Dirilis

12 April 2022

Penulis

Martha CL Hutapea

Jika Anda berpikir ingin terjun ke industri games karena industri ini sepertinya menyenangkan dan penuh permainan, mungkin Anda benar. Tapi bagaimanapun juga industri tetap industri, bisnis tetaplah bisnis. Anda akan menemukan berbagai mitos dan fakta tentang industri games yang bisa jadi di luar dugaan Anda. Apa saja itu? Nanti kita bahas.

 

Fakta Industri Games di Indonesia

Sebelum kita masuk ke mitos dan fakta tentang industri games, ada beberapa hal yang perlu Anda tahu tentang industri games di Indonesia. 

Beberapa games buatan Indonesia sudah semakin mendapat pengakuan baik dalam kancah nasional maupun internasional. Contohnya, video game DreadOut dari Digital Happiness, yang telah diangkat ke layar lebar. Kemudian ada juga Ultra Space Battle Brawl dari Mojiken Studio yang masuk ke daftar lima besar games lokal Indonesia di ajang Piala Presiden E-Sport 2020. 

Dua contoh ini games asli Indonesia ini menunjukkan bahwa para pengembang lokal terus berjuang untuk membangkitkan industri ini. Selain itu, potensi  perkembangan industri game di Indonesia juga sangat besar, karena pengguna internet dan handphone terus meningkat yang akhirnya memicu peningkatan jumlah pemain game. 

Berdasarkan data 2021 Mobile Gaming Report SEA, 46 persen masyarakat Indonesia mulai bermain games (first time user) di saat pandemi. Laporan itu juga menunjukkan telah terdapat kenaikan sebesar dua kali lipat dari Februari 2020 ke Januari 2021. 

Sedangkan menurut Statista, nilai pasar video games global (secara internasional) pada tahun 2021 mencapai hampir $140 miliar. Berdasarkan data ini, pada beberapa tahun ke depan juga akan memunculkan ladang pekerjaan baru serta banyak pencari kerja di industri video games.

 

Mitos dan Fakta Industri Games yang Perlu Anda Tahu

Nah, bagi Anda yang ingin berkecimpung di dunia games dan ingin tahu mengenai industri ini, informasi mengenai mitos dan fakta di bawah bisa Anda jadikan referensi untuk memperdalam pengetahuan Anda seputar dunia games.

Mitos: Pengembangan Video Games Semuanya Menyenangkan dan Hanya Berisi Permainan
Fakta: Pengembangan Video Games adalah Kerja Keras

Jika Anda menjalankan bisnis games, Anda akan mempekerjakan beberapa jabatan. Atau mungkin Anda terjun langsung. Sebut saja menjadi programmer utama untuk games yang sedang dikembangkan, atau produsernya, animator utama, komposer musik, atau beta tester pengembangan video games. Dan semua itu adalah pekerjaan. 

Pekerjaan itu sering kali memuaskan dan memuaskan, bahkan mungkin menguntungkan. Tetapi sekali lagi, ini adalah pekerjaan. Jika Anda berpikir bahwa pengembangan games adalah tentang bermain games, siap-siap kecewa,  karena pikiran ini dapat sepenuhnya hilang.

Bahkan orang-orang yang akan Anda tugaskan untuk memainkan dan menguji games selama proses pengembangannya juga harus bekerja tepat waktu, membuat laporan, dan menyesuaikan anggaran. Ya, semua orang di dalam tim Anda harus bekerja kerja keras.

Mitos: Anda Harus Menjadi Seorang Gamer Untuk Sukses di Industri Video Games
Fakta: Anda Tidak Harus Menjadi Seorang Gamer Untuk Sukses di Industri Video Games.

Gagasan bahwa Anda harus menjadi pemain video games untuk memiliki bisnis dan karier yang sukses di industri video games adalah mitos belaka. Meskipun pengalaman bermain video games dapat membantu Anda membangun bisnis, menjadi artis, musisi, penulis, atau menghasilkan konten yang lebih baik, itu tentu saja bukan kebutuhan mutlak. 

Dalam industri games, Anda juga membutuhkan seorang akuntan yang bekerja di bagian keuangan kan? Dia tidak harus punya latar belakang pemain games, yang penting bisa bekerja efektif dalam perusahaan games Anda.  

Mitos: Industri Games Hanya Menarik Bagi Kelompok Tertentu
Fakta: Lingkungan Kerja di Industri Video Games Mirip dengan Semua Standar Industri

Video games merupakan hal yang menarik bagi individu dari segala usia, jenis kelamin, kepercayaan, tingkat keterampilan, dan etnis. Bermain games adalah aktivitas universal. Begitu juga dengan industri video games. Anda akan berhadapan dengan beragam orang dan ide. 

Jika Anda berpikir semua orang yang akan bekerja dengan Anda adalah orang yang menyenangkan, hati-hati kecewa. Anda juga akan bertemu dengan para pembuat onar yang mungkin Anda temukan di industri lain. Pastikan saja Anda bisa mengelolanya dengan baik.

Mitos: Pengembang Games Penghasilannya Besar
Fakta: Pengembang Games Harus Diberi Kompensasi yang Memadai

Seberapa besar upah yang ingin Anda berikan kepada tim, semua tergantung kepada keputusan manajemen bahkan pemegang saham di perusahaan Anda. Tapi jangan terpengaruh dengan miliaran dolar yang sering disebut-sebut orang saat membahas industri video games. Karena tidak semua game akan sukses. Ada juga yang gagal. Makanya, Anda perlu menghitung seberapa besar cuan yang dihasilkan dari games yang dikembangkan. Sebagai gantinya, Anda bisa memberikan bonus atau kompensasi yang sesuai.

Mitos: Industri Games Kejam dan Tidak Aman untuk Karier
Fakta: Industri Video Games Bisa Kejam, Tetapi Tidak Semua

Faktanya memang belakangan terjadi pemutusan hubungan kerja besar-besaran di beberapa perusahaan video games. Tapi itu bukan berarti Anda bisa menyamaratakan kalau industri games tidak aman dan kejam.

Tapi sebenarnya beberapa tenaga pengembang video games, programer, dan tim lainnya, cenderung mengambil pekerjaan dalam bentuk proyek. Setelah proyek selesai, mereka akan pindah ke proyek lain. Jika Anda bertemu dengan tipe pekerja yang seperti itu, lingkungan kerja yang ‘kejam’ justru bisa membantu mereka berkembang. 

Semoga informasi Mitos dan Fakta seputar industri games di atas bisa menambah pengetahuan Anda dan mungkin membuka peluang bagi Anda yang ingin mencoba usaha di pengembangan games.

Anda juga dapat berkonsultasi dengan Tanya Ahli mengenai tips lainnya. Untuk informasi lain seputar tips usaha maupun produk keuangan lainnya, Anda bisa mengunjungi Daya.id. Anda juga dapat daftarkan diri Anda untuk dapat memperoleh informasi serta banyak manfaat lainnya.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

5.0

1 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Dimas Prasojo

Pakar Hukum dan Perizinan

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS