Dirilis

26 April 2022

Penulis

Thomas Aquino Herly Marwanto

Proposal usaha yang menarik merupakan aspek sangat penting untuk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan Anda, terlebih jika Anda bergerak di bidang usaha jasa konsultasi.   

Kemampuan membuat proposal usaha konsultasi akan menentukan keberlanjutan usaha Anda. Jika Anda mampu membuat proposal usaha yang bagus, maka peluang mendapatkan klien-klien baru menjadi lebih besar.   
 
Baca Juga:  Langkah Cara Memulai Bisnis Konsultan dari Awal yang Benar 
 
Proposal usaha konsultasi adalah dokumen yang dikirim oleh konsultan kepada calon pelanggan. Isinya menjelaskan pekerjaan yang akan dilakukan dan prasyarat yang harus dipenuhi agar konsultan dapat melakukan pekerjaan tersebut.  

Bagi Anda yang masih pemula dalam usaha jasa konsultasi, ada beberapa langkah-langkah menyusun proposal usaha konsultasi yang harus Anda perhatikan agar sukses mendapatkan calon pelanggan.  

Berikut ini langkah-langkah menyusun proposal usaha konsultasi. 
 
 

Sebelum Menulis Proposal 

Jasa nasihat konsultasi berbeda dengan biodata. Anda tidak dapat mengirimkan proposal sebanyak yang Anda inginkan untuk mendapatkan pekerjaan. Setiap proposal harus disiapkan secara khusus sesuai dengan kebutuhan calon pelanggan yang ingin menggunakan layanan Anda.  

Semakin banyak Anda tahu tentang calon pelanggan dan kebutuhan mereka, akan menjadi semakin baik proposalnya.   
 
Untuk dapat membuat proposal yang baik, coba perhatikan ini: 
 

  1. Undang calon pelanggan untuk melakukan pertemuan membahas rencana kerja. Ajukan pertanyaan sehingga Anda memiliki pemahaman yang tepat tentang apa yang harus Anda lakukan. Kemudian dokumentasikan hasil diskusi dengan sebaik mungkin. 

 

  1. Klarifikasi atau tanyakan, jika ada hal lain yang perlu Anda klarifikasi. Jangan ragu untuk menelepon atau mengirim email. 
  2. Lakukan riset untuk mendapatkan  informasi yang mendalam. Misalnya, untuk menunjukkan bahwa layanan yang Anda berikan dapat menghasilkan kesuksesan pelanggan, carilah hasil survei usaha yang mendukung penawaran Anda. 

 
 

Cara Menyusun Proposal Usaha Konsultasi   

Setelah Anda memperhatikan hal di atas, lanjutkan dengan menyusun proposal usaha konsultasi, sebagai berikut: 
 

  1. Mulai dengan sapaan hangat kepada calon pelanggan. Bukalah dengan sapaan “hangat” dan personal, namun tetap terkesan profesional. Awali dengan surat yang menjelaskan bahwa Anda ingin bekerja sama dengan calon pelanggan dan Anda adalah kandidat terbaik untuk melakukan pekerjaan tertentu. Ingat, tuliskan nama calon pelanggan dengan benar, karena cara ini menunjukkan bahwa proposal Anda memang disiapkan khusus untuk mereka.
  2. Tawarkan solusi secara singkat, jelas, dan padat di paragraf pertama. Jelaskan dalam kalimat yang singkat, jelas, dan padat, bahwa Anda memahami dengan baik apa yang harus dilakukan, masalah yang harus diselesaikan, serta tanggung jawab yang harus dipenuhi. Jelaskan pekerjaan yang akan Anda lakukan secara spesifik di bagian ini, namun jangan mencantumkan poin-poin terlalu detail, misalnya: jam kerja, biaya operasional dan lain-lain sebab belum diperlukan.
  3. Jelaskan kompetensi dan nilai tambah Anda di paragraf kedua. Tawarkan dan yakinkan kepada calon pelanggan bahwa Anda adalah orang yang paling tepat untuk pekerjaan ini. Cantumkan latar belakang Anda dalam hal pendidikan, pelatihan, dan pengalaman kerja yang mendukung pemenuhan kebutuhan calon pelanggan dengan didukung oleh bukti yang konkret. Pertimbangkan pula kemungkinan adanya kompetitor dari konsultan yang lain. Berusahalah untuk memberikan nilai tambah layanan Anda daripada kompetitor lain. 
  4. Di paragraf selanjutnya, jelaskan solusi yang ditawarkan lebih spesifik. Jelaskan konsep solusi secara lebih spesifik untuk menjelaskan secara mendetail terkait yang akan Anda lakukan untuk mengatasi masalah calon pelanggan. Tunjukkanlah apa saja hasil yang akan mereka dapatkan setelah berkonsultasi dengan Anda. Sebagai antisipasi adanya persoalan ke depan, uraikan hal-hal yang Anda inginkan dari calon pelanggan selama bekerja, seperti personel yang boleh diajak berkomunikasi terkait masalah yang dihadapi, akses di tempat kerja, dan penggunaan peralatan kerja.
  5. Tawarkan ruang lingkup pekerjaan konsultansi. Sebagai konsultan. Anda harus mengantisipasi timbulnya masalah karena lingkup pekerjaan yang melebar kemana-mana sehingga tanggung jawab Anda menjadi semakin besar, namun tidak mendapatkan tambahan kompensasi. Cara tepat menyampaikan hal ini adalah dengan menyampaikan hal tersebut poin per poin di depan sehingga klien mendapatkan informasi yang lengkap.
  6. Lakukan penawaran harga untuk konsultansi yang akan Anda berikan. Nilai rupiah penawaran ini tergantung pada lingkup pekerjaan yang akan Anda lakukan dan melihat siapa calon pelanggan Anda. Tentukan harga yang kompetitif namun memiliki nilai tambah, sesuai kondisi usaha calon pelanggan dan kebutuhan usaha Anda sendiri.  Jangan lupa pahami ketentuan-ketentuan laporan keuangan di calon pelanggan dan sepakati metode-metode pembayaran yang diinginkan oleh kedua belah pihak.
  7. Tutup proposal dengan membuat ringkasan. Tutup proposal dengan menampilkan keyakinan Anda untuk memberikan hasil yang diharapkan oleh calon pelanggan. Akhiri proposal dengan salam penutup dengan mencantumkan nama klien dengan jelas dan benar, agar terasa lebih akrab. Setelah selesai, jangan lupa tanda tangani proposal, tulis tanggal, dan sediakan ruang untuk tanda tangan klien.


 

Buatlah Proposal Usaha Singkat dan Memiliki Daya Tarik 

Pastikan dalam cara menyusun proposal usaha konsultasi dibuat singkat dan menarik. Singkat dan menarik artinya buatlah proposal usaha konsultasi sependek mungkin, namun  bisa menjelaskan secara komprehensif dan terstruktur siapa Anda dan pekerjaan yang akan dilakukan. Susunlah proposal yang enak dibaca, dengan penulisan ejaan yang benar, tidak banyak typo, dan tata bahasa yang mudah dipahami.  

Umumnya, proposal cukup dibuat dalam dua halaman. Jika memang mau memberikan banyak data, sajikanlah dalam bentuk lampiran sehingga proposal Anda tidak terkesan terlalu panjang. 
Proposal usaha konsultasi tanpa daya tarik visual tidak akan dapat menjadi bahan bacaan yang menarik. Pakailah gambar, ilustrasi, bagan, grafik, dan tabel di proposal untuk meningkatkan daya tarik visual dan secara bersamaan mempermudah calon pelanggan untuk memahaminya.

Jadi, salah satu kunci mendapatkan keuntungan dan keberlanjutan dan usaha jasa konsultasi ada di kemampuan menyusun proposal usaha yang baik. Menulis proposal usaha adalah proses yang kompleks dan memakan waktu, serta sangat penting untuk dilakukan dengan benar. 

Iya, langkah-langkah menyusun proposal usaha ini bergantung kepada kemampuan Anda memahami dengan baik dan memberikan solusi yang memenuhi kebutuhan calon pelanggan potensial Anda, apakah Anda memiliki nilai tambah dan menonjol daripada pesaing yang lain, dan pastikan Anda mengirimkan proposal Anda tepat seperti yang calon pelanggan harapkan.

Nah, apabila cara menyusun proposal usaha konsultasi ini dirasakan masih belum cukup memberikan info yang memadai, silakan manfaatkan fitur Tanya Ahli di website daya.id untuk mendapatkan informasi lebih mendalam. Silakan daftarkan juga diri Anda untuk akses ke tips lainnya.

Sumber:

Berbagasi sumber

Penilaian :

5.0

2 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Wisnu Dewobroto

Praktisi & Trainer UKM

1 dari 3 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS