Dirilis

02 April 2024

Penulis

Tim Daya

Memulai usaha sebaiknya dilakukan dengan perencanaan yang matang agar Anda bisa mengantisipasi risiko yang mungkin timbul. Tapi kadang Anda perlu punya mental berani: jalan saja dulu! Seperti yang dilakukan Irenaeus Pramantya Kusuma saat memulai usaha barbershop—sebagai usaha sampingan.

Walau begitu, bukan berarti tidak ada perencanaan sama sekali. Pramantya juga melakukan analisis pasar untuk membantunya memahami kebutuhan calon konsumen. Selebihnya, belajar sambil berjalan. Pramantya menunjukkan bahwa dengan tekad dan kerja keras, usaha sampingannya bisa berkembang bahkan menjadi waralaba.

 

Tips Memulai Usaha

Sebagian kita memang lebih cocok memulai usaha dengan model jalan saja dulu, agar bisnis benar-benar jalan, bukan sekadar ide yang tersimpan bertahun-tahun. Anda bisa belajar dari pengalaman Pramantya. 

Agar ide bisnis Anda tidak tersimpan percuma, ayo segera wujudkan mimpi Anda menjadi kenyataan. Untuk membantu Anda, berikut ini beberapa tips yang kita ambil dari perjalanan Pramantya dalam membangun waralaba barbershop sejak awal.

 

1. Berani Melihat Peluang

Pramantya memulai usahanya dengan menjual pomade di sebuah distro, namun ia tidak ragu untuk melihat peluang bisnis lainnya. Melihat tren pangkas rambut yang sedang naik daun, Pramantya berani membuka usaha pangkas rambut sebagai usaha sampingan. Inilah awal dari perjalanan suksesnya dalam bisnis barbershop.

 

2. Lakukan Riset dan Analisis Pasar

Meskipun tidak memiliki perencanaan khusus, Pramantya melakukan riset harga, konsep, dan fasilitas yang sesuai dengan lingkungan di mana usahanya berada. Ini membantunya memahami pasar dan menyesuaikan strategi bisnisnya secara efektif.

 

3. Belajar dan Terus Belajar

Pramantya tidak pernah berhenti belajar. Ia memanfaatkan berbagai sumber belajar, termasuk situs web, YouTube, dan workshop, untuk memperoleh pengetahuan yang dibutuhkan dalam mengembangkan bisnis barbershop-nya. Mempelajari dari orang lain yang sudah berpengalaman juga membantunya menghindari kesalahan yang sama.

 

4. Memanfaatkan Peluang dan Inovasi

Meskipun menghadapi tantangan seperti pandemi COVID-19, Pramantya tetap optimis dan berinovasi. Dengan meluncurkan varian produk baru, memperbarui kemasan, dan menyesuaikan harga dengan kebutuhan pasar, ia berhasil mempertahankan bisnisnya di tengah kondisi yang sulit.

 

5. Bangun Relasi yang Baik

Salah satu kunci sukses Pramantya adalah kemampuannya dalam membangun relasi yang baik. Ia aktif dalam menjalin hubungan dengan pelanggan, mitra bisnis, dan komunitas lokal. Relasi yang kuat membantunya mendapatkan dukungan dan peluang baru dalam mengembangkan bisnisnya.

 

6. Tetap Semangat dan Bertahan

Meskipun menghadapi berbagai rintangan, Pramantya tetap semangat dan tidak menyerah. Ia melihat setiap tantangan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Ketekunan dan keteguhan hati merupakan kunci utama dalam meraih kesuksesan dalam bisnis.

 

7. Membuka Peluang Bagi Orang Lain

Pramantya tidak hanya sukses dalam membangun bisnisnya sendiri, tetapi juga membuka peluang bagi orang lain untuk ikut serta dalam kesuksesannya. Dengan menawarkan investasi dalam bentuk waralaba, ia membantu orang lain untuk memulai bisnis mereka sendiri dengan dukungan dan bimbingan yang diberikan.

Kisah sukses Pramantya Kusuma dalam membangun barbershop, dari usaha sampingan menjadi waralaba, mengajarkan kita pentingnya keberanian, tekad, kerja keras, dan ketekunan dalam meraih kesuksesan. Dengan berani melihat peluang, melakukan riset pasar, terus belajar, berinovasi, membangun relasi yang baik, tetap semangat, dan membuka peluang bagi orang lain, Anda juga bisa mengikuti jejaknya dalam meraih kesuksesan dalam dunia bisnis.

Lihat Juga: Peluang Usaha Pilihan

Jika Anda butuh saran lebih lanjut, silakan kunjungi Tanya Ahli. Daftarkan diri Anda untuk akses gratis di seluruh fitur Daya.id.

Sumber:

Berbagai sumber

Penilaian :

4.8

6 Penilaian

Share :

Berikan Komentar

Fando hari susetyo

01 January 1970

?

Balas

. 0

Aliah Abdullah

01 January 1970

Keren artikelnya

Balas

. 0

Aliah Abdullah

01 January 1970

Keren artikelnya

Balas

. 0

EGON MARTIN

01 January 1970

Sangatt menginspirasi Daya Id.terima kasih..?

Balas

. 0

Ada yang ingin ditanyakan?
Silakan Tanya Ahli

Rofian Akbar

Pakar Waralaba

1 dari 5 konten bebas || Daftar dan Masuk untuk mendapatkan akses penuh ke semua konten GRATIS