Dirilis

17 April 2021

Penulis

Tim Penulis Daya

Permintaan udang untuk kebutuhan rumah maupun restoran terus mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan udang bisa diolah menjadi beraneka ragam menu makanan lezat. Selain itu, udang juga kaya akan kandungan protein. Kondisi ini tentu memberikan peluang untuk membuka usaha tambak udang. Lalu, bagaimana cara memulai usaha tambak udang ini?

 

Tips Usaha Tambak Udang Agar Tidak Mengalami Gagal Panen

Meski memiliki peluang dan prospek yang cerah, namun, ada risiko yang bisa saja terjadi pada usaha tambak udang ini. Contohnya adalah gagal panen. Supaya ini tidak terjadi, inilah beberapa tips usaha budidaya udang tambak yang harus dilakukan:

 

1. Siapkan Modal yang Dibutuhkan


Modal adalah hal pertama yang harus Anda persiapkan saat membuka usaha ini. Inilah gambaran modal usaha tambak udang:
a. Membuat kolam tambak (1 hektar)        Rp30.000.000
b. Membeli diesel / generator                    Rp 5.000.000
c. Pakan udang 10 (per kilo 14 ribu)           Rp    140.000
d. Peralatan lain (jaring, ember, bak, dsb)   Rp 5.000.000
e. Biaya listrik dan air                              Rp 4.000.000
f. Vitamin & obat untuk udang                  Rp    500.000
g. Bibit udang                                        Rp    800.000

Total modal yang harus Anda siapkan adalah Rp45.440.000. Kisaran ini bisa berubah sesuai dengan harga barang dan kebutuhan Anda nantinya. Untuk harga bibit udang sangat bervariasi tergantung jenis bibit yang Anda pilih nantinya. Namun, umumnya harga bibit udang tambak terbaik adalah 800 ribu dengan isi 50 ribu benih udang.

 

2. Menentukan Jenis Udang yang Akan Dibudidayakan

Tips pertama yang harus dilakukan yaitu menentukan jenis udang apa yang akan dibudidayakan. Disarankan untuk memilih jenis udang yang memiliki nilai jual tinggi sehingga keuntungan yang diperoleh juga maksimal. Beberapa jenis udang yang bisa dipilih yaitu windu, galah, dan vaname.

 

3. Memilih Lokasi Tambak Udang yang Tepat


Supaya udang bisa dipanen dengan hasil yang memuaskan maka harus memilih lokasi tambak yang tepat. Lokasi tambak yang direkomendasikan yaitu di daerah pantai. Alasannya karena daerah ini mempunyai tanah dengan tekstur liat dan pasir sehingga menjadi mudah didapatkan untuk menahan air.

Air yang bagus untuk budidaya udang yaitu air payau dengan suhu sekitar 26 derajat celcius ke atas. Kolam yang dibuat juga harus dilengkapi dengan saluran air untuk keluar masuk air supaya proses budidaya udang menjadi lebih mudah dilakukan hingga masa panen tiba.

 

4. Mempersiapkan Kolam Tambak Udang

Konstruksi kolam yang digunakan untuk tambak udang harus memenuhi standar, misalnya memiliki pintu air yang ditambahkan dengan saringan, terdapat penampung atau tanggul air, papan pengarah pintu air dan sebagainya. Pastikan kolam tambak yang dibuat sudah dilengkapi dengan standar tersebut.

 

5. Memilih Bibit Udang 

Dalam memilih bibit udang diharuskan untuk memilih bibit yang unggul dan memiliki kualitas yang baik. Untuk mendapatkan bibit unggul belilah di penjual yang terpercaya. Perlu diketahui semakin tua usia bibit udang maka harganya akan semakin mahal. Untuk meminimalisir pengeluaran untuk membeli bibit sebaiknya beli bibit yang belum terlalu tua.

 

6. Tentukan Pakan yang Akan Digunakan

Pakan menjadi faktor penentu keberhasilan budidaya tambak udang. Jenis pakan yang bisa digunakan untuk budidaya udang adalah pakan alami seperti jenis zooplankton dan diatome. Cara untuk mendapatkan pakan alami tersebut yaitu dengan menaburkan pupuk kimia atau organis seperti TSP, NPK dan Urea pada tambak udang. Dalam satu minggu pakan alami akan muncul yang ditandai dengan warna tambak yang berubah menjadi berwarna kecoklatan.

 

7. Perawatan dan Panen Udang

Agar udang berkualitas, berilah pakan secara teratur. 3-4 kali dalam sehari dan berilah vitamin untuk udang. Selain itu, pastikan kandungan oksigen dalam air tambak memiliki suplai secara optimal. Masa panen udang adalah sekitar 4-5 bulan setelah penebaran benih udang dilakukan.

Itulah informasi tentang usaha tips usaha tambak udang agar tidak mengalami gagal panen. Mulai dari menyiapkan modal, pemilihan bibit, dan panen udang. Diharapkan informasi ini bisa menjadi panduan bagi Anda yang akan membuka usaha budidaya udang ya. Anda juga bisa berkonsultasi dengan praktisi & trainer agribisnis dari Daya.id seputar cara usaha budidaya yang tepat.

Untuk informasi lain terkait tips usaha maupun produk keuangan lainnya. Anda bisa membacanya di Daya.id. Dengan mendaftar di Daya.id semua informasi keuangan bisa diakses dengan gratis dan sangat mudah. Jadi, yuk kunjungi Daya.id sekarang juga!

Sumber:

Diolah dari berbagai sumber

Penilaian :

5.0

3 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Wisnu Dewobroto

Praktisi & Trainer UKM

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS