkan analisis yang matang untuk mengidentifikasi preferensi atau pola pembelian mereka, sehingga Anda dapat mengantisipasi kebutuhan mereka dan memberikan lebih dari harapan mereka. Bingung bagaimana cara mengenalinya? Yuk kita simak langkah di bawah ini!

Baca juga: Jagalah Kepuasan Pelanggan Anda




 

Memulai percakapan

Tidak diragukan lagi, salah satu cara paling ampuh untuk mengenal pelanggan Anda adalah dengan memulai percakapan dengan mereka.

Dengan bertemu konsumen secara langsung, Anda akan dapat memahami bagaimana mereka terhubung dengan sales Anda saat itu ataupun kualitas layanan yang diberikan selama ini. Pelanggan akan sangat senang sekali jika langsung ditanya,karena merasa di ‘raja’kan. Biasanya para pelanggan akan sambil mengajukan pertanyaan berharga dengan cara yang natural, untuk mendapatkan informasi lebih tentang produk, layanan atau brand Anda.

Pastikan untuk bertanya kepada pelanggan dengan cara dan dalam kondisi yang tepat ya. Agar Anda mendapatkan jawaban yang memang benar tulus dan apa adanya. Ingat agar jangan terlalu memaksa, sehingga pelanggan pun tetap merasa nyaman dalam menjawabnya.

Baca juga: Cari Tahu Kebutuhan Pelanggan Menggunakan Panca Indera


 

Tanggapi sendiri setiap ulasan positif maupun negatif

Ulasan serta masukan pelanggan selalu bermanfaat untuk mengembangkan usaha Anda ke arah yang lebih baik. Cara Anda menanggapi testimonial pelanggan pun juga harus berlapang dada, karena tidak semua tanggapan yang masuk akan positif, bisa juga pelanggan memberikan tanggapan yang negatif. Untuk itu, menanggapi testimonial tersebut harus dengan cara yang produktif dan tepat waktu.

Di mana pun ulasan tersebut diposting, Anda harus tetap berdedikasi untuk memberikan tanggapan pribadi atas ulasan pelanggan di ranah publik. Dengan Anda melakukan hal itu, akan memanusiakan brand atau merk Anda, dan menunjukkan komitmen Anda untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, serta mengembangkan wawasan Anda dalam melakukan percakapan dengan pelanggan.

Pemilihan kata yang tepat juga harus Anda perhatikan saat menjawab ulasan pelanggan tersebut. Jangan sampai Anda merasa tidak terima, kemudian menjawab ulasan tersebut dengan pemilihan kata yang terkesan arogan. Always stay humble!

Baca juga: Cara Menjaga Kepuasan dan Loyalitas Konsumen


 

Selenggarakan acara / event

Untuk mengenal pelanggan Anda lebih baik lagi dan memberikan pengalaman yang berkesan,  adalah dengan menyelenggarakan acara yang dapat memberikan insight bermanfaat bagi para pelanggan.

Jika Anda mengadakan acara brand awareness dengan memberikan pengalaman yang nyata (fisik maupun virtual) atas layanan serta produk usaha Anda, pada dasarnya Anda sedang menjalin hubungan kepada pelanggan untuk menyampaikan brand value atau keunggulan dari usaha Anda, menggunakan pendekatan yang lebih personal. Dengan demikian, Anda akan semakin dapat memahami ragam segmen pelanggan Anda.


 

Penawaran loyal card dan diskon

Jika Anda memiliki program penawaran khusus ataupun diskon terbatas yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan, hal itu dapat membuat pelanggan Anda akan semakin loyal pada brand Anda. Yang artinya akan memberi kesempatan untuk Anda mengenal pelanggan Anda lebih baik.

Misalnya, jika ingin mendapatkan tambahan diskon sebesar 10 persen, pelanggan Anda harus memiliki loyal card. Loyal card sendiri dapat ditukar sesuai poin yang di dapat yang di konversi ke rupiah. Seperti 10.000 poin sama dengan Rp 10.000. Tapi pastikan diskon yang diberikan kepada pelanggan sudah Anda perhitungkan sebagai komponen biaya yang tidak akan merugikan usaha Anda.

Baca juga: Dapatkan Kepuasan Konsumen Melalui Hal Berikut Ini




 

Berpikirlah seperti menjalankan bisnis besar

Dalam menjalankan bisnis, walaupun masih dalam skala kecil, Anda harus tetap berpikir seperti menjalankan sebuah bisnis yang sudah berskala besar. Analisis kinerja usaha Anda harus tetap dilakukan walaupun hanya menggunakan program Excel sederhana misalnya. Melakukan analisis akan tetap lebih baik daripada hanya mengandalkan firasat sederhana, atau asumsi yang Anda miliki tentang siapa pelanggan terbaik usaha Anda. 

Jika Anda mengambil tindakan berdasarkan analisis data pelanggan tersebut, berarti Anda memiliki kesempatan untuk lebih mengenal pelanggan Anda dengan cara mengirimkan email atau menelepon pelanggan Anda satu per satu. Setidaknya Anda mengetahui bahwa Anda menargetkan pelanggan terbaik Anda.

Istilah pelanggan adalah raja memang benar adanya. Jika Anda tidak mengenal pelanggan Anda lebih dekat, akan sulit bagi Anda untuk menjaga kelangsungan usaha Anda kedepannya. Sukses atau tidaknya sebuat usaha dilihat dari bagaimana pandangan pelanggan Anda terhadap usaha Anda. 

Baca juga: 5 Cara Tarik Pelanggan ke Tempat Usaha

Langkah-langkah diatas adalah langkah awal yang dapat Anda terapkan untuk mengenal pelanggan Anda lebih baik lagi.

Namun jika ada hal yang masih Anda kurang paham, Anda dapat bertanya kepada ahli kami dalam fitur Tanya Ahli atau membaca artikel terkait dalam laman daya.id. Atau Anda dapat melayangkan dalam laman komentar di bawah jika Anda memliki cara lain yang dapat diterapkan oleh pembaca lainnya. Semangat berbisnis!

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

5.0

3 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Ari Handojo

Business Coach

1 dari 10 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS